Maaf Lama GanHP Ane Rusak, Modem ane gak ada pulsa
Terpaksa ke warnet
Well, Update Part 6
Bagian 6
"What ?? Cindy ! " Jeritku dalam hati
"ha..halo cin, apa kab..ar" Ucapku terbata
"Lu Kenala Val, kok tegang gitu jawabnya" Kata suara di sebrang sana
"Ah Oh emh, gpp gue cape aja abis lari-lari dikejar fans" Gurauku sambil menenangkan diri
"Eh gue udah di jakarta loh, jemput dong di bandara hujan nih" Kata Cindy
"WHAT, JAKARTA ? " Aku semakin deg-deg-ser
"Aah, cindy, kemana saja kau" Batinku berkata
Singkat cerita tentang cindy
dia adalah mantan (Terindah) ku
Dia meneruskan pendidikan di Negri Paman Sam Yang Jauh Disana
Chicago (Dari Cimahi Belok kanan pas Per-4 an), 6 Juli 2005
"Val, Gue gamau, gue masih virgin please" ucap cindy sambil terisak menahan tangis
"Tapi gue udah gakuat cin, please, sekali aja" Paksaku
"Val please, gue kira lo sayang and cinta gue, ternyata lo hanya pengen badan gue" Kata cindy setengah berteriak
DEG ! Sayang ? Cinta ? Benar juga ..
akupun diam
"AWAS, GUE GAK MAU LIAT MUKA LO LAGI !" Kata cindy berteriak, sambil kembali mengenakan pakaiannya
Aku masih diam, melamun sambil berfikir ...
"Kenapa gue harus kaya gitu !" jeritku dalam hati
Akupun masih menyesali diriku
Bandung, 29 Juni 2005
Aku sedang berjalan di lorong sekolahku
ya, hari kelulusan ku sudah lewat 2 Minggu kemarin
aku berniat mengumpulkan Laporan Bpk. Namo Guru Produktifku
Saat aku melewati Koperasi Siswa
Kulihat wanita cantik di ujung sana
wanita yang tidak asing lagi bagiku
"Hey Cindy, Ngapain kamu disini" Sapaku sambil mengangkat tangan kananku
"Eh val, mau ngumpulin laporan PO ( Produktif ) nya si hellboy nih" Katanya setengah berbisik
"Loh, kok sama, kita jodoh kali hahahaa" candaku
"Sial lo haha" Kata cindy sambil menyenggol sikutku
"mana pa namo nya ?" Tanyaku
"Katanya sih lagi Solat, aku mau masuk tapi males buka sepatu ah, ribet lagi makenya" Curhat Cindy
Ya, Ruangan Jurusan Memang Diwajibkan membuka sepatu saat masuk
"Ya udah sini sekalian aja sama gue" Kataku menawarkan bantuan karena memang sepatuku disengaja ku longgarkan, selain gak ribet, aku juga males menalikannya
"asiik, makasih yah" Kata cindy sambil memberikan bukunya padaku
---------
Singkat cerita kami berjalan berdua sampai parkiran
"Duh Udah Gelap, anterin aku dong" kata cindy
"Yaelah, males ah" Tolakku
"Ayodong, aku takut tauu" Paksa Cindy
Akhirnya aku merasa kasihan juga
"yaudah deh, rumah kamu dimana sih ?" Di Komp. ***** (menyebutkan Komplek perumahan yang cukup terkenal)
"oh deket, yaudah deh yuk" Ajakku
----------
Jalan begitu sepi
hingga suara jangkrik terdengar jelas
"Dimana ? Masih jauh ga" Kataku setengah berteriak, karena masih di atas motor
"Itu depan, yang warna Kuning" Kata cindy sedikit berteriak
Akupun menghentikan motorku di depan rumah yang cukup Minimalis
"Masuk dulu yuk, gak ada siapa-siapa kok" ajak cindy
"gak ah, gaenak, ntar di sangka ngapa-ngapain" tolakku
"Aku sendirian ih, atuhlaah" Paksa cindy
"Sampe Mamah dateng aja deeh" kata cindy lagi
"yah, udah jam 7 nih, mamah kamu dateng jam berapa ?" tanyaku
"Paling jam 8an" kata cindy
"yaudah deh, kasian banget haha" akhirnya aku menyetujui
Cindy pun membuka pagar coklat rumahnya
--------------------
"Duduk dulu, mau minum Jus Kecoak, Teh Keran, atau Syrup Kobokan" Tanya Cindy
"Hmmm, Susu Solokan kayanya enak" Balasku
"hahaha sialan lo" kata cindy sambil ngeloyor ke belakang
Siiiiiiiiiinngg, sepi, dingin, dan ... Deg-deg-an
"Nih, Teh Manis dingin aja ya, gue males bikin yang lain hahaha" kata cindy
"sip deh, thx ya" jawabku
"aku ke kamar dulu ya, mau ganti baju" ucapnya
"jangan lama-lama ya, serem nih disini" Ingatku
"Yah, Penakut, hahaha" Tawanya
"Yaudah ikut ke kamar aku deh, ada kamar mandinya kok" katanya
"ayodeh" setujuku
----------------------
Ketika sampai di kamarnya
dia langsung mengambil pakaian dari lemari, dan menuju ke kamar mandi kecil di sebelah Washtafel
"awas ya kalo ngintip" Katanya
"Ah emang mau kamu apain" tantangku
"Sialan hahaha"katanya sambil terus masuk ke kamar mandi
"Huam, bosannnn" kataku dalam hati
3 Menit kemudian cindy keluar menggunakan T-Shirt Pink dan Celana Pendek Putih bermotif bunga
"galau gitu, main laptop aja yu" kata cindy sambil mengambil laptopnya
diapun menyalakannya, dan duduk di sebelahku di kasur
DEG ! Jantungku berdetak
Akupun deg-deg-ser, salah tingkah, dan .. ah gitu deh
"kenapa kamu tegang gitu, biasa aja kali haha" kata cindy
"huuh, deg-deg-an aja duduk sebelah Sobatnya kunti" kataku sambil menenangkan diri
"ahh, sialan lo hahaha"
Ketika bermain laptop, aku tak bisa tenang, karena aku sebenarnya sangat suka pada cindy sejak lama,
akupun memberanikan diri memegang tangannya
"Cin, aku ... " belum selesai aku bicara dia sudah menatapku
"kamu kenapa sih, kok tegang gitu" kata cindy
"Aku emh, aduh gimana ya ngomongnya " aku masih takut mengutarakan perasaanku
"Hayoloh kenapa, ngomong aja kali" Kata cindy sedikit serius
Ahhh Shiiiiiit, gue gak berani ngomongnyaa
"Aku kedinginan cin" Kataku asal
"Yaelah, tuh ada selimut, kenapa harus megang tangan aku sihh" kata cindy
"Shiiiiit, gagal lagii !! kenapa malah ngomong kedinginaann argghh" Batinku berteriak
5 Menit berlalu, cindy masih bermain dengan twitternya
"Emmh, val, aku mau ngomong, tapi kamu jangan kaget ya" kata cindy sedikit berbisik
"ngomong apaan cin ? " kataku sedikit bingung
"Aku, aku ..." cindy berkata terbata
"hmm, kamu mau ngomong Kamu Suka Aku ?"Jawabku bercanda sambil berharap
"iih apaan sih, aku mau ngomong, aku ini kunti" Kata cindy sambil tertawa ala kunti
"Aaaah, gak serem tauu" kataku sambil mendorong dadanya, tak sengaja buah dadanya aku sentuh
"iih, apaan sih kamu pegang-pegang dada akuu" katanya sambil mendorongku sampai jatuh
Hmmmmmmmmhh
tak sengaja Bibir kami bersentuhan, cukup lama berdiam di posisi itu
aku kaget, saat ku lihat mata cindy, ternyata dia memejamkan matanya
DIA MENIKMATINYA !
akupun mulai berani membalas ciumannya
1 menit
2 menit kami masih diam dan terus berciuman
hingga
SREEEEEEEEEEEEEEEEEEEGG ! *Sfx Pager Dibuka
"Mamah Datang !" katanya sambil berteriak
Kamipun buru-buru ke ruang tamu
----------------
pintu ruang tamu pun dibuka
"Eh, ada tamu" nyokap cindy berkata
"Eh iya mah, ini temenku, daritadi aku suruh temenin, sambil nunggu mamah dateng" kata cindy sambil memeluk nyokapnya
"tante, saya valdri" kataku sambil menyalami tangan nyokap cindy
"oh hai valdri, makasih ya sudah nemenin cindy" katanya
"iya tante sama-sama" kataku
"Saya pamit pulang dulu ya tante, cindy" Kataku lagi
"yah kok pulang sih, buru-buru banget ya" kata nyokapnya
"iyanih tante, udah malem, takut gerbang komplek di tutup" kataku beralasan
"yaudah deh, cin, kamu anterin sampe depan pager" kata nyokapnya
"iya mamah, yuk val" kata cindy sambil keluar pintu
"saya pulang dulu tante" kataku berpamitan sambil menyalami tangannya
"iya, hati-hati ya val" kata nyokap cindy
----------------------------
di depan pagar, aku sudah menyalakan motorku
"Ah, cin makasih ya tadi" Kataku pada cindy
"iya val, sama-sama" kata cindy
"oh iya, sini deh aku bisikin" kataku padanya
"apaan ?"katanya sambil mendekatkan kupingnya ke bibirku
"aku suka kamu" bisikku di telinganya
Dia memundurkan kepalanya, tapi sebelum terlalu jauh, aku tahan kepalanya
dan mencium bibirnya sekilas
"kita pacaran ya" kataku
"iya sayang" kata cindy sambil mencium bibirku
akupun berpamitan dan menjalankan motorku ke rumahku
---------------------------------------------------- End of Part 6
Lanjut Part 7 Ya Gan
maaf belum ada hardcorenya
Comment + Cendol + Thanksnya dong ganBiar semangat ane updatenya
![]()




















Balas Dengan Quote
HP Ane Rusak, Modem ane gak ada pulsa 
Biar semangat ane updatenya 

btw nice pos gan,..lanjuttttt








Bookmarks