Mengatur Makanan Sesuai Golongan Darah
VivaWin
Agen bola
Judi Bola Online
agen bola
agen bola  agen bola
Judi Bola Online
agen bola  agen poker dan domino
agen poker dan domino  agen bola
Judi Casino, Agen Bola Sbobet Ibcbet Agen Bola
Agen Bola
agen bola terpercaya
Hentai Toys Agen Bola Online
Agen Bola Online
Agen Bola Online
Agen Bola Online  Agen Bola Online
Agen Bola Online  Agen Bola Online
Poker Online Dengan Jackpot Terbesar dan Pertama di Indonesia  Agen Bola Online
Agen Bola Online  Agen Bola Online
ding dong 36d live  Agen Bola
Agen Bola  Agen Bola
Agen Bola  Agen Bola
Agen Bola  Agen Bola

Baca Juga

  1. [SHARE] Kemungkinan Golongan Darah Anak
    By senukmenthul in forum Lounge
    Balasan: 1
    Post Terakhir: 26 April 2014, 04:24 AM
  2. Makanan Paling Haram.
    By Sperma in forum Cerita Lucu
    Balasan: 44
    Post Terakhir: 7 April 2014, 12:04 PM
  3. Darah Celup.
    By Sperma in forum Cerita Lucu
    Balasan: 20
    Post Terakhir: 11 May 2013, 01:06 AM
  4. Air Embun Atasi Gangguan Sirkulasi Darah.
    By Sperma in forum Kesehatan
    Balasan: 11
    Post Terakhir: 10 May 2011, 09:35 PM
  5. 10 Jenis makanan Sehat.
    By Sperma in forum Kesehatan
    Balasan: 7
    Post Terakhir: 24 December 2010, 06:30 AM
Results 1 to 11 of 11

Thread: Mengatur Makanan Sesuai Golongan Darah

Short link : (test)
Share di Facebook
  1. #1
    Semprot Holic
    Donatur
    chocomaster's Avatar
    Daftar
    Apr 2010
    Lokasi
    New Hampsire
    Posts
    None
    Thanks
    8
    Thanked 1.401 Times in 64 Posts
     THREAD STARTER 

    Mengatur Makanan Sesuai Golongan Darah

    Agen Bola Online
    Golongan darah Anda O? Hindari kacang-kacangan dan mustard. Yang bertipe darah A, hindari produk susu dan daging. Begitu sekelumit aturan diet yang didasarkan pada golongan darah.

    Metode yang cukup baru ini masih diperdebatkan para ilmuwan, tapi pengikutnya sudah banyak. Apa kelemahan dan kelebihannya?

    Kegemukan atau berat badan yang berlebih memang mengandung banyak risiko. Selain tubuh tak nyaman dan penampilan kurang sedap dipandang, dari sisi medis juga tidak menyehatkan. Data studi Framingham (AS) menunjukkan bahwa kenaikan berat badan sebesar 10 persen pada pria akan meningkatkan tekanan darah 6,6 mmHg, gula darah 2 mg/dl, dan kolesterol 11 mg/dl.

    "Karena itu, kalau kegemukan dibiarkan terus, orang bisa menderita penyakit degeneratif seperti hipertensi, jantung koroner, diabetes, dan lainnya," tutur Prof. Dr. Ir. Ali Khomsan, Dosen Jurusan Gizi Masyarakat dan Sumber Daya Keluarga IPB, Bogor.

    Kalau begitu jelas sekali bahwa berat badan yang berlebihan harus dikurangi. Dewasa ini ada banyak metode yang ditawarkan berkaitan dengan cara mengurangi berat badan. Dimulai dari sedot lemak, pembalutan, minum ramuan herbal atau obat, mandi uap, sampai mengatur pola makan atau diet. Yang terakhir ini pun masih memiliki cukup banyak ragam.

    Tentu saja, setiap metode memiliki kelemahan dan kelebihan masing-masing. Semua tergantung pada kondisi dan kebutuhan tubuh setiap pelakunya.

    Sekitar tahun 1996 di Amerika diperkenalkan cara baru diet dengan mendasarkan pada golongan darah si pelaku. Diet ini diperkenalkan oleh seorang naturopatis dari Stamford, Connecticut, Amerika Serikat, bernama Dr. Peter J. D’Adamo.

    Dalam proses sosialisasinya, teori ini dicerca para ahli, tapi juga banyak diterapkan orang. Memang ada yang mengatakan bahwa diet macam ini bermanfaat. Nah, apa itu diet berdasar golongan darah dan apa kelemahan serta kelebihannya?

    Teori Evolusi
    Dalam bukunya berjudul "Eat Right For Your Type", Dr. D’Adamo menyebutkan bahwa manusia yang memiliki tipe darah berbeda pasti memiliki respon atau tanggapan terhadap makanan yang berbeda pula.
    Gagasan ini berakar pada sejarah evolusi, khususnya yang berkaitan dengan perbedaan golongan darah (O, A, B, dan AB).

    Berdasar sejarah evolusi itu disebutkan bahwa sekitar 50.000 sampai 25.000 tahun SM, nenek moyang kita memiliki tipe darah yang sama, yakni O. Mereka ini adalah para pemburu sejati. Setiap hari makanan pokoknya daging.

    Namun, pada sekitar tahun 25.000 sampai 15.000 SM, ketika gaya hidup manusia berubah dari pemburu menjadi peramu dan kemudian agraris, muncullah tipe darah A, sebagai penyesuaian atas kebiasaan yang ada. Kemudian, akibat percampuran dari berbagai ras dan terjadinya migrasi dari Afrika ke Eropa, Asia, dan Amerika, tipe darah B muncul. Selanjutnya di zaman modern yang sudah penuh dengan bermacam manusia, tipe darah AB baru ada.

    Dalam hal ini, Dr. D’Adamo yakin bahwa kemampuan beradaptasi dengan lingkungan yang dimiliki manusialah yang menyebabkan terjadinya perubahan tipe darah. Adaptasi yang tentu saja terkait dengan makanan yang diasup, diyakini D’Adamo menjadi kunci sehat nenek moyang kita.

    Karena itu, menurut dia, kalau mau sehat kita mesti makan seperti yang dilakukan oleh nenek moyang. Misalnya saja, ia memberi rekomendasi bahwa mereka yang bertipe darah O cocok melakukan diet dengan mengasup lebih banyak daging, sedangkan untuk golongan darah A mengikuti diet vegetarian, yakni mengonsumsi makanan rendah lemak.

    16 Kategori
    Bagaimanakah kesimpulan itu bisa didapat Dr. D’Adamo? Tentu saja jawabannya lewat penelitian-penelitian yang sudah dilakukannya.
    Penelitian selama bertahun-tahun atas tipe darah menunjukkan bahwa ada efek fisiologis yang muncul akibat lektin yang masuk dalam tubuh. Lektin adalah protein yang terdapat pada umumnya makanan, khususnya biji-bijian dari tanaman polong-polongan.

    Setiap protein yang terserap tubuh lewat makanan yang kita asup, menurutnya, masing-masing hanya cocok dengan tipe darah tertentu. Kalau makanan tersebut lektinnya tidak cocok dengan tipe darah, akan terjadi bahaya. Bahaya itu berupa menggumpalnya sel darah merah. Proses yang disebut aglutinasi yang dilakukan lektin inilah yang mengakibatkan munculnya banyak keluhan kesehatan.

    Terkait dengan persoalan inilah, Dr. D’Adamo melakukan penelitian dengan mengecek reaksi setiap tipe darah terhadap makanan tertentu. Berdasarkan penelitian ini, ia membuat daftar makanan apa saja yang cocok dengan tiap-tiap tipe darah.

    Bahkan selain tipe darah, masih digolongkan juga makanan berdasarkan ras. Sebab, menurutnya, tipe darah masing-masing ras berbeda. Ini akibat dari perbedaan lingkungan yang ditempatinya.

    Hasilnya, terdaftar oleh Dr. D’Adamo 16 kategori makanan. Terdiri dari: daging dan unggas; hasil laut; susu dan telur; minyak dan lemak; kacang dan biji-bijian; buncis dan polong-polongan; sereal; roti dan aneka kue; padi-padian dan pasta; sayur-sayuran; buah-buahan; jus dan segala macam cairan; rempah-rempah dan bumbu; teh-teh herbal; dan bermacam-macam minuman.

    Makanan-makanan ini masih dimasukkan dalam golongan sangat baik, netral, atau harus dihindari sesuai tipe darah. Golongan sangat baik bisa diartikan bahwa makanan itu bekerja bagaikan obat. Golongan netral berarti makanan tersebut bekerja sebagaimana yang pengaruhnya kecil bagi tubuh. Golongan dihindari berarti makanan bertindak bagaikan racun bagi tubuh.

    Kurang Ilmiah
    Program diet ini telah menjadi tren di beberapa negara. Karena itu, banyak pengikut Dr. D’Adamo yang sudah mencobanya.
    Sebagian dari mereka menyatakan bahwa cara diet ini tidak hanya membantu mengurangi berat badan -- walaupun maksud sebenarnya bukanlah untuk itu -- juga bisa memperbaiki kondisi kesehatan. Karenanya, buku karangannya setebal 400 halaman itu menjadi best seller (laris manis) di beberapa negara.

    Banyaknya kesaksian akan manfaat diet ini bukan berarti membuat para ahli diet dan ilmuwan langsung setuju begitu saja. Banyak pihak, terutama dari kalangan ilmuwan, menyebutkan bahwa teori Dr. D’Adamo ini kurang ilmiah.

    John McMahon, ND, seorang naturopatis dari Wilton Connecticut, AS, menyatakan bahwa teori itu masih harus diteliti lebih lanjut. Dikatakan John bahwa penelitian Dr. D’Adamo atas pengaruh lektin terhadap makanan dijalankan di luar tubuh, maksudnya hanya dilakukan di sebuah tabung uji. Padahal, semestinya harus diteliti dalam tubuh.

    Selain itu, efek lektin makanan yang sudah dimasak juga belum terbukti. Memang, Dr. D’Adamo melakukan tes terhadap makanan yang belum dimasak. Namun, bukankah makanan yang diasup biasanya sudah dimasak?

    Sikap dan pernyataan yang sama juga diungkapkan John Foreyt, Ph.D, ilmuwan dari Baylor College of Medicine di Houston, AS. "Walaupun teori ini sudah lama dibicarakan dan diteliti, tidak ada kesimpulan yang didapat. Tidak ada kaitannya antara tipe darah dan penyakit tertentu. Ini adalah loncatan kesimpulan yang masih perlu diteliti lebih lanjut," tutur Andrea Wiley, Ph.D, profesor antropologi dari James Madison University di Harrisonburg.

    Bahkan Dr. Samuel Oetoro,MS., ahli gizi dari Klinik Nutrifit di Jakarta menambahkan bahwa penelitian yang dilakukan Dr. D’Adamo tidak memenuhi standar penelitian ilmiah. Teori yang diajukannya hanya berdasar bukti empiris atau pengalaman yang dijalankan orang. "Jelas itu tidak cukup," tuturnya.

    Padahal, kalau sebuah teori hendak dijadikan pegangan, mesti melewati proses penelitian tingkat tertinggi yang disebut Prospectif Double Blind Randomize Clinical Trial. Maksudnya, penelitian tersebut mesti dilakukan dengan objek yang diambil secara acak (random).

    "Yang terjadi pada Dr. D’Adamo tidak demikian. Orang yang diteliti sudah ditentukan, yakni mereka yang pernah datang ke kliniknya. Mereka pun sudah tahu kalau menjalani diet tipe ini, padahal semestinya tidak demikian," papar Dr. Samuel.

    Selain acak, pasien harus dibagi dalam dua kelompok, mereka yang menjalankan diet dan tidak. Untuk itu pasien tidak boleh tahu bahwa mereka dibagi dalam dua kelompok. Bahkan mereka juga tidak boleh tahu (blind) kalau sedang diteliti. Juga tidak boleh tahu kalau sedang menjalani diet model ini. Setelah beberapa waktu, hasilnya baru dibandingkan. Dengan alasan kurang ilmiah inilah, bisa dipahami bahwa diet ini tidak dianjurkan oleh ahli gizi.

    Gizi Seimbang
    Bagi banyak ahli gizi di Indonesia, juga di negara-negara lain, diet yang terbaik untuk dijalankan sampai saat ini adalah dengan gizi seimbang.
    Dr. Samuel menjelaskan bahwa diet gizi seimbang adalah mengasup makanan dengan kandungan protein, lemak, karbohidrat, vitamin, dan mineral.

    Makanan yang kita asup setiap hari mesti lengkap mengandung semua unsur tersebut. Misalnya, hari ini kita mengonsumsi nasi untuk sumber karbohidrat, tempe atau daging untuk kebutuhan protein, sayur buncis dan wortel untuk kebutuhan vitamin dan mineral, serta minum susu untuk kebutuhan lemaknya. Hari selanjutnya bahannya bisa variasi. Yang jelas, tidak membosankan, tapi juga jangan sampai tidak seimbang.

    Pendapat sama juga diungkapkan Prof. Dr. Ir. Ali Khomsan. Menurutnya, berbagai macam diet yang ditawarkan sering tidak sesuai dengan kebutuhan masing-masing orang.

    "Setiap individu itu unik dan berbeda. Karenanya, apa yang cocok untuk seseorang belum tentu cocok untuk orang lain. Kebutuhan nutrisi setiap orang tergantung pada usia, tingkat stres, jenis kelamin, berat badan, faktor emosional, latihan fisik yang dijalankan, dan penyakit yang diderita," sebut Prof. Ali.

    Karena itu, setiap orang mesti paham benar dengan dirinya. Tipe darah bisa dipakai sebagai tambahan informasi untuk mengenali diri, tapi jangan digunakan sebagai patokan dasar. Kalau kurang paham, kita bisa berkonsultasi dengan ahli gizi bagaimana menyikapi diri sendiri. "Yang jelas, setiap hari gizi seimbang dengan variasinya mesti dijalani," tutur Dr. Samuel.

    Khas Pemburu Sampai Sensitif
    Berdasar penelitiannya, Dr. D’Adamo membuat kesimpulan untuk masing-masing tipe darah, sebagai berikut:

    Tipe darah O, yang disebut sebagai pemburu, memiliki ciri khas:
    - Sistem kekebalannya berlebihan.
    - Dianjurkan untuk mengonsumsi makanan tinggi protein dan rendah karbohidrat, seperti daging, buah, ikan, sayuran.
    - Tidak cocok bila berdiet dan mudah beradaptasi dengan lingkungan.
    - Respon yang baik atas stres bisa ditanggapi dengan aktivitas fisik.
    - Memiliki risiko terkena penyakit yang disebabkan oleh radang dan kerusakan organ seperti arthritis bila makanan yang diasup tidak sesuai.

    Tipe darah A berciri khas:
    - Jalur pencernaan cukup sensitif.
    - Dianjurkan menjadi vegetarian atau makan tinggi karbohidrat dan rendah lemak.
    - Stres biasanya bisa diatasi lewat meditasi.
    - Sistem kekebalan tubuhnya tidak sekuat tipe O.

    Tipe Darah B berciri khas:
    - Dianjurkan untuk melakukan diet dengan berbagai variasi dari semua tipe darah termasuk di dalamnya daging.
    - Tipe darah ini sangat cocok dengan asupan produk susu.
    - Dianjurkan juga menjalani latihan gerak seperti renang dan jalan kaki.
    - Bila makanan yang diasup tidak sesuai dengan tipe ini, diduga risiko terkena virus yang bisa menyerang sistem saraf sangat tinggi.
    - Memiliki sistem kekebalan tubuh yang kuat.
    - Bila seseorang bertipe ini stres, akan sangat cocok bila diatasi dengan melakukan pekerjaan yang membutuhkan kreativitas.
    - Tipe darah ini adalah tipe yang paling seimbang.

    Tipe Darah AB berciri khas:
    - Memiliki jalur pencernaan yang sensitif.
    - Sistem kekebalan tubuh sangatlah toleran.
    - Respon yang paling baik terhadap stres biasanya dengan melakukan kegiatan spiritual dibarengi dengan aktivitas fisik dan kreativitas.
    - Masih dalam tahap evolusi.
    - Paling mampu beradaptasi terhadap perubahan lingkungan dan bentuk diet.
    - Bentuk gabungan dari tipe A dan B

  2. The Following 2 Users Say Thank You to chocomaster For This Useful Post:

    black_sempak (9 September 2011), NewNewNew (11 August 2010)

  3. #2
    Suka Semprot
    Daftar
    Jul 2010
    Posts
    12
    Thanks
    120
    Thanked 0 Times in 0 Posts
    nice post..

  4. #3
    Pertapa Semprot
    UG - FR
    Sperma's Avatar
    Daftar
    Jun 2010
    Posts
    5.127
    Thanks
    32
    Thanked 22.763 Times in 280 Posts
    Terima Kasih Informasinya Bro…
    Semoga Bermanfaat bagi banyak orang

  5. #4
    Semprot Kecil prabu_satrya's Avatar
    Daftar
    Aug 2010
    Lokasi
    indonesia
    Posts
    94
    Thanks
    0
    Thanked 9 Times in 1 Post
    suiiippppp...

  6. #5
    Semprot Addict
    Daftar
    Aug 2010
    Posts
    494
    Thanks
    257
    Thanked 0 Times in 0 Posts
    Nice share Brother keep posting !!!

  7. #6
    Semprot Addict
    Daftar
    Aug 2010
    Posts
    404
    Thanks
    278
    Thanked 0 Times in 0 Posts

    Thanks 4 The Information

  8. #7
    Semprot Holic
    UG - FR

    Daftar
    Aug 2010
    Posts
    380
    Thanks
    277
    Thanked 408 Times in 2 Posts
    TQ infonya gan

  9. #8
    Semprot Awal
    Daftar
    Feb 2011
    Posts
    1
    Thanks
    1
    Thanked 0 Times in 0 Posts
    manfaaaaaaat bro......... TQ 10X

  10. #9
    Semprot Sejati hktoyshop's Avatar
    Daftar
    Nov 2010
    Lokasi
    www.hk-toys.com
    Posts
    35.834
    Thanks
    25
    Thanked 38.189 Times in 1.112 Posts
    info yang bagus bro,,, thanks

  11. #10
    Suka Semprot olde's Avatar
    Daftar
    Jan 2011
    Posts
    15
    Thanks
    1
    Thanked 0 Times in 0 Posts
    fyi hal ini (makanan-golongan darah) masih belum diakui dalam dunia medis secara global, tapi silahkan dicoba

  12. #11
    Semprot Awal fajarini11's Avatar
    Daftar
    Apr 2011
    Posts
    4
    Thanks
    0
    Thanked 0 Times in 0 Posts
    Live Score
    Mau coba dipraktekin... trims ya

Bookmarks

Posting Permissions

  • You may not post new threads
  • You may not post replies
  • You may not post attachments
  • You may not edit your posts
  •  
Agen Bola Online
Jav Toys  Pusat Toys