King 4D - Agen Bola   Poker Ace
9Club Situs Judi Online Terpercaya
Asus Togel online   Premier 189
Mandala Toto   Web Online
Web Online   Web Online
Web Online   Web Online
Web Online
Pasang iklan, hanya lewat Contact Us.
Waspada penipuan iklan. Klik di sini untuk melihat daftar penipu.

CERBUNG [UPDATE PART 14] Kepolosanku berubah......

Kalian lebih suka gracia main sama adik2nya atau orang lain

  • Adiknya

    Votes: 191 50,9%
  • Orang lain

    Votes: 184 49,1%

  • Total voters
    375

Youareluckyman

Semprot Lover
Thread Starter
Daftar
7 Nov 2019
Post
290
Like diterima
1.408
Mohon maaf untuk para suhu dan momod sekalian yang ada di cerbung, ini adalah cerita newbie pertama saya dan isinya hanya khayalan dan liar dari penulis semata. Jadi jika ada kesamaan karakter dan latar belakang dari cerita2 yang lain mohon maaf yang sebesar2nya dan semoga para pembaca menikmatinya.

INDEX:
PART 2
PART 2.5
PART 3
PART 4
PART 5
PART 6
PART 7
PART 8
PART 9
PART 10
PART 11
PART 12
PART 13

PART 1

Pov gracia


Hai aku Shania Gracia, biasa dipanggil shania, gre, gracia bebas deh hehe. sekarang aku kuliah di salah satu perguruan tinggi swasta umur aku 21 tahun, dengan tinggi 161 cm, ya bisa dibilang standarnya cewek di indonesia ya, aku juga sudah memiliki pacar yang bernama Nathan, dia umurnya beda 3 tahun sama aku, lebih tua dia dan aku udah pacaran sama dia 2 tahun, dari aku masuk kuliah sampe sekarang udah semester 6, cuma akhir-akhir ini kita sama-sama sibuk, aku sibuk kuliah dan magang, sementara dia baru mau masuk S2 dan kerjaannya itu susah banget buat ngatur waktu untuk pacaran.

Oh iya, aku juga punya 2 adik cowok, yang satu namanya Aten (nama panggilan), yang satunya Ecen (nama panggilan), aku sekarang sering dianter jemput sama aten, dulu mah yang anter jemput aku pasti pacar aku, tapi sekarang dia udah sibuk banget.

Aku sering digodain sama cowok-cowok di tempat magang dan kampus aku, karena tubuh aku yang seksi memiliki payudara 34 D lumayan besar bagi umur aku yang di 20 tahun ini, pantat aku juga bisa dibilang besar, dan wajah aku yang cantik terutama bibir aku yang kata pacar aku sih godaan buat para pria.

Hari ini aku ada kuliah dari pagi sampai sore dan aku udah 2 bulan dianter jemput sama aten, awalnya sih dia ga minta imbalan, tapi udah 2 minggu ini dia minta uang dan makan. Seperti biasa aku belajar di kelas, dan hari ini ada presentasi maju satu2 ke depan kelas di mata kuliah public speaking. Aku kemudian merapikan baju yang aku pakai untuk terlihat sopan di depan dosen.

Dan akhirnya giliranku untuk maju pun sampai. Aku menyampaikan beberapa hal seperti pengalamanku di dunia entertain pernah ikut casting film dan ftv dan lain2. Setelah 10 menit aku presentasi, aku kemudian duduk di barisan depan untuk menunggu nilai dari dosen. Selama aku menunggu, dosen ini tidak berhenti melihatku. Yang sebelumnya aku bilang, aku di kampus selalu jadi pusat perhatian oleh adik kelas/senior ataupun dosen malah pernah Office Boy kampusku juga memerhatikanku.

Dan akhirnya hasil presentasi pun keluar. Dan aku diberikan nilai A+ sama dosen tersebut. Kemudian dosen tersebut keluar dan masih melirik ke arahku. Aku pun buang muka dan melihat jam tanganku yang sudah menunjukkan jam 12 waktunya istirahat, dan masih ada 1 mata kuliah lagi nanti jam 2 siang. Aku pun diajak makan siang bersama teman kelasku ke sebuah mall dekat dengan kampusku. Ini kegiatanku setiap kuliah, kalo jam istirahat pasti pergi ke mall untuk makan dan kadang belanja ataupun cabut kelas.

Aku pergi dengan 2 temen cewek dan 3 temen cowok. Jadi aku pergi menggunakan mobil dengan mereka yang dibawa oleh Fariz, dan 2 temen cowokku yang lain bernama steven dan bryan. Sementara 2 temen cewekku bernama Alicia dan Elzha. Aku duduk di depan di samping Fariz, Fariz ini sebenernya sudah pernah menyatakan suka ke aku tapi aku tolak karena bukan tipe cowokku. Dan 2 cowok yg lain juga sama ingin jadi cowokku tapi aku tolak semua. Aku termasuk cewek yang diincar oleh banyak temen cowok kelasku tapi aku tolak semua. Fariz selalu melirik2 ke arahku, iya sekarang baju yang aku pakai sudah aku buka lagi kemejanya tidak aku kancing lagi sehingga belahan payudaraku yang menyembul keluar dari tanktopku bisa dia liat dengan mudahnya.

Sesampainya di mall aku berpencar dengan 3 temen cowokku ini, dan aku belanja baju dulu dengan Alicia dan Elzha 2 temen cewekku. 30 menit setelah belanja aku makan di restoran pizza dan Fariz, Steven dan Bryan menyusul ke restoran. 30 menit makan di restoran pizza akhirnya kita berenam balik ke kampus lagi karena waktu sudah menunjukkan pukul 13.00 siang.

Sesampainya di kampus, aku langsung ke kelas dan duduk di paling depan kayak mata kuliah sebelumnya dikarenakan kacamataku yang ketinggalan di rumah. Dosen pun masuk setengah jam lebih awal sebelum jam mata kuliah dimulai, dan menyuruh mahasiswa untuk belajar setengah jam dikarenakan akan diadakan kuis dadakan.

"Kita kuis ya hari ini kalian belajar dulu setengah jam, hari ini kita kuis aja jadi kalian bisa pulang cepat. Usahakan dikerjakan yang benar dikarenakan nilai kuis ini berpengaruh sangat besar untuk nilai mata kuliah ini. Tolong kasihtau ke teman2nya yang belum masuk ke kelas." Kata dosen tersebut dengan lantang dan pastinya memerhatikan tubuhku yang kancing kemejaku belum aju kancing.

Kemudian kuis pun dimulai, jujur aku gabisa ngerjain kuis mata kuliah ini, alhasil aku hanya mengasal dengan apa yang sudah aku ingat dan aku pelajari tadi sebelum kuis dimulai. Dan sesekali aku melihat ke arah dosen untuk melihat apakah dosen ini masih melihatku dan tentu saja masih memerhatikanku. Aku hanya bisa menggeleng-gelengkan kepalaku saja.

Sejam berlalu, tersisa aku di kelas dan sebenernya aku sudah selesai tapi masih kurang yakin dengan jawabanku. Dan dosen tersebut mendatangi meja tempatku mengerjakan kuis.

"Udah selesai shania?" Tanya bapak dosen, iya panggilan aku kalo di kelas itu shania tapi kalo diluar kadang gracia atau gre.

"Eh udah sih pak tapi kurang yakin..." jawabku sambil melihat ke arah dia.

"Yaudah gapapa, seadanya aja nanti bapak bantu kok nilainya, ini juga temen2 kamu pada ngasal jawabnya." Kata dosen tersebut dengan senyum tipis seperti om2 nakal.

"Oh yaudah ini pak jawaban kuis saya" kataku sekalian memberikan jawaban kuis dan langsung pergi keluar kelas dan menuju ke parkiran kampus.

Sesampainya di parkiran, aku menghubungi adikku si Aten dan ternyata dia menungguku di parkiran dari pagi. Aku pun masuk ke mobilku dan bertanya ke Aten kenapa dia menungguku di kampus.

"Ten tumben banget nungguin sampe nemenin cici gini, biasanya juga pulang dulu abis itu jemput lagi" tanyaku ke Aten.

"Oh engga ci, hari ini aku libur homeschoolingnya sekalian mau nyegerin mata aja siapa tau gitu temennya cici ada yang nyantol" kata aten.

Aku akuin, dia memiliki wajah yang ganteng, dan teman-teman kampus aku yang pernah ke rumah pun, suka sama dia, tapi aku tipe kakak yang pemilih, dan gamau ngeliat dia pacaran dulu.

Tapi aku gatau dia udah pacaran atau belum sampai sekarang sih cuma deket2 aja sama cewek. Ketika di perjalanan pulang Aten selalu mencuri-curi pandang ke belahanku, jujur aku sama Nathan selama pacaran cuma ciuman dan gapernah nyentuh kearah sex. Dan aku pun ngegepin aten ketika dia melirik belahanku melalui spion dalam mobil. Posisi aku duduk di bagian tengah mobil, sementara aten sedang menyetir mobil.

"Ten, ngapain sih ngeliatin cici mulu?! Kenapa ngeliatin belahan cici mulu?" Tanyaku yang sedikit marah karena risih.

"Ah engga ci engga, aku ngeliat belakang itu motor klakson-klakson mulu" Aten pun malu.

"Karena kamu jalannya pelan, terus gafokus, cepetan aten bawa mobilnyaaa" aku pun kesal dibuatnya.

"Iya ci iya ini ngebut kok" jawab Aten dan Aten langsung membawa mobil dengan kecepatan tinggi dan Aten langsung fokus ke jalan tanpa melirik aku lagi lewat spion dalam mobil.

Ketika sampe rumah, aku langsung masuk kamar dan aten juga masuk ke kamarnya. Posisi kamarku dengan kamar kedua adikku ini sebelahan akan tetapi pintunya paralel jadi kamar adik aku masuk lewat kamarku terlebih dahulu baru dia bisa masuk ke kamar mereka. Mereka tidur berdua sementara aku tidur sendirian. Aku melihat jam sudah menunjukkan angka pukul 16.00 atau jam 4 sore, kemudian aku bersiap2 untuk mandi dan mengambil baju2 aku di lemari, dan menaruh baju yang sudah aku siapkan di pinggir kasurku.

Kemudian aku masuk ke kamar mandi. Di kamar mandi aku menyabuni seluruh tubuhku akan tetapi ketika aku menyentuh kedua payudaraku, aku langsung memikirkan kejadian2 ketika cowok2 di kampus, di tempat magang aku dan terutama aten yang sepertinya menyukai payudaraku ini. Aku meremasnya pelan dan melintir putingku sendiri yang berwarna merah muda kecoklatan ini. Sementara tangan kiriku mengelus2 vaginaku yang tidak memiliki bulu sama sekali, karena aku selalu mencukurnya jika bulunya sudah tumbuh sedikit.

"Aaaaahhhh ohhhh" Aku melenguh sangat pelan karena takut ketahuan sama orang rumah.

Aku langsung sudahi saja masturbasiku. Aku langsung melilit handukku di tubuhku dan tentu saja belahan payudaraku tetap tercetak dengan jelas jika dilihat dari atas. Pantatku pun juga cukup menungging bagi cewek umur 20 tahun.

Ketika aku buka pintu kamar mandi tiba-tiba Ecen adik bungsuku baru saja keluar dari kamarnya dan tentu saja jika ingin keluar kamar harus melewati kamarku terlebih dahulu. Dan dia bengong ketika melihat aku baru selesai mandi. Dan langsung buru2 keluar kamar takut diomelin sama aku, iya aku tipikal cici/kakak yang galak jika mereka melakukan hal aneh dan mesum kepadaku.

Bersambung...
 
Terakhir diubah:
Indosniper
Sbo Hoki Online   Senior Bola Online
Jav Toys
9 club   Gaple Online Indonesia
Pasang iklan hanya lewat CONTACT US
Top
Semprot is now part of PAGCOR