9Club Situs Judi Online Terpercaya
Asus Togel online   Mandala Toto
RGO Online
Pasang iklan, hanya lewat Contact Us.
Waspada penipuan iklan. Klik di sini untuk melihat daftar penipu.

LINGKARAN TABOO update Lanjutan Part 06

Status
Thread ini sudah dikunci moderator, dan tidak bisa dibalas lagi.

Neena

Guru Semprot
Thread Starter
Daftar
16 Aug 2019
Post
664
Like diterima
69.059
Awalnya Rey merasa biasa - biasa saja tidur seranjang dengan ibunya. Rey biasa mendapat pelukan ibunya. Begitu pun sebaliknya, Rey terbiasa memeluk ibunya dari belakang. Dan berbagai perilaku antara anak dengan ibunya, yang terkadang nyaris melewati batas. Namun pada saat itu Rey memang tidak punya perasaan yang berbeda dengan anak - anak lain kepada ibunya masing- masing.

Tapi pada suatu malam, ketika Mamie Magda sudah tidur nyenyak, Rey baru selesai membaca kembali catatan kuliahnya.

Kemudian Rey naik ke atas ranjang ibunya. Seperti biasa, tangannya mau dijulurkan untuk memeluk ibunya. Tapi ia membatalkannya, karena melihat sesuatu yang berbeda dengan biasanya. Bahwa belahan kimono ibunya terbuka. Dan saat itu ibunya tidak mengenakan celana dalam. Sehingga Rey memperhatikan bentuk kemaluan mamienya dengan seksama, sementara sang Mamie tetap tidur dengan nyenyaknya.

Sebenarnya waktu masih kecil Rey sering melihat kemaluan ibunya, yakni ketika Rey masih sering diajak mandi bareng oleh mamienya. Pada saat itu Rey sering disabuni oleh ibunya, dari ujung kaki sampai ke lehernya. Pada masa itu Rey sering melihat kemaluan mamienya. Tapi perasaan Rey datar - datar saja. Tidak ada sesuatu yang istimewa.

Tapi kini Rey sudah berumur 18 tahun. Maka perasaannya pun sudah berbeda. Ketika ia melihat kemaluan mamienya karena belahan kimononya terbuka itu, Rey merasakan sesuatu yang aneh di dalam dirinya. Rey bahkan merasakan batang kemaluannya menegang sambil membayangkan seperti apa rasanya kalau batang kemaluannya itu dimasukkan kle dalam memek sang Mamie ?

Mamie Magda berbody mirip - mirip Mama Hilda. Tinggi montok, dengan sepasang toket yang gede dan bokong yang semok. Mamie Magda itu 100% bule. Dengan sendirinya kulit Mamie Magda putih bersih. Rambutnya pirang, tapi sering dicat dengan warna brunette. Terkadang juga dihitamkan, karena ingin punya rambut seperti wanita Indonesia.

Pada saat itu Reynaldo berada di samping kanan mamienya. Dengan tangan kiri yang gemetaran, Rey menyentuh kemaluan mamienya. Lalu mengelusnya perlahan. Sementara tangan kanannya masuk ke dalam celana training putihnya, untuk menggenggam batang kemaluannya yang semakin ngaceng.

Untuk melicinkan Rey meludahi tangan kanannya banyak - banyak. Kemudian mulai mengocok penisnya, sementara tangan kirinya bukan cuma mengelus - elus memek mamienya, melainkan juga memasukkan jari tengahnya ke celah memek sang Mamie.

Sesekali Rey memandang wajah mamienya. Tapi sang Mamie tetap tertidur dengan nyenyaknya. Sehingga Rey melanjutkan aksi jemari tangan kirinya, mencolek - colek celah memek mamienya yang mulai basah, hangat dan licin.

Meski belum pernah menyetubuhi perempuan, Reynaldo sering nonton video bokep di laptopnya.

Karena itu sambil mengocok penisnya Rey membayangkan sedang menyetubuhi sang Mamie yang memeknya sedang dicolek - colek dan dicolok - colok olehnya.

Cukup lama Rey mengocok penis ngacengnya yang sudah disembulkan dengan menurunkan celana training putihnya. Sementara tangan kirinya tetap asyik mencolek - colek dan mencolok - colok celah memek mamienya yang semakin basah dan licin itu.

Sampai akhirnya Rey tiba di puncak kenikmatannya. Tanpa ragu ia arahkan moncong penisnya di betis mamienya. Dan ... crooootttt ... crooootttt ... crottttt ... crooootttttttt ... !

Sperma Reynaldo berlompatan ke arah betis gempal mamienya.

Sesaat berikutnya Reynaldo turun perlahan - lahan, untuk mengambil kertas tissue basah dari meja kecil. Lalu disekanya sperma yang membuat betis mamienya berlepotan itu.

Kemudian Reynaldo menutupkan belahan kimono mamienya, agar memeknya tidak terbuka lagi. Selimut Mamie Magda yang tersingkap lebar itu pun ditarik. Lalu Reynaldo menutupkan selimut itu buat dirinya juga.

Mamie Magda tetap tidur nyenyak. Seperti tidak tahu apa yang barusan terjadi.

Kejadian itu berulang di malam - malam berikutnya. Bahwa Reynaldo memanfaatkan kepulasan tidurnya sang Mamie. Dengan mengocok penisnya sambil menggerayangi memek maminya.

Dan sejauh itu Mamie Magda bersikap seperti tak pernah terjadi apa - apa.

Sebagai anak bungsu yang sangat dimanjakan oleh mamienya, Reynaldo semakin nekad. Pada suatu malam ia beraksi yang lebih dari biasanya.

Ketika Mamie Magda tampak sudah pulas tidur ... dan Reynaldo tau bahwa ternyata mamienya tak pernah memakai bra dan celana dalam kalau mau tidur ... Reynaldo merenggangkan kedua paha mamienya secara hati - hati.

Pada saat itu Reynaldo hanya mengenakan kaus oblong, sementara ke bawahnya tidak memakai apa - apa. Berarti penis ngacengnya sudah tak tertutup apa - apa lagi.

Reynaldo sudah mau nekad. Dan ia sudah siap menjawab jika mamienya terbangun dan marah nanti. Dia yakin kemarahan mamienya akan reda kalau sudah mendengar jawaban Rey nanti.

Ya ... Reynaldo sudah bosan mengocok dan mengocok terus penisnya. Ia ingin tahu seperti apa rasanya kalau penisnya dimasukkan dan dientotkan di dalam liang kemaluan mamienya ?

Maka setelah sepasang paha Mamie Magda direnggangkan, Reynaldo mencolek - colekkan moncong penisnya ke mulut vagina sang Mamie.

Beberapa hari sebelumnya, Reynaldo pernah membaca buku “Technique of intercourse with women perfectly” (Teknik berhubungan dengan wanita dengan sempurna). Di dalam buku itu antara lain menerangkan bahwa sebelum memasukkan penis, usahakan agar vagina perempuan basah dulu. Supaya waktu penis dibenamkan, wanitanya akan “enjoy”, tanpa merasa sakit.

Di dalam buku itu pun diterangkan, bahwa salah satu cara untuk membuat vagina wanita basah, selain melakukan oral, bisa juga dengan mencolek - colekkan moncong penis ke mulut vagina wanitanya, sampai vagina itu benar - benar basah.

Itulah yang Rey lakukan setelah moncong penisnya disentuhkan ke mulut vagina mamienya. Dengan tekun Rey mencolek - colekkan moncong penisnya ke celah memek mamienya. Rey melakukan hal itu sambil siaga, kalau - kalau mamienya tiba - tiba terbangun dan marah - marah. Rey bahkan sudah siap untuk menjawab kalau mamienya bertanya kenapa Rey sekurang ajar itu ?

Tapi sang Mamie tampak tetap tertidur dengan nyenyaknya.

Padahal belasan menit Rey mencolek - colekkan moncong penisnya ke celah memek mamienya. Bahkan pada suatu saat Rey mencoba untuk mendorong penis ngacengnya ke dalam celah kemaluan mamienya itu.

Dan ... ternyata Rey bisa membenamkan penisnya sedikit demi sedikit.

Bahkan lalu Rey mulai mengayun batang kemaluannya sambil berlutut di antara sepasang paha sang Mamie yang sudah direnggangkan lebar - lebar.

Makin lama entotan Rey makin lancar.

“Gila, “ pikir Rey, “ternyata liang memek Mamie ini luar biasa enaknya ... “

Mamie Magda tetap tampak pulas tidurnya. Padahal wanita yang kira - kira sebaya dengan Mama Hilda itu sedang dientot oleh anak bungsunya.

Apakah Mamie Magda benar - benar tidak sadar bahwa ia tengah dientot oleh anak bungsunya ? Ataukah dia hanya pura - pura tidak sadar, lalu diam - diam dia pun sedang meresapi nikmatnya dientot oleh batang kemaluan yang ereksinya sempurna dan masih sangat fresh itu ?

Entahlah. Yang jelas Rey tetap mengentot sambil berlutut, tidak berani merapatkan perut dan dadanya ke perut dan dada mamienya. Karena Rey takut mamienya terbangun lalu marah besar.

Tapi Rey tetap siap siaga, kalau - kalau mamienya mendadak bangun dan memarahinya. Meski begitu Rey yakin bahwa sang Mamie takkan memarahinya, karena Rey anak kesayangan Mamie Magda.

Setelah berkali - kali menahan nafas karena merasakan nikmatnya liang memek sang Mamie, akhirnya Rey mencabut batang kemaluannya. Lalu memegang dan mengocoknya sambil mengarahkan moncong penisnya ke perut mamienya.

Lalu ... crotttt ... croooooottttttt ... crottt ... croooooottttt ... crootttt ... croooooottttt ... crooooooooootttttttttttt ... !

Perut Mamie Magda jadi berlepotan air mani anak bungsunya. Bahkan toket sang Mamie pun ikut tersemprot oleh lendir kenikmatan Reynaldo ... !

Rey panik dan cepat menyeka perut dan toket mamienya dengan kertas tissue basah. Sampai benar - benar bersih.

Dada Rey terasa lega setelah melihat mamienya tetap tidur nyenyak sekali.

Kemudian Rey mengenakan celana piyama. Dan merebahkan diri di samping mamienya.

“Mudah - mudahan Mamie benar - benar tidak sadar bahwa aku telah mengentot liang vaginanya, “ kata Rey sambil memejamkan matanya. Lalu tertidur nyenyak di samping Mamie Tercinta.



Keesokan harinya, setelah menyantap sarapan pagi, Rey pamitan kepada mamienya, “Aku mau kuliah Mam, “ ucap Rey sambil mencium pipi kanan dan pipi kiri sang Mamie.

“Uang jajanmu masih ada ?” tanya Mamie Magda.

“Tinggal sedikit Mam, “ sahut Rey malu - malu.

Rey yakin bahwa Mamie Magda tidak menyadari apa yang telah terjadi tadi malam. Karena Mamie Magda tetap bersikap lembut kepada Rey.

“Nih buat tambah - tambah uang jajan dan bensin motormu, “ ucap Mamie Magda sambil menyerahkan sejumlah uang kepada anak bungsunya.

“Iya Mam. Terima kasih ya, “ ucap Rey sambil memasukkan uang itu ke dalam dompetnya.

“Jangan ngebut Rey. Mamie suka cemas kalau kamu pergi pakai motor. Takut lupa diri di jalan. “

“Jangan takut Mam. Aku kan gak suka ngebut dari dulu juga. “

“Iya ... jangan suka ngebut ya Sayang, “ Mamie Magda menggandeng pinggang Rey, “Mamie tak mau dengar kamu kecelakaan sekecil apa pun. “

“Emangnya Mamie sayang banget ya sama aku ?” tanya Rey yang disusul dengan kecupan di pipi sang Mamie.

“Sayang sekali, “ sahut Mamie Magda, “kamu kan satu - satuya anak cowok mamie. “

Mendengar ucapan Mamie Magda seperti itu, Rey semakin yakin bahwa mamienya tidak menyadari apa yang telah ia perbuat kepada sang Mamie tadi malam.



Tiba - tiba terdengar suara Mama Hilda agak keras dari luar kamar mandi, “Reeeeyyyy ! Kok lama amat mandinya ?”

Terawangan masa lalu Rey pun buyar. Dan sadar bahwa ia memang sudah terlalu lama berada di dalam kamar mandi mertuanya.

Lalu Rey keluar dari kamar mandi. “Barusan aku beol dulu Mama Sayaaaang, “ kata Rey sambil mencium pipi mertuanya.

“Kirain pingsan di kamar mandi, “ ucap Mama Hilda sambil mengusap dada menantunya. “Makan sarapan dulu, biar perutnya jangan kosong. Itu mama udah bikinin roti bakar isi daging dan keju. Minumnya kopi aja ya ?”

“Iya Mam. Terima kasih. Aku merasa sangat dimanjakan sama Mama Sayang. “

“Kan kamu sudah menjadi Pangeran mama. Apa pun yang Rey inginkan, pasti mama kabulkan. “

“Hmmm ... menyenangkan sekali punya mertua kayak Mama. Ya seksi, ya baik hati. Doakan aja pekerjaanku di sini berhasil ya Mam. Kalau berhasil, aku akan diangkat jadi direktur cabang di sini. “

“Ohya ?! Mama doakan deh, semoga kamu ditempatkan di kota ini. Tinggalnya di rumah ini aja. Biar mama bisa deket terus sama Pangeran mama ... “

Lalu Rey menyantap roti bakar buatan mertuanya. Setelah habis, kopinya pun diminum sampai habis.

Kemudian Rey berangkat ke tempat kerjanya.

Tapi setelah tiba di ruang kerjanya, Rey menerawang lagi. Karena semuanya masih segar di dalam ingatannya. Bahwa pada suatu hari laptopnya error. Sementara mamienya sedang pergi ke mall, untuk membeli lingerie dan bra, katanya.

Lalu Rey mencari - cari laptop punya mamienya. Karena ada tugas dari kampus, yang harus diserahkan besok pagi.

Setelah mencari - cari, akhirnya laptop sang Mamie ditemukan dari atas lemari pakaian. Kemudian diaktifkannya laptop punya mamienya itu.

Tapi ... ketika laptop itu sudah aktif, pandangan Rey tertumbuk ke sebuah flashdisk yang menempel di USB laptop itu.

“Flashdisk apa ya ?” tanya Rey di dalam hatinya, “Belakangan ini Mamie sering mengetik di laptopnya. Apakah dia sedang berbisnis atau mengetik sesuatu yang penting ?

Ternyata flasdisk itu hanya berisi catatan pribadi Mamie Magda. Dan isinya itu sangat mengejutkan Reynaldo ..... !

Dengan mata seperti tak berkedip, Rey baca isi catatan mamienya itu, yang antara lain berbunyi :



Biar bagaimana pun aku ini seorang wanita normal. Terutama normal dalam masalah seksual. Dan sejak suamiku meninggal, aku tak pernah merasakan sentuhan lelaki lagi.

Tapi aku malas menikah dengan lelaki yang tak jelas tujuannya. Aku takut salah pilih. Takut mendapatkan lelaki yang hanya ingin mengincar hartaku.

Memang banyak lelaki yang berusaha mendekatiku. Tapi aku hanya menanggapinya dengan sikap dingin saja. Sehingga mereka mundur sendiri.

Lalu pilihanku jatuh kepada anakku sendiri. Anak kesayanganku. Anak yang sudah merupakan segalanya bagiku.

Tapi mungkinkah itu ? Dia kan anakku sendiri. Masih terlalu muda pula. Sedangkan usiaku sudah kepala empat.

Makin lama aku semakin tergoda oleh hasrat ini. Hasrat yang normal bagi wanita normal. Tapi pilihanku yang tidak normal.

Berhari - hari batinku bergelut. Ada suara batin yang menolak pilihanku. Tapi di pihak lain, hasratku semakin lama semakin menjadi - jadi.

Sampai pada suatu malam, aku pura - pura sudah tertidur nyenyak. Saat itu sengaja aku tidak mengenakan celana dalam. Lalu kulepaskan tali kimonoku dan kubuka belahannya. Sehingga payudara dan kemaluanku terbuka. Selimut pun sengaja kutarik ke samping, agar Rey tersayang bisa menyaksikan kemaluanku yang sudah kucukur bersih ini.

Ya ... aku ingin tahu bagaimana reaksinya nanti setelah dia naik ke atas ranjang.

Sebenarnya aku malu menyiapkan “umpan” ini. Tapi hasrat birahiku semakin tak terkendalikan lagi. Sehingga terpaksa aku melakukannya.

Dan ... ternyata Rey terpancing oleh umpanku. Terasa tangannya gemetaran ketika menyentuh kemaluanku. Bahkan lalu ia bermasturbasi sambil menjelajahi kemaluanku.

Oooo ... seandainya dia bukan anakku, mau saja langsung kupeluk dia dan kuajak bersetubuh. Tapi aku masih takut. Takut dia menilaiku seorang ibu yang tak bermoral. Bahkan mungkin saja dia menganggapku sebagai wanita bejat.

Walau pun begitu, aku sudah cukup puas, karena pancinganku disambut oleh Rey.

Hampir tiap malam Rey bermasturbasi sambil memainkan kemaluanku.



Dan akhirnya ia melakukan sesuatu yang sangat kuinginkan. Ia benar - benar menyetubuhiku dan berhasil membuatku orgasme. Tapi aku tetap bersikap seolah - olah tidur nyenyak.

Terima kasih Rey Sayang ... sekarang dirimu sudah menjadi segalanya bagiku.




Banyak ... banyak lagi yang Mamie Magda ketik di dalam flashdisk itu. Semuanya Rey baca dengan serius.

“Ternyata Mamie menginginkanku, “ pikir Rey setelah selesai membaca catatan rahasia mamienya itu.

Rey senang ... senang sekali setelah membaca isi flashdisk itu. Tapi Rey tidak jadi memakai laptop Mamienya. Lalu menaruh laptop itu di tempat asalnya. Supaya mamienya tidak tahu bahwa Rey sudah membuka dan membaca isi flashdisk itu.

Akhirnya Rey membawa laptopnya sendiri ke warnet di seberang rumahnya. Karena warnet itu bisa mereparasi PC dan laptop.

Ternyata errornya tidak terlalu sulit. Tukang service komputer di warnet itu hanya sebentar memperbaiki laptop Rey, dengan biaya murah pula.

Maka Rey bisa mengerjakan tugas dari kampus itu. Dan menyelesaikannya dalam waktu singkat.

Tak lama kemudian sedan Mamie Magda memasuki pekarangan rumah yang lumayan besar itu.

Rey senang ... senang sekali. Karena ia sudah tahu perasaan sang Mamie yang sebenarnya .....



Mulustrasi Mamie Magda di part berikutnya



(Bersambung)




“Remember, sex is never a thing you just had. Sex is the intercourse, the merging or convergence, of who the two of you are—your spirits merging. People ask, “How was it for you?” The reply is often, “It was great.” But is this really the right question and answer? Instead, personalize your question and ask, “How are you?” Respond with depth. Gaze into each other’s eyes and speak your truth: “I’m over the moon,” or “I love you,” or “I melted and I’m just coming back into myself.”
― Alexandra Katehakis


“Ingat, seks bukanlah hal yang baru saja Anda miliki. Seks adalah persetubuhan, penggabungan atau konvergensi, tentang siapa Anda berdua — roh Anda menyatu. Orang-orang bertanya, "Bagaimana menurut Anda?" Jawabannya sering kali, "Hebat." Tetapi apakah ini benar-benar pertanyaan dan jawaban yang benar? Sebaliknya, sesuaikan pertanyaan Anda dan tanyakan, "Apa kabar?" Tanggapi dengan mendalam. Tatap mata satu sama lain dan ucapkan kebenaran Anda: "Aku sudah melewati bulan," atau "Aku mencintaimu," atau "Aku meleleh dan aku baru saja kembali ke diriku sendiri."
― Alexandra Katehakis
 
Status
Thread ini sudah dikunci moderator, dan tidak bisa dibalas lagi.
Sbo Hoki Online   Senior Bola Online
Jav Toys
Gaple Online Indonesia   9 club
Pasang iklan hanya lewat CONTACT US
Top
Semprot is now part of PAGCOR