9Club Situs Judi Online Terpercaya
Asus Togel online   Mandala Toto
RGO Online
Pasang iklan, hanya lewat Contact Us.
Waspada penipuan iklan. Klik di sini untuk melihat daftar penipu.

LINGKARAN TABOO update Lanjutan Part 06

Status
Thread ini sudah dikunci moderator, dan tidak bisa dibalas lagi.

Emilalona

Semprot Lover
Daftar
2 Jul 2019
Post
226
Like diterima
108
Ayo muncul lagi Sis. Kita kangen nih sama Sista
Atau mungkin besok pagi baru bisa muncul ya ?
 

Neena

Guru Semprot
Thread Starter
Daftar
16 Aug 2019
Post
664
Like diterima
69.059
[URL=https://imgbox.com/2RZ9H53u]

Reynaldo sangat bersemangat setelah melihat mamienya celentang sambil merenggangkan sepasang paha gempalnya. Kini Rey akan melakukan semuanya tanpa dikejar rasa takut lagi. Karena Rey sudah mendapatkan “lisensi” dari mamienya. Lisensi untuk menyetubuhi sang Mamie .... !

Ketika Rey mengusap - usap kemaluan mamienya, Rey tahu benar bahwa kemaluan sang Mamie yang biasanya bersih dari jembut, kini sudah numbuh meski baru 1 - 2 milimeteran.

Tapi Rey tak memasalahkan hal itu. Yang penting baginya adalah lubang kecil yang hangat, licin dan empuk itu.

Rey sudah sering nonton bokep yang ada cunnilingus-nya (cunnilingus = jilat memek). Karena itu Rey tidak canggung lagi untuk menjilati memek mamienya, berdasarkan keseringannya nonton bokep yang sedang jilmek.

Maka dengan nlincahnya bibir dan lidah Rey menggasak celah memek Mamie Magda. Bahkan kelentit sang Mamie pun tak luput dari jilatan dan isapan Rey. Sehingga Mamie Magda mulai menggeliat dan mengejang, sambil mengusap - usap rambut Rey.

Tak cuma itu. Jari tangan Rey pun ikut beraksi. Jari tengah dan telunjuknya dibenamkan ke dalam liang memek sang Mamie. Lalu digerak - gerakkan maju - mundur, menyerupai gerakan penis yang sedang mengentot.

Maka dalam tempo singkat celah vagina Mamie Magda pun mulai basah oleh air liur Rey bercampur dengan lendir libido sang Mamie sendiri.

Akhirnya Mamie Magda meringis dan berkata, “Masukin aja punyamu Sayang ... lubang vagina mamie udah basah ... “

Inilah detik - detik yang paling menyenangkan bagi Rey. Bahwa ia bebas meletakkan moncong penisnya di mulut vagina mamienya. Kemudian ia mendorong senjata vitalnya itu. Dan ... blesssssssss ... penis ngaceng Rey mulai membenam ke dalam liang memek mamienya.

Mamie Magda menahan nafasnya sejenak. Lalu mendekap pinggang Rey sambil berbisik, “Sejak papiemu meninggal, mamie tak pernah disentuh oleh lelaki lain. Baru sekaranglah mamie menyerahkan kehormatan, kepada putra kesayangan mamie. “

“Iya Mam ... terima kasih. Aku tak merasa dikejar - kejar perasaan takut lagi, karena ternyata Mamie pun membutuhkan diriku, “ sahut Rey yang lalu mulai mengayun penisnya perlahan - lahan.

“Kamu pernah menyetubuhi perempuan ?” tanya Mamie Magda sambil mempererat dekapannya.

“Belum pernah Mam. Sumpah apa juga aku berani. Aku memang belum pernah nidurin perempuan lain kecuali Mamie ini, “ sahut Rey.

“Tapi waktu jilatin memek mamie tadi, seperti yang udah berpengalaman. Belajar dari mana ?”

“Dari buku pengetahuan tentang masalah seksual dan dari video bokep. Kalau aku melakukan kesalahan, tolong betulin ya Mam. “



“Ya, nanti mamie ajarin bagaimana cara berhubungan seks yang bagus, supaya istrimu kelak akan selalu merasa puas. Sekarang lanjutin dulu entotannya. Jangan direndem begini. “

“Hehheee ... iya Mam ... “

Sesaat kemudian Rey mulai benar - benar mengentot mamie kandungnya. Dengan ayunan penis yang agak cepat dan berirama.

“Oooo ... oooooo ... oooooohhhhh .... Reeeeey ... kontolmu enak sekali Reeey ... “ rintih Mamie Magda mulai tak bisa mengontrol dirinya lagi.

“Me ... memek Mamie juga enak sekali ... licin dan empuk ... bikin geli - geli enak Mam .. uuughhhhh ... uuuuughhhh .... “

“Entot terus Rey ... ini luar biasa enaknya ... oooohhhh ... luar biasa enaknyaaaa ... “

Mereka berceloteh terus di bawah sadarnya.

Namun jam terbang Rey masih rendah. Sehingga ketika Mamie Magda baru “manasin mesin”, Rey melenguh dan gemetaran. Lalu moncong penisnya menaburkan “cendol putih” nya di dalam liang memek sang Mamie.

Crottt ... croooooooootttt ... crooottttt ... crooootttttcroooooootttttt ... crooooooooootttt ... !

Mamie Magda terlongong dan bergumam, “Udah ejakulasi Rey ?”

“Iii ... iya Mam ... “ sahut Rey yang sudah terkulai di atas perut mamienya.

Tentu saja Mamie Magda kecewa. Karena ketika ia sedang enak - enaknya dientot oleh Rey, anak bungsunya itu keburu ngecrot.

Tapi Mamie Magda lalu sadar bahwa Rey masih pemula. Biasanya memang begitu. Seorang pemula belum terbiasa mengontrol dirinya sendiri. Lalu terlalu tenggelam dalam keindahan dan kenikmatan yang tengah dialaminya. Maka dengan cepatnya berejakulasi.

Maka setelah Rey mencabut batang kemaluannya dari liang memek Mamie Magda, sang Mamie pun memberi petunjuk tentang beberapa trik pada waktu bersetubuh. Semua “pelajaran penting” itu disimak oleh Rey. Dan berjanji di dalam hatinya bahwa “next time must be better”.

Setelah memberi petunjuk - petunjuk kepada Rey, Mamie Magda mulai menggenggam batang kemaluan Rey yang masih lemas itu. Gairah sang Mamie yang masih menggebu - gebu, membuatnya tak jaim - jaiman lagi. Dikulumnya penis Rey yang masih lemas itu, kemudian lidah sang Mamie bermain dengan lincahnya. Menyelomoti dan mengurut - urut penis putra kesayangannya dengan binal sekali.

Dan Reynaldo masih segar - segarnya anak muda. Dalam tempo singkat saja penis Rey ngaceng kembali. Dan siap untuk berlaga di medan birahi kembali.

Mamie Magda girang dan menyuruh Rey celentang.

Lalu sang Mamie berjongkok dengan kedua kaki berada di kanan kiri pinggul putranya. Sambil memegang penis Rey yang sudah ngaceng dan menempelkan moncongnya ke mulut memek sang Mamie.

Lalu Mamie Magda menurunkan bokongnya, sehingga penis Rey membenam lagi ke dalam liang memek sang Mamie yang masih basah tapi belum orgasme itu.

Sesaat kemudian Mamie Magda laksana seorang joki yang sedang memacu kudanya. Bokong gedenya emplud - empludan di atas selangkangan Rey, sementara liang memeknya membesot - besot penis Rey.

Rey terdiam, tapi tidak pasif. Karena sepasang toket gede sang Mamie yang bergelantungan di atas dada Rey, lalu diremas - remasnya dengan nafsu yang sudah bergejolak lagi.

Kali ini Rey sudah mendapatkan pengarahan dan petunjuk dari sang Mamie tadi. Tentang cara yang biasa dilakukan lelaki pada waktu bersetubuh, agar jangan cepat ngecrot seperti ayam jago (yang sangar sebelum memacek betinanya, tapi begitu menunggangi betinanya, langsung crooot).

Lagipula ketika Mamie Magda main di atas itu, buat Rey adalah ronde kedua. Maka tidak aneh kalau Rey mampu bertahan lama waktu mamienya sedang beraksi dalam posisi WOT itu.

Tapi seperti biasanya, wanita dalam posisi WOT bisa mencapai orgasme lebih cepat daripada posisi missionary.

Mamie Magda pun begitu. Setelah belasan menit ia bermain di atas, ia pun ambruk ke atas dada Rey. Dengan liang memek yang berkedut - kedut.

Kemudian Mamie Magda menggulingkan tubuhnya ke samping Rey, sehingga batang kemaluan Rey terlepas dari liang memek sang Mamie.

“Ayo masukin lagi Rey ... mamie udah orgasme barusan, “ ucap Mamie Magda sambil merentangkan kedua paha putih gempalnya.

Rey mengangguk. Lalu meletakkan kepala penisnya di mulut vagina sang Mamie yang sudah ternganga kemerahan itu. Lalu dengan sekali dorong saja ... blessssss ... penis Rey langsung terbenam semuanya ke dalam liang sanggama mamienya.

Kemudian Rey mengayun kembali batang kemaluannya, bermaju mundur di dalam liang sanggama sang Mamie. Dan Rey rasakan lagi nikmatnya gesekan antara batang kemaluanya dengan dinding liang memek mamienya yang licin dan hangat itu.

Sebenarnya Rey merasakan semua itu laksana dalam mimpi. Karena tadinya ia menyangka mamienya takkan “sejinak” itu. Bahkan tadinya ia menyangka mamienya akan marah besar kalau tahu bahwa ia suka ngocok sambil menggerayangi memek mamienya. Bahkan belakangan ia nekad membenamkan penisnya ke dalam memek sang Mamie. Lalu mengentotnya secara hati - hati.

Rey tak pernah menduga kalau sang Mamie ternyata membutuhkan kejantanannya. Itulah sebabnya Rey merasa seolah sedang bermimpoi ketika penisnya mulai “memompa” liang memek sang Mamie yang terasa licin dan hangat dan sangat enak itu.

Mamie Magda pun sudah segar lagi kelihatannya. Ia tampak mulai menikmati lagi entotan putra bungsunya.

Kali ini dengan gagahnya Reynaldo menyetubuhi sang Mamie. Durasinya pun sudah lain dari aksi pertama tadi. Setiap kali ia merasa mulai “gawat”, dihentikannya ayunan penisnya sejenak. Lalu menciumi bibir dan menjilati leher sang Mamie.

Semua itu Rey lakukan atas “pengarahan” sang Mamie tadi. Pengarahan tentang trik - trik untuk memuaskan wanita yang Rey setubuhi.

“Iya Rey ... ooooh enaknya jilatanmu ini Rey ... mamie pasti bakal orgasme lagi nih ... ooooh ... jilatin terus Rey ... sambil gigitin kecil - kecil aja ... tapi jangan sampai menimbulkan bekas ... naaaah ... iya ... iyaaaaaa ... entot terus sambil jilatin leher mamie ... sambil gigitin begini ... iyaaaaa ... Reeey ... mamie jadi semakin sayang padamu Reeey ... “

Cukup lama Rey lakukan semuanya itu. Bahkan kemudian Rey mulai menjilati dan mengemut pentil toket kiri sang Mamie sambil meremas toket kanannya. Ini pun sangat disukai oleh Mamie Magda. Sehingga rintihan histeris sang Mamie semakin menjadi - jadi.

“Sayaaaang ... mamie makin sayang padamu ... entot terusssss ... entooootttt ... aaaah ... ini luar biasa enaknya Sayaaaang ... aaaaaah ... uuuuuuh .... oooooohhhh ... Reeeey ... makin enak Reeeey ... mamie mau orgasme lagi Reeeeey .... cepetin ngentotnya Reeeey ... cepetin ... entoooooottttttt .... entooooooootttttt ..... “

Rey semakin mempercepat entotannya. Namun akibatnya, Rey pun mulai berada di detik - detik krusial. Rey tak bisa lagi mempertahankan diri. Maka pada saat Mamie Magda mengejang tegang, Rey pun mengalami hal yang sama. Rey tancapkan penisnya sedalam mungkin, sampai mentok di dasar liang memek sang Mamie yang hampir mencapai puncak orgasmenya.

Lalu mereka saling cengkram. Saling remas dan sama - sama menahan nafas.

Kemudian Rey rasakan liang memek mamie kandungnya berkedut - kedut, sementara penis Rey pun mengejut - ngejut sambil memuntahkan lendir kenikmatannya.

Croootttt ... crotttttt ... crooooooooooottttttttt ... crotttt ... crooooooooooooooooooottttttttttt ... croootttttt ... croooooooooooooooooooooooooootttttttttt ... !

Lalu mereka sama - sama menggelepar. Lalu mereka sama - sama terkapar di pantai yang indah sekali ... pantai yang bernama Kepuasan.

Sesaat kemudian Mamie Magda mencium bibir putra bungsunya. Disusul dengan ucapan lirihnya, “Terima kasih Sayang. Ternyata kamu sangat memuaskan. “

“Iya Mam ... yang barusan luar biasa indahnya ... “



Peristiwa itu berulang dan berulang terus pada hari - hari berikutnya. Mamie Magda dan Reynaldo ketagihan dan ketagihan terus.

Reynaldo seolah mendapatkan nafas baru, semangat baru dan keindahan baru. Meski semuanya didapatkan dengan suatu kesalahan besar. Tapi baik Rey mau pun mamienya sudah sama - sama enjoy dengan kesalahan yang mendatangkan kenikmatan itu.

Sampai pada suatu hari ...

Hari itu Rey tidak ada kuliah. Sehingga ia bisa membersihkan kolam ikan koi kesayangannya. Memang Rey senang sekali pada ikan koi. Terlebih setelah ia membaca ulasan di sebuah media, khusus mengenai ikan koi. Konon ikan koi bisa sampai 200 tahun umurnya (kalau sehat). Sehingga ikan koi bisa dijadikan sahabat abadi bagi manusia. Setelah pemiliknya meninggal, ikan koi peliharaannya masih tetap hidup, karena umur manusia tiada yang sampai 200 tahun.

Tiba - tiba Mamie Magda memegang sepasang bahu Rey dari belakang.

“Hari ini gak ada kuliah kan Sayang ?” sapa Mamie Magda di belakang Reynaldo.

“Iya Mam. Hari ini libur, “ sahut Rey.

“Baguslah kalau begitu. Tante Nadine mau ke sini, karena ada perlu sama kamu, “ kata Mamie Magda.

“Perlu sama aku ? Ngapain ? Mau ngasih kerjaan di perusahaannya ? Aku kan masih kuliah Mam. “

Mamie Magda melangkah ke depan Rey. Sambil tersenyum ia berkata perlahan, “Dia membutuhkanmu untuk pribadinya. Tapi harus dirahasiakan. Jangan sampai Tante Olivia dan Tante Sandra tau. “

“Aku gak ngerti Mam. Ada sesuatu yang harus dirahasiakan itu apa ?” tanya Rey bingung.

Mamie Magda menjawabnya dengan bisikan di dekat telinga Rey, “Dia ingin punya anak. Suaminya gagal terus membuahi rahimnya. Jadi ... dia ingin agar kamu menghamilinya. “

“Haaaa ?! “ Rey terkejut, “Mamie ada - ada aja. Jadi aku harus jadi pejantan buat Tante Nadine ? Hihihiiiiii ... !”

“Kasian adik mamie yang satu itu Rey. Olivia dan Sandra kan udah pada punya anak. Tapi Nadine itu ... sudah tujuh tahun menikah gak punya anak sampai sekarang. “

Rey terdiam. Ia tahu bahwa mamienya punya adik wanita tiga orang, bernama Olivia, Sandra dan Nadine. Di negeri aqsal mereka tidak dikenal istilah “Tante”. Tapi karena mereka tinggal di Indonesia, maka mereka ikut - ikutan menggunakan istilah itu. Dan “Tante”Nadine itu adik Mamie Magda yang paling kecil, yang pada saat itu usianya sekitar 34 tahunan.

Sebenarnya hati kecil Rey kaget bercampur senang mendengar berita rahasia itu, bahwa Tante Nadine ingin punya anak dan akan meminta “kemurahan hati” Rey untuk menghamilinya. Tentu saja Rey senang, karena Tante Nadine itu cantik, jauh lebih muda daripada Mamie Magda pula.

Tapi Rey menyembunyikan rasa senang itu karena malu memperlihatkan rasa senangnya itu di depan mamienya.

Dan Mamie Magda tidak mau menunggu sikap senangnya Rey pada tugas rahasia itu. Mamie Magda malah berkata, “Mandi dulu sana Sayang. Sebentar lagi Tante Nadine datang. Nanti pakai aja kamar yang di lantai atas, supaya kamu bebas melakukannya dengan tantemu. Tapi ingat ... soal hubungan kita harus dirahasiakan. Tantemu jangan sampai tahu ya. “

“Iya Mam, “ sahut Rey sambil melangkah ke arah kamar mandinya.

Lalu Rey mandi sebersih mungkin. Sambil menerawang ke sesuatu yang mungkin bakal terjadi sebentar lagi.

“Tante Nadine memang cantik. Agak jauh lebih muda pula daripada Mamie. Lalu dia ingin kuhamili. Maka kalau dia sudah datang nanti, berarti dia akan menyerahkan memeknya untuk kuentot. Hahahaaa ... ada rejeki nomplok nih. Mana mungkin aku akan menolaknya. Terlebih lagi Mamie sendiri yang memintanya. “

Setelah selesai mandi, Rey kenakan celana pendek denim dan baju kaus biru tua. Kemudian ia keluar dari kamar mandi.

Ternyata Tante Nadine sudah hadir, sedang ngobrol dengan Mamie Magda di ruang keluarga. Saat itu Tante Nadine mengenakan gaun batik tanpa lengan, bagian atasnya hanya disambungkan dengan tali yang diikatkan di sepasang bahunya.

Tante Nadine membiarkan rambut pirangnya tanpa pewarna rambut. Memang hanya Mamie Magda yang sering ganti - ganti warna rambut.

“Hallo Reynaldo ... ! Apa kabar ?” sapa Tante Nadine sambil berdiri dan memegang kedua pergelangan tangan Rey.

“Sehat Aunty, “ sengaja Rey menggunakan istilah Aunty, karena ia merasa bukan keturunan Belanda.

Lalu wanita bule berambut blonde itu mencium pipi kanan dan pipi kiri Rey. Bukan sekadar menyentuhkan pipi dengan pipi.

“Langsung aja ajak ke lantai atas Rey, “ ucap Mamie Magda yang tetap duduk di sofa.

“Iya Mam, “ sahut Rey sambil memegang pergelangan tangan tantenya menuju tangga ke lantai dua.

Pada waktu ayah Rey masih hidup, lantai dua itu dipakai oleh Mamie Magda dan Papie Bharata (nama ayah Rey). Sementara kamar - kamar di lantai bawah dipakai oleh anak - anak. Oleh Clara, Jessy dan Rey.

Tante Nadine membawa gelas sloki berisi soft drink yang disuguhkan oleh Mamie Magda, lalu mengikuti langkah keponakannya menuju lantai atas.

Di lantai atas bentuknya seperti kamar apartemen. Ada dapurnya, ada ruang cengkerama dan ada kamar tidurnya, tentu lengkap dengan bathroom dan tolilet.

Saat itu Rey langsung mengajak tantenya langsung masuk ke dalam kamar. Di situ ada satu set sofa, ada lemari pakaian, ada meja rias, ada kulkas dan ada televisi ukuran sedang.

Rey masih merasa canggung berhadapan dengan adik bungsu sang Mamie yang berperawakan tinggi semampai itu. Terlebih kalau mengingat bahwa ia punya “tugas” untuk menghamili sang Tante.

Pada saat itu Tante Nadine sudah duduk di sofa sambil meneguk soft drink yang dibawa ke lantai dua itu.

“Sini duduk ... kita ngobrol dulu ... “ ucap Tante Nadine sambil meraih pergelangan tangan keponakannya.

Rey pun terduduk di samping tantenya.

“Mamiemu sudah ngomong apa yang akan kita lakukan sekarang kan ?” tanya Tante Nadine sambil menepuk lutut Rey yang tidak tertutup celana pendeknya.

“Sudah Aunty. “

“Dan kamu sudah siap untuk melakukannya ?” tanya Tante Nadine sambil mendekatkan bibibr sensualnya ke bibir Rey.

“Si ... siap ... “ ucapan terputus karena bibirnya dipagut oleh sang Tante. Pada saat itulah Rey bereaksi. Dengan melumat bibir sensual dan menghembuskan hawa hangat dan harum itu.

Beberapa saat mereka saling peluk dan saling lumat bibir. Tubuh Tante Nadine pun mulai menghangat. Lalu ia berkata, “Kalau kamu berhasil menghamiliku, aku akan menghadiahimu sesuatu. Selain daripada itu, setelah kamu selesai kuliah, kamu akan bekerja di perusahaanku. Tentu dengan jabatan yang bagus. “

“Iya Aunty. Tapi yang aku baca di buku, untuk menciptakan kehamilan itu harus sering hubungan seksnya ... bukan hanya sekali - dua kali. “

“Tentu saja. Tapi berikutnya jangan di sini. Nanti akan kuberi alamat rumah yang bisa dijadikan tempat ketemuan kita. Kebetulan rumah itu agak dekat dengan kampusmu. “

“Siap Aunty, “ Rey mulai berani mengusap - usap paha tantenya yang terbuka dari gaun batik tipisnya.

“Di sana aja yok, “ ucap Tante Nadine sambil menunjuk ke arah bed.

Rey mengangguk. Lalu bergerak duluan ke arah bed dan celentang di situ.

Tante Nadine pun duduk di pinggiran bed, sambil merayapkan tangannya ke paha Rey.





(Bersambung)





“I think virginity is fine, just as I think having sex is fine. I don't really care what women do sexually, and neither should you. In fact, that's the point. I believe that a young woman's decision to have sex, or not, shouldn't impact how she's seen as a moral actor.”
― Jessica Valenti


“Saya pikir keperawanan itu baik-baik saja, sama seperti saya pikir berhubungan seks juga baik-baik saja. Saya tidak terlalu peduli apa yang wanita lakukan secara seksual, dan Anda juga tidak seharusnya. Faktanya, itulah intinya. Saya percaya bahwa keputusan seorang wanita muda untuk berhubungan seks, atau tidak, seharusnya tidak memengaruhi cara dia dilihat sebagai aktor moral. "
― Jessica Valenti
 
Status
Thread ini sudah dikunci moderator, dan tidak bisa dibalas lagi.
Sbo Hoki Online   Senior Bola Online
Jav Toys
Gaple Online Indonesia   9 club
Pasang iklan hanya lewat CONTACT US
Top
Semprot is now part of PAGCOR