Agen Terpercaya
 
 
 
 
 
 
Pasang iklan, hanya lewat Contact Us.
Waspada penipuan iklan. Klik di sini untuk melihat daftar penipu.

Jual Istri

mangNirwana

Pendekar Semprot
Thread Starter
Daftar
24 Apr 2018
Post
1.842
Like diterima
13.890
Lokasi
Pasif member ON
Lanjut

pertama kali di gilir

"lumayan kan mas, cuma nemenin makan siang atau miting... bisa dapet segini banyak...", ujarku, kuperlihatkan lembaran uang di tanganku kepada suamiku setelah menemani client toni, om gun dengan hanya sekedar menemani makan siang jelasku, sedikit berbohong sambil menatapnya dengan wajah terenyum namun aku menangkap ke khawatiran di matanya karena memang kenyataaanya aku tidak hanya sekedar menemani makan atau miting tapi masih seperti yang dulu, aku juga melayani om gun atau toni secara sexsual seperti pelacur. terus terang pada awalya hati kecil ku menolak untuk melakukan ini namun beberapa kali hal ini kulakukan seakan aku semakin menikmatinya, materi dan kenikmatan ku dapat dari lelaki lain selain suamiku sendiri.
"gak apa-apa kan mas ?, kita masih perlu biaya banyak...", ujarku lagi dengan manja membuat suamiku mengangguk dengan senyum tipisnya.
"emhh...", aku balas tersenyum walau dengan hati kasihan kepadanya karena aku sudah berbohong kepadanya.

siang itu....
"aduh toni...", ujarku saat aku sudah bersiap akan pulang setelah melayani om gun yang sudah pergi dari kamar hotel aku sudah membersihan diri, sudah berpakaian rapih dengan gaun gamis dan kerudung yang membungkus di kepalaku, toni memelukku.
"tolong wi sebentar aja...", pintanya sambil menyosor bibirku yang dilumatnya. tangannya meremas-remas bokongku. aku hanya pasrah membiarkannya walau yang berarti aku harus membersihkan diri lagi nanti, pikirku.
toni merebahkan aku di kasur, menyingkap gaun gamisku,
"uuh wii... mulus banget kamu wi...", pujinya dengan tangannya yang cekatan meraih dan melorotkan celana dalamku.
"uugh...", gumamnya dengan mata penuh birahi memandangku dengan jarinya yang mengelus dan membelai bulu jembutku. aku pasrah saat tangannya merentangkan kedua kakiku.
"ooohh... toniiiii...", lenguhku saat kurasakan jarinya menyeruak mencolok lubang memekku yang sudah kubersihkan dari sperma om gun tadi. toni hanya tersenyum memandangku membuat memekku kembali basah.

nafasku terengah saat toni mencabut jarinya dan memintaku untuk menyibak gaun gamisku lebih ke atas sehingga kedua buah dadaku terlihat olehnya. kontol toni sudah menyembul keluar dari celananya, kakinya mengangkangi tubuhku dengan menjepitkan kontolnya diatntara kedua buah dadaku yang di satukannya. batang kontol itu bergerak diantara buah dadaku namun tak lama toni memintaku untuk menghisapnya. mulutku menganga menerima batang kontolnya yang di masukannya begitu dalam hingga membuatku hampir terbatuk-batuk.
"eemhffffhh...", pekikku dengan mulut yang tersumbat dari sudut mataku melihat ke arah pintu saat tiba-tiba pintu kamar hotel terbuka dan menyeruak 2 lelaki masuk ke dalam membuatku panik dengan kondisi tubuh ku yang terlentang dengan gaun gamis tersingkap keatas.
"wah curang lo ton !!... duluan aja...", ujar seorang diantaranya dan saling menyapa antara toni dan mereka.
"tenang wi... mereka berani bayar mahal kamu...", jelas toni yang tetap masih mengangkang di dadaku. pujian dan kagum terucap dari mulut mereka melihat tubuhku yang sudah tersingkap.
"wow mulus bet.... ".
"wow jembutnya potong mo-hawk... cakep banget memeknya..", ujar mereka bersahutan sambil mengambil posisi di samping kanan kiriku sambil dengan bebas dan sesuka hatinya mereka menjamahi selangkanganku.
"emmffhhh...", lenguhku kurasakan bibir memekku disibaknya.
"udah basah... udah elo entot nih memek ton ?", tanya lelaki sebelah kananku.
"belum... baru gue colmek pake jari tadi...", jawab toni seraya beranjak dari atas tubuhku, seakan mempersilahkan 2 lelaki ini menikmati tubuhku, sambil memperkanalkan mereka kepadaku dengan menyebutkan nama danu dan aryo. aku duduk diantara mereka sambil menyalami mereka berdua yang memujiku dengan penuh kekaguman membuat wajahku memerah karena pujian mereka dan karena tubuh telanjangku sudah mereka liat tadi.

dadaku berdebar dengan rasa tak karuan, ada rasa malu dan jengah karena untuk pertama kali lebih dari 1 lelaki di hadapanku di dalam kamar hotel, yang berarti aku akan digilir mereka bertiga dan ditonton mereka saat aku digilir nanti. gak kebayang malunya saat disetubuhi ditonton dari dekat. namun aku hanya pasrah tak dapat menolak apalagi mereka sudah membayar dengan harga tinggi untuk mencicipi tubuhku. sebelumnya toni memang pernah menawarkan kepadaku melayani lelaki lain selain om gun, tapi gak sekaligus ini kali, pikirku.
danu rupanya yang memberiku harga tinggi sehingga ia mendapat kesempatan pertama mencumbuku.
"cantik banget kamu wi...", puji danu mendekat lebih rapat kepadaku. aku menyambut bibirnya yang mengecupku. kubiarkan ia mencium kedua pipiku sementara tangan aryo masih saja mengerayangi dadaku. dari kanan dan kiriku mereka menjamah dan menciumiku. gaun gamisku kembali tersibak ke atas dadaku dengah diiringi decak kagum danu dan aryo sambil tangannya menjamah kian kemari. aryo merentangkan kedua kakiku sambil menikmati selangkanganku yang dijamah dan aku hanya bisa mendesah dan melenguh saat aryo mencolok-colok memeku sebelum akhirnya mulutku di sumbat oleh danu yang menjejalkan kontolnya di mulutku.

*-*
"seksi banget...", gumamku saat melihat danu memasukan kontolnya di mulut wanita berjilbab yang cantik ini. kepala yang terbungkus jilbab begitu kontras dengan mulut seksinya yang ranum terjejal kontol danu sementara pemandangan indah selangkangannya terpampang indah di depanku, kedua kakiknya mengangkang terduduk dengan pemandangan indah bulu jembutnya yang tercukur rapih. bibir memeknya masih mulus kemerahan sudah basah, belum pernah hamil perempuan ini, pikirku dengan memek yang mulus dan perut yang masih halus. lembut dan hangat saat jariku kumasukan ke lubang memeknya semakin dalam semakin hangat basah licin, rupanya toni sudah membuatnya banjir dicolok-colok jarinya.
"rebahin aja dan...", ujarku dan danu merebahkan perempuan ini dengan gaun gamisnya yang tersibak hingga dadanya dan toni mengangkang diatasnya seperti toni tadi. aku menoleh ke toni yang duduk tak jauh sambil menyaksikan, kurentangkan kedua kaki mulusnya, memeknya tepat di hadapan wajahku, itilnya menyembul indah kemerahan menarikku untuk menjilatinya.
"emmhh...", gumamku ku benamkan bibirku kuhisap dan kulumat itil mungil ini dengan gemas. terdengar lenguhan dari mulutnya yang tersumpal kontol danu membuatku semakin gemas sambil kujilati dengan lidahku. aroma memek merebak di hidungku, harum dan menggairahkanku. kucolokan 2 jari tanganku dan ku mainkan area g-spotnya yang membuat perempuan ini semakin menggelepar hebat merasakan cumbuanku.

"awas yo... pengen gue entot memeknya...", ujar danu setelah puas memasukan kontolnya di mulut perempuan ini. aku menyingkir dari selangkangan mulus ini, mengangkang lebar di hadapan danu yang membimbing kepala kontolnya ke lubang kenikmatannya.
"oooohhh....", terdengar lenguhan nikmat saat danu membenamkan seluruh batang kontolnya dan mulai menggenjotnya dengan kedua kaki mengangkang terangkat. ku elus kontolku sambil menyaksikan danu menyetubuhi perempuan cantik ini.
"posisi nungging dan...", pintaku setelah beberapa saat meminta danu untuk menggenjotnya dengan posisi menungging.
"nungging wi...", ujar danu seperti permintaanku, meminta dewi untuk membalikan tubuhnya. aku membantu dewi untuk menungging seraya menyingsingkan gaun gamisnya tetap tersingkap hingga pundaknya, sesekali aku meremas buah dadanya yang menggantung bebas. betapa masih kenyal dan montoknya enak untuk diremas-remas. kepala yang terbungkus jilbabnya mendongak sambil melenguh saat danu membenamkan kembali kontolnya dari belakang membuat aku berinisiatif menyodorkan kontolku ke mulutnya.
"uuh...", geramku merasakan kontolku yang hangat dikulumnya sambil ku belai kepalanya yang masih terbungkus jilbabnya. tubuhnya menghentak-hentak maju- mundur dengan belahan bokongnya yang indah membentur pinggul danu yang menggenjotnya. ceplok ceplok ceplok terdengar beriringan dengan lenguhan dari mulut dewi yang ku sumbat dengan kontolku.
"aaaaah... ooohhh...", lenguh dewi lagi dengan kontolku yang di keluarkannya nafasnya menderu dan sesaat kulihat tubuhnya mengejang dan bergetar hebat yang rupanya mencapai orgasmenya. dewi terkulai dengan bokong masih tertahan tangan danu yang masih mencengkeram pinggulnya masih terus menggenjotkan pinggulnya.

tubuhnya tertelungkup danu tak memberinya istirahat yang masih saja menggenjot dari belakang. lenguhan dan rintihan terdengar begitu seksi dan menggairahkan bagiku. danu membalikan tubuh dewi terlentang, meraih kedua kakinya dan kembali meggenjotnya dengan penuh birahi. kepala dewi menggelepar dengan jilbab berantakan tak karuan masih membungkus kepalanya. dari belakang kulihat kontol danu yang berlumuran cairan lendir putih terus memompa lubang memek dewi yang semakin menggelepar hingga kembali mengejang dan bergetar hebat dan sesaat kemudian danu menggeram seraya mencabut kontolnya dan menyemburkan spermanya di dada dewi yang pasrah terengah-engah membiarkannya.
"uugh... napsuin banget kamu wi... eehh...", gumam danu sambil mengatur nafasnya, kedutan dan semburan demi semburan semakin reda dari kontolnya meninggalkan lelehan sperma kental di dada dewi yang terkulai dengan peluh dan nafasnya yang terengah-engah.

aku mengambil handuk yang sebagian kubasahi untuk membersihkan tubuh dewi dari sperma danu, kubersihkan selangkangannya, kubersihkan dengan lembut sebelum aku akan menggilirnya. aku memandang wajah cantiknya yang terpejam dengan nafas yang sedikit masih terengah sambil kubelai bulu jembutnya yang seperti lintah membentuk indah model mo-hawk. dewi tersenyum memandangku dan menyambut bibirku yang mengecup bibirnya. aku memintanya untuk melepas gaun gamisnya agar lebih leluasa, tubuh yang putih dan mulus begitu indah di depanku dengan tetap membiarkan jilbabnya dipakai menutupi kepalanya terlihat begitu seksi dan menggairahkanku. aku sudah melepas seluruh pakaianku saat aku menggumuli dewi di ranjang. tubuhku seakan menyatu dengan tubuh hangatnya. puas aku mencumbunya sudah saatnya aku menyarangkan kontolku, pikirku. tanpa kuminta dewi membuka kedua kakinya saat aku mengarahkan kontolku ke memek indahnya.
"eeeemhhhh...", lenguh dewi bersamaan aku mendorong pinggangku hingga terbenam kontolku ke lubang memeknya, hanget dan sempit walau terasa licin namun begitu menjepit empotnya.
"uuugh... ", gumamku sambil aku menggoyang pinggulku, merasakan betapa nikmatnya memek dewi ini sambil ku pandangi wajah cantiknya yang berhias jilbab di kepalanya membuat gairahku semakin bergelora. sesekali aku tegakkan tubuku sambil ku lihat bulu jembutnya yang menyatu dengan buluku dan kelaminku menyatu dengan kelaminnya. buah dadanya yang kenyal membulat tak bosannya sesekali kuremas atau kulumat putingnya.
"uuh... dewii...", ucapku seraya ku sosor bibirnya yang menyambutku. kulumat bibir mungilnya, kuhisap lidahnya yang menjulur keluar sambil terus ku ayun pinggulku dengan kontolku yang keluar masuk di lubang memek sempitnya ini.
"ooohhh.... oooohhh...", lenguh dewi saat kulepas bibirnya.
"kenapa cantik ? enak ya ?", ujarku melihat kepalanya menggeleng tak karuan.
"aaaah... gak kuaat...oooohhh....", rancaunya saat ku cabut kontolku dan kuserahkan ke pada toni menggantikanku di hadapan selangkangannya.
"ooooohh...", lenguh dewi kali ini kubiarkan toni menggilirnya dengan ganas hingga beberapa saat aku menepuk pundak toni agar menyingkir dan kugantikan untuk menggilir dewi.
"oooh...", lenguh dewi mendapati toni mencabut kontolnya dengan kenikmatan yang dirasakannya terputus begitu saja.

kuraih tubuh dewi dan kuminta untuk menungging, bokong indah merekah di hadapanku, kenyal dan lembut sesekali ku tampar dan kuremas sebelum akhirnya aku membimbing kontolku ke lubang memeknya lagi. ceplok ceplok ceplok suara keras benturan bokongnya dan pinggulku beriringan dengan lenguhan dan desahan dewi sebelum akhirnya mulutnya dijejal kontol toni. tubuh seksi dan mulusnya maju mundur dengan 2 lubang mulut atas dan bawah dijejal kontol bersamaan, hingga akhirnya tubuh dewi mengejang dan bergetar hebat mencapai orgasmenya. tubuhnya terkulai telungkup namun aku kembali memasukan kontolku dari belakang, ku lanjutkan menggenjotnya yang membuatnya menggeliat dan merintih sejadi-jadinya.
"oooh... oghhhhhh... oghhhhhh...", lenguh dewi yang tak lama tubuhnya kembali bergetar, kembali ia mengalami orgasmenya.

ku raih tubuh dewi, kubalikan terlentang, kedua kakinya kurentangkan dan kembali aku memasukan kontolku dan dewi kembali merintih-tintih nikmat ku genjot tanpa henti. kulumat bibirnya, kuremas buah dadanya.kurasakan empotan memeknya begti kencang, nikmat sekali.
"ampuuun masss...aryooo...", rancau dewi yang kembali mencapai orgasmenya namun aku tak mau berhenti, terus saja ku genjot hingga akhirnya aku tak lagi mau menahan orgasmeku, kuhujamankan dalam-dalam kontolku dan aku tak mau mencabutnya, aku ingin menyemburkannya di dalam.
"kamu cantik banget wi...", geramku dan seketika spermaku memancanr di dalam memek dewi, ku banjiri rahimnya dengan spermaku, aku tak peduli jika dewi akan hamil atau aku tak peduli dia istri siapa, karena bagiku dewi terlalu cantik untuk kusia-siakan.
saat kucabut kontolku, toni langsung mengambil alih dan menggenjot dewi hingga berulang kali mengalami orgasme.
 
Jav Toys
Gaple Online Indonesia
Pasang iklan hanya lewat CONTACT US
Top
Semprot is now part of LS Media Ltd