Halaman 1 dari 4 123 ... TerakhirTerakhir
Results 1 to 20 of 68

Thread: Ulah ABG smp

Short link : (test)
Share di Facebook
  1. #1
    Guru Semprot francis drake's Avatar
    Daftar
    Dec 2010
    Lokasi
    makassar
    Posts
    724
    Thanks
    18
    Thanked 1.391 Times in 129 Posts
     THREAD STARTER 

    Thumbs up Ulah ABG smp

    agen bola, agen sbobet, agen ibcbet
    Masa itu masa awal kenalanku, masa awal naluri lelakiku bermain. Dan dia menjadi awal dari semua nafsu seks masa puber yang bergejolak. Cerita panas berikut menceritakan aksi seksku pada masa smp.

    Namaku [ Sensor ], ketika aku SMP, aku tinggal dengan saudaraku di Jakarta, di rumah itu aku bersama tiga orang anak dari saudaraku itu yang usianya sebayaku kecuali Marlena si bungsu, gadis kecil yang masih kelas enam SD.

    Setahun sudah aku tinggal dengan mereka, di usia puber sepertiku, semakin hari tubuh Marlena yang biasa kupanggil Lena, terlihat semakin bongsor saja, dengan kulitnya yang putih bersih semakin terlihat menggairahkan nafsuku. Maklumlah turunan dari ibunya yang bertubuh bongsor dan montok.

    Setiap pulang sekolah aku selalu meluangkan waktu untuk ngobrol-ngobrol dengan Lena, sekedar untuk melihatnya dari dekat, apalagi payudaranya mulai terlihat bentuknya. Aku pun mulai mengincarnya, suatu ketika aku akan mendekatinya, pikirku.

    Dihari berikutnya saat Marlena pulang dari sekolah langsung menuju ke kamar tempat cucian-cucian yang belum kering, karena di rumah lagi tidak ada orang, akupun mengikutinya. Aku berusaha agar kedatanganku tidak mengagetkannya.
    “Len…udah pulang..?” iya kak, sambil melepas sepatunya.
    “Awas dong…mau ganti baju nih…!” katanya memohon.
    “Iya..aku keluar deh..tapi kalo udah ganti baju boleh masuk lagi ya…!” pintaku padanya.
    “Iya…..boleh…” ungkapnya.

    “Aku masuk ya…!” pintaku dari luar sambil membuka pintu. Wow..seperti bidadari Marlena memakai daster kecilnya yang bertali satu, jantungku berdegup kencang seakan tidak percaya akan pemandangan itu.
    “Len…kamu cantik sekali pakai baju itu..!” ungkapku jujur padanya.
    “Masa sih..!” kata Marlena sambil berputar bergaya seperti peragawati.
    “Aku boleh bilang sesuatu nggak Len…?” tanyaku agak ragu padanya.
    “Mau bilang apaan sih kak…serius banget deh kayaknya…!” ungkap Marlena penasaran.
    “A..aku.. boleh peluk kamu nggak..,sebentar aja…!” ungkapku memberanikan diri.
    “Aku janji nggak ngapa-ngapain….sungguh..!” janjiku padanya.
    “Iiih…peluk gimana sih.., emang mau ngapain…, nggak mau ah…!” bantahnya.
    “Sebentar….aja….ya…Len..” kembali aku membujuknya, jangan sampai dia jadi takut padaku.
    “Ya udah cepetan ah…yang enggak-enggak aja sih…” ungkapnya agak genit sambil berdiri membelakangiku.

    Tak kusia-siakan aku langsung memeluknya diri belakang, tanganku melingkar di tubuhnya yang kecil mulus, dan padat itu, lalu tanganku kuletakkan di bagian perutnya, sambil ku usap-usap dengan perlahan.
    Gila..kontolku langsung berdenyut begitu menyentuh pantat Marlena yang empuk dan bentuknya sedikit menungging menyentuh ke arah kontolku. Langsung saja kugesek-gesekkan pelan-pelan di pantatnya itu.
    “Iiih….diapain sih tuh…udah….ah…!” seru Marlena sambil berusaha melepaskan pelukanku.
    “Aku terangsang Len…abis kamu cantik sekali Len…!” ungkapku terus terang.

    Marlena pun membalikkan badannya menghadapku, sambil menatapku penuh rasa penasaran.
    “Anunya bangun ya kak…?” tanya Marlena heran.
    “Iya Len…aku terangsang sekali…” ungkapku sambil mengelus-elus celanaku yang menyembul karena kontolku yang sudah tegang.
    “Kamu mau lihat nggak Len…?” tanyaku padanya.
    “Nggak ah…entar ada orang masuk lho…!” katanya polos.
    “Kita kunci aja dulu pintu gerbangnya ya…!” ungkapku, sambil beranjak mengunci pintu gerbang depan.
    Sementara Marlena menungguku dengan sedikit salah tingkah di kamar itu.

    Sekembali mengunci pintu gerbang depan, kulihat Marlena masih di kamar itu menunggu dengan malu-malu, tapi juga penasaran.
    “Ya udah aku buka ya…..?” ungkapku sambil menurunkan celana pendekku pelan-pelan.
    Kulihat Marlena mengbuang muka pura-pura malu tapi matanya sedikit melirik mencuri pandang ke arah kontolku yang sudah kembali ngaceng.
    “Nih lihat….cepetan mumpung nggak ada orang…!” ungkapku pada Marlena sambil kuelus-elus kontolku di depannya. Marlena pun melihatnya dengan tersipu-sipu.
    ”Iiih ngapain sih…. Malu tahu…!” ungkapnya pura-pura.
    “Ngapain malu Len…kan udah nggak ada orang…” kataku berdebar-debar.
    “Mau pegang nggak….?” Ungkapku sambil menarik tangan Marlena kutempelkan ke arah kontolku. Tampak muka Marlena mulai memerah karena malu, tapi penasaran. Masih dalam pegangan tanganku, tangan Marlena kugenggamkan pada batang kontolku yang sudah ngaceng itu, sengaja ku usap-usapkan pada kontolku, dia pun mulai berani melihat ke arah kontolku.

    “Iiiih…takut ah…gede banget sih…!” ungkapnya, sambil mulai mengusap-ngusap kontolku, tanpa bimbinganku lagi.
    “Aaaah…ooouw….terus Len…enak banget…!” aku mulai merintih. Sementara Marlena sesuai permintaanku terus menggenggam kontolku sambil sesekali mengusap-usapkan tangannya turun naik pada batang kontolku, rasa penasarannya semakin menjadi melihat kontolku yang sudah ngaceng itu.
    “Aku boleh pegang-pegang kamu nggak Len…?” ungkapku sambil mulai mengusap-usap lengan Marlena, lalu bergeser mengusap-usap punggungnya, sampai akhirnya ku usap-usap dan kuremas-remas pantatnya dengan lembut. Marlena terlihat bingung atas tingkahku itu, di belum mengerti apa maksud dari tindakanku terhadapnya itu, dengan sangat hati-hati rabaan tanganku pun mulai keseluruh bagian tubuhnya, sampai sesekali Marlena menggelinjang kegelian, aku berusaha untuk tidak terlihat kasar olehnya, agar dia tidak kapok dan tidak menceritakan ulahku itu kepada orang tuanya.
    “Gimana Len…….?” ungkapku padanya.
    “Gimana apanya…!” jawab Marlena polos.

    Aku kembali berdiri dan memeluk Marlena dari belakang, sementara celanaku sudah jatuh melorot ke lantai, sekalian saja kulepas. Marlena pun diam saja saat aku memeluknya, sentuhan lembut kontolku pada daster mini warna bunga-bunga merah yang dipakai Marlena membuatku semakin bernafsu padanya. akupun terus menggesek-gesekkan batang kontolku di atas pantatnya itu. Sementara tangan Marlena terus menggenggam batang kontolku yang menempel di pantatnya, sesekali dia mengocoknya pelan-pelan.
    Tak lama setelah itu perlahan kuangkat daster tipis Marlena yang menutupi bagian pantatnya itu, lalu dengan hati-hati kutempelkan batang kontolku diatas pantat Marlena yang tidak tertutupi oleh daster tipinya lagi.
    “Len….buka ya celana dalamnya….!” pintaku pelan, sambil membelai rambutnya yang terurai sebatas bahunya itu.
    “Eeeh….mau ngapain sih….pake dibuka segala…?” tanyanya bingung.
    “Nggak apa-apa nanti juga kamu tahu… Lena tenang aja…!” bujukku padanya agar dia bersikap tenang, sambil perlahan-lahan aku turunkan celana dalam Marlena.
    “Tuh kan…..malu…masa nggak pake celana dalam sih…!” ungkapnya merengek padaku.
    “Udah nggak apa-apa….kan nggak ada siapa-siapa..!” aku menenangkannya.

    “Kamu kan udah pegang punyaku…sekarang aku pegang punyamu ya…Len..?” pintaku padanya, sambil mulai ku usap-usap memeknya yang masih bersih tanpa bulu itu.
    “Ah..udah dong…geli nih…” ungkap Marlena, saat tanganku mengusap-usap selangkangan dan memeknya.
    “Ya udah….punyaku aja yang ditempelin deket punyamu ya..!” ungkapku sambil menempelkan batang kontolku ditengah-tengah selangkangan Marlena tepat diatas lubang memeknya. Pelan-pelan kugesek-gesekkan batang kontolku itu di belahan memek Marlena. Lama kelamaan memek Marlena mulai basah, semakin licin terasa pada gesekkan batang kontolku di belahan memek Marlena, nafsu birahiku semakin tinggi, darahku rasanya mengalir cepat keseluruh tubuhku, seiring dengan degup jantungku yang makin cepat.

    Masih dalam posisi membelakangiku, aku meminta Marlena membungkukkan badannya ke depan agar aku lebih leluasa menempelkan batang kontolku di tengah-tengah selangkangannya. Marlena pun menuruti permintaanku tanpa rasa takut sedikitpun, rupanya kelembutan belaianku sejak tadi dan segala permintaanku yang diucapkan dengan hati-hati tanpa paksaan terhadapnya, meyakinkan Marlena bahwa aku tidak mungkin menyakitinya.
    “Terus kita mau ngapain nih…?” ungkap Marlena heran sambil menunggingkan pantatnya persis kearah kontolku yang tegang luar biasa. Kutarik daster tipisnya lalu kukocok-kocokkan pada batang kontolku yang sudah basah oleh cairan memek Marlena tadi. Lantas aku masukan kembali batang kontolku ketengah-tengah selangkangan Marlena, menempel tepat pada belahan memek Marlena, mulai kugesek-gesekan secara beraturan, cairan memek Marlena pun semakin membasahi batang kontolku.
    “Aaah…Len…enaaaak….bangeet…!” aku merintih nikmat.
    ”Apa sih rasanya….emang enak…ya…?” tanya Marlena, heran.
    “Iya…Len…rapetin kakinya ya…!” pintaku padanya agar merapatkan kedua pahanya.
    Waw nikmatnya, kontolku terjepit di sela-sela selangkangan Marlena. Aku terus menggenjot kontolku disela-sela selangkangannya, sambil sesekali kusentuh-sentuhkan ke belahan memeknya yang sudah basah.
    “Ah geli nih…. udah belum sih…jangan lama-lama dong…!” pinta Marlena tidak mengerti adegan ini harus berakhir bagaimana.
    “Iya…Len… sebentar lagi ya…!” ungkapku sambil mempercepat genjotanku, tanganku meremas pantat Marlena dengan penuh nafsu.

    Tiba-tiba terasa dorongan hebat pada batang kontolku seakan sebuah gunung yang akan memuntahkan lahar panasnya.
    “Aaaaakh…aaaoww…Leenn…aku mau keluaarr…crottt…crott…crottt.. oouhh…!” air maniku muncrat dan tumpah diselangkangan Marlena, sebagian menyemprot di belahan memeknya.
    “Iiiih….jadi basah..nih…!” ungkap Marlena sambil mengusap air maniku diselangkangannya.
    “Hangat…licin…ya…?” ungkapnya sambil malu-malu.
    “Apaan sih ini….namanya..?” Marlena bertanya padaku.
    ”Hmm…itu namanya air mani…Len…!” jelasku padanya.

    Dipegangnya air mani yang berceceran di pahanya, lalu dia cium baunya, sambil tersenyum. Aku pun menatap Marlena sambil melihat reaksinya setelah melihat tingkahku padanya itu. Tapi untunglah Marlena tidak kaget atas tingkahku itu, cuma sedikit rasa ingin tahu saja yang terlihat dari sikapnya itu.
    Aku sungguh beruntung dengan keadaan di rumah itu sore itu yang telah memberiku kesempatan untuk mendekati Marlena gadis kecil yang cantik.

    Marlenapun menurunkan daster mininya sambil mengusapkannya ke selangkangannya yang belepotan dengan air maniku, lalu dipakainya kembali celana dalamnya yang kulepas tadi.
    “Len…makasih ya…udah mau pegang punyaku tadi…!” ungkapku pada Marlena yang masih terheran-heran atas ulahku tadi.
    “Kamu nggak marahkan kalau besok-besok aku pengen seperti ini lagi..?” pintaku pada Marlena.
    “Iya…nggak apa-apa…asal jangan lagi ada orang aja..kan malu…!” ungkap Marlena polos.

    Setelah itu Marlena pun bergegas mengambil tas sekolahnya berlalu ke dalam kamarnya, aku benar-benar merasa puas dengan kepolosannya tadi, pokoknya nanti aku akan bujuk dia untuk seperti itu lagi, kalau perlu kuajari yang lebih dari itu.

  2. agen bola online, taruhan bola, judi bola
  3. The Following 30 Users Say Thank You to francis drake For This Useful Post:

    aiii (09-25-2011), AKI UJANG (01-16-2012), Andre s (02-10-2011), andytiantoro (01-31-2012), asenada2010 (09-23-2011), bocahbengal (06-11-2011), brengsex (01-29-2012), bunce (01-24-2012), chebong27 (01-27-2012), ciput rajcakhan (10-01-2011), cowok macho 89 (04-22-2011), disksweep (07-04-2011), eru santoso (02-11-2012), falkri (04-10-2011), Fuck_Forever (01-06-2011), hunt2000 (05-25-2011), JUBAIDAH (11-24-2011), jun2idi (01-18-2011), kelenger (02-10-2011), khajid (02-10-2011), maniak Z (04-28-2012), masterzero07 (02-09-2012), nak_bawang (05-19-2011), pololodang (05-19-2012), Ray Kudo II (04-12-2012), Siapasajalah (10-02-2011), sinyo_queenie (03-13-2011), tukangtakil (03-02-2011), vrem (06-11-2011), zhulax (06-06-2011)

  4. #2
    Semprot Kecil
    Daftar
    Jan 2011
    Posts
    79
    Thanks
    80
    Thanked 11 Times in 1 Post
    teruskan marlenaa

  5. #3
    Suka Semprot
    Daftar
    Jan 2011
    Posts
    23
    Thanks
    0
    Thanked 0 Times in 0 Posts
    lanjutkan ...

  6. #4
    Guru Semprot francis drake's Avatar
    Daftar
    Dec 2010
    Lokasi
    makassar
    Posts
    724
    Thanks
    18
    Thanked 1.391 Times in 129 Posts
     THREAD STARTER 
    lanjut gan...

  7. #5
    Semprot Baru
    Daftar
    Dec 2010
    Posts
    38
    Thanks
    2
    Thanked 0 Times in 0 Posts
    lanjut gan

  8. #6
    Semprot Awal
    Daftar
    Oct 2010
    Posts
    6
    Thanks
    0
    Thanked 12 Times in 3 Posts
    mimpi gw banget nich.....!!

  9. #7
    Semprot Awal
    Daftar
    Jan 2011
    Posts
    6
    Thanks
    3
    Thanked 0 Times in 0 Posts
    mantap
    buat sange aja tuh cewe
    jadi kepengen...
    he...he...he...

  10. #8
    Semprot Kecil Sekspingpiro's Avatar
    Daftar
    Apr 2010
    Posts
    81
    Thanks
    0
    Thanked 0 Times in 0 Posts
    kapan dilanjutnya gan

  11. #9
    Semprot Kecil
    Daftar
    Jan 2011
    Posts
    68
    Thanks
    7
    Thanked 0 Times in 0 Posts
    Wah Enak Sekali,, Jadi Bikin Konak,,

  12. #10
    Semprot Kecil
    Daftar
    Jan 2011
    Posts
    68
    Thanks
    7
    Thanked 0 Times in 0 Posts
    Wah Enak Sekali,, Jadi Bikin Konak,,

  13. #11
    Guru Semprot francis drake's Avatar
    Daftar
    Dec 2010
    Lokasi
    makassar
    Posts
    724
    Thanks
    18
    Thanked 1.391 Times in 129 Posts
     THREAD STARTER 
    enak yach gan....???


    klo enak di makan aja yach...
    "Memang susah untuk bisa mengontrol perasaan, tapi kita bisa mengontrol tindakan. dan kita selalu punya pilihan; meskipun yang satu terkadang lebih menggiurkan ketimbang yang lain"

  14. #12
    Semprot Awal
    Daftar
    Feb 2011
    Posts
    7
    Thanks
    13
    Thanked 0 Times in 0 Posts

    Thumbs up ccciiipppp....

    jan muantep tenan gan...

  15. #13
    Guru Semprot francis drake's Avatar
    Daftar
    Dec 2010
    Lokasi
    makassar
    Posts
    724
    Thanks
    18
    Thanked 1.391 Times in 129 Posts
     THREAD STARTER 
    Tq yach all...
    "Memang susah untuk bisa mengontrol perasaan, tapi kita bisa mengontrol tindakan. dan kita selalu punya pilihan; meskipun yang satu terkadang lebih menggiurkan ketimbang yang lain"

  16. #14
    Suka Semprot
    Daftar
    Feb 2011
    Posts
    20
    Thanks
    18
    Thanked 0 Times in 0 Posts
    critz_crotz

  17. #15
    Guru Semprot francis drake's Avatar
    Daftar
    Dec 2010
    Lokasi
    makassar
    Posts
    724
    Thanks
    18
    Thanked 1.391 Times in 129 Posts
     THREAD STARTER 
    Semoga menghibur yee all...
    "Memang susah untuk bisa mengontrol perasaan, tapi kita bisa mengontrol tindakan. dan kita selalu punya pilihan; meskipun yang satu terkadang lebih menggiurkan ketimbang yang lain"

  18. #16
    Semprot Awal
    Daftar
    Feb 2011
    Posts
    4
    Thanks
    0
    Thanked 0 Times in 0 Posts
    Cerita yang bagus gan... Lanjut bro

  19. #17
    Kakak Semprot khajid's Avatar
    Daftar
    Feb 2011
    Lokasi
    Gresik, Indonesia
    Posts
    158
    Thanks
    188
    Thanked 47 Times in 4 Posts

  20. #18
    Semprot Holic
    Daftar
    Dec 2010
    Lokasi
    Yogyakarta, Indonesia
    Posts
    297
    Thanks
    252
    Thanked 18 Times in 2 Posts
    Wah....lama2 bs kena rudal itu.....mantaf story....thanks

  21. #19
    Guru Semprot francis drake's Avatar
    Daftar
    Dec 2010
    Lokasi
    makassar
    Posts
    724
    Thanks
    18
    Thanked 1.391 Times in 129 Posts
     THREAD STARTER 
    Semoga terhibur yee all...
    "Memang susah untuk bisa mengontrol perasaan, tapi kita bisa mengontrol tindakan. dan kita selalu punya pilihan; meskipun yang satu terkadang lebih menggiurkan ketimbang yang lain"

  22. #20
    Semprot Kecil
    Daftar
    Nov 2010
    Posts
    87
    Thanks
    0
    Thanked 0 Times in 0 Posts
    oc coy....................

Halaman 1 dari 4 123 ... TerakhirTerakhir

Thread Sejenis

  1. Toked + meqi ABG SMP
    By Odju in forum Gambar Cewek Indonesia IGO
    Balasan: 18
    Post Terakhir: 10-18-2011, 02:23 PM

Bookmarks

Posting Permissions

  • You may not post new threads
  • You may not post replies
  • You may not post attachments
  • You may not edit your posts
  •  
Konak
Belum daftar?
Daftar aja gratis.
Klik di sini untuk daftar.

preload preload preload preload