9Club Situs Judi Online Terpercaya
Asus Togel online   Mandala Toto
RGO Online
Pasang iklan, hanya lewat Contact Us.
Waspada penipuan iklan. Klik di sini untuk melihat daftar penipu.

LINGKARAN TABOO update Lanjutan Part 06

Status
Thread ini sudah dikunci moderator, dan tidak bisa dibalas lagi.

Hafusa77

Senpai Semprot
Daftar
28 Jan 2020
Post
892
Like diterima
752
mantap suhu naena
[/URL]

INDEX :



Part 01 ----- page 001
Part 02 ----- page 005
Part 03 ----- page 011
Part 04 ----- page 015
Part 05 ----- page 022
Part 06 ----- page 030








































Pembaca yang budiman,



Kisah ini 80 % real. Sisanya adalah pendramatisiran belaka, untuk memuluskan jalannya cerita semata.

Tapi untuk menjaga nama baik semua pihak, nama para pelaku dan tempat kejadian sudah diubah semua.
Jika ada kemiripan dengan nama dan tempat kejadian, hanya kebetulan semata.

Selamat mengikuti.

Neena Maureen.
 

Neena

Guru Semprot
Thread Starter
Daftar
16 Aug 2019
Post
664
Like diterima
69.059
Rey terlongong menyaksikan tubuh kakak iparnya yang bohay itu. Memang sangat mirip dengan tubuh Mama Hilda. Hanya bedanya, Mama Hilda sudah berusia senja, sementara Lana masih muda.

“Di sana aja yuk, “ ucap Rey sambil menunjuk ke arah bed.

Lana mengangguk sambil tersenyum. Lalu melangkah duluan ke arah bed dan merebahkan diri di atasnya.

“Angan - anganku yang tersimpan sejak lama, kini terwujud, “ ucap Rey sambil merayap ke atas perut Lana yang masih berbaju kaus hitam, sementara Rey sendiri pun masih mengenakan baju kaus merahnya.

“Aku juga tau, dahulu kamu sering nyuri - nyuri pandang dengan sudut matamu, “ sahut Lana sambil merangkul leher Rey ke dalam pelukannya.

“Iyaaa ... lalu perasaan Mbak sendiri gimana ?” tanya Rey sambil mencolek - colek bibir Lana yang sensual.

“Tentu aja suka, karena Rey punya daya tarik tersendiri. Tapi Rey sudah punya Niken, sementara aku pun sudah punya suami. “

Rey pagut bibir sensual kakak iparnya. Lalu mereka saling lumat dengan hangatnya. Sementara batang kemaluan Rey yang bertempelan dengan kemaluan Lana, mulai menegang ... makin lama makin tegang.

Dan tiba - tiba saja Lana bergerak cepat, sehingga wajahnya berada di atas selangkangan Rey. Lalu menangkap batang kemaluan Rey ... dan memasukkan ke dalam mulutnya.

Rey agak kaget, karena tahu - tahu batang kemaluannya sudah dikulum dan digeluti oleh lidah Lana. Sementara bagian batang kemaluan yang tidak terkulum, mulai diurut - urut oleh jemari sang Kakak Ipar.

Ini memang kejutan bagi Rey. Karena wanita bertubuh tinggi montok yang tadi kelihatan bersedih itu, kini berubah menjadi perempuan binal. Yang dengan “tangkas” mengoral penis Rey.

Cukup lama Lana mengoral Rey dengan ketrampilannya yang sudah terlatih. Sehingga Rey pun ingin balas mengoralnya. Tapi Lana mencegahnya dengan ucapan, “Jangan dijilatin ... punyaku sudah basah sekali Rey “. Kata - kata itu Lana ucapkan sambil menelentang dan mengusap - usap kemaluannya sendiri.

“Terus ... mau langsung dimasukin ?” tanya Rey sambil memegang batang penisnya yang sudah ngaceng berat.

“Iya. Aku sudah horny berat neh ... “ sahut Lana tersipu.

Maka tanpa buang - buang waktu lagi Rey meletakkan moncong penisnya di ambang mulut memek kakak iparnya.

Ternyata pengakuan Lana itu benar. Ketika Rey membenamkan batang kemaluannya, Rey rasakan betapa basah dan licinnya liang memek kakak iparnya itu. Maka dengan mudahnya Rey membenamkan batang kejantanannya ke dalam liang memek sang Kakak Ipar. Sampai masuk semuanya.

Pada saat yang sama Lana merengkuh leher Rey ke dalam pelukan hangatnya.

Lalu mulailah Rey mengayun penisnya yang memang berukuran di atas rata - rata buat bangsaku. Membuat pelukan Lana semakin erat dan semakin hangat.

Terompet birahi sudah ditiup. Genderang surgawi pun sudah ditabuh.

Meski mereka sedang bertualang, semua yang mereka lakukan adalah sesuatu yang manusiawi. Karena mereka saling membutuhkan, saling menikmati gesekan demi gesekan batang kemaluan Rey di dalam liang memek kakak iparnya, yang ternyata luar biasa nikmatnya.

Di detik - detik penuh nikmat itu, Lana pun mulai menggeol - geolkan pantatnya sambil merintih - rintih histeris, “Oooooh ... Rey ... ini luar biasa enaknya Rey ... dengan mantan suamiku belum pernah merasakan yang begini enaknya Reeey ... ooooohhhh ... genjot terus Reeeey ... ini ... makin lama makin enaaaak .... entot terus Rey ... jangan brenti - brenti ... aaaaaahhhh ... iyaaaaa ... iyaaaaaa ... entot teruuuussss ... Reeeeeyyy ... jangan - jangan aku sudah mulai mencintaimu Reeeey ... entot terussss ... iyaaaaaaa ... iyaaaa ... iyaaaaaaa ... luar biasa nikmatnya Reeeeeey .... “

Rey sendiri sedang merasakan hal yang sama. Bahwa liang memek kakak sulung Niken itu luar biasa legitnya. Bahkan mungkin lebih legit daripada liang memek Yuli. Tapi Rey tak mau membandingkannya dengan memek Mama Hilda. Karena biar bagaimana pun Rey menganggap Mama Hilda sebagai sosok yang tadinya sangat Rey hormati. Lalu setelah Rey berhasil merenggut kehormatannya, Rey menganggap sebagai sesuatu yang sangat mengesankan. Karena tidak banyak lelaki yang bisa menyetubuhi ibu mertuanya. Sedangkan dengan kakak ipar atau adik ipar, banyak yang pernah mengalaminya.

Memang Rey menganggap memek Lana paling enak di antara keluarga istrinya. Tapi Rey tetap menyimpan nama Mama Hilda di hatinya, sebagai sosok yang paling mengesankan dalam kehidupan dan petualangannya.

Rey sendiri merasakan persetubuhan dengan Lana ini makin lama makin nikmat. Membuat nafasnya berdengus - dengus. Sementara mulutnya tiada henti menjilati leher Lana disertai dengan celucupan dan gigitan kecil. Tangannya pun tiada henti meremas dan memainkan pentil toket kakak iparnya. Memang toket Lana tidak segede toket mamanya. Tapi masih tergolong gede juga toket kakak ipar Rey itu.

Keringat pun mulai membasahi tubuh mereka, karena sudah cukup lama mereka bersetubuh di kamar pribadi Rey itu.

Bahkan pada suatu saat, Lana mulai berkelojotan. Sebagai tanda - tanda akan mengalami orgasme. Hal itu semakin jelas ketika Lana memperlihatkan kepanikannya, “Aaaahhh ... Reeeey ... aku ... aku mau lepas Reeeey .... aaaaaaa .... “

Rey pun menanggapinya dengan mempercepat ayunan penisnya, sambil mengintesifkan remasannya di sepasang payudara Lana.

Sampai pada suatu saat ... ketika Lana mengejang tegang, Rey pun menancapkan batang kemaluannya di dalam liang kewanitaan Lana. Tapi Rey masih jauh ejakulasi. Rey hanya ingin menikmati enaknya liang memek wanita pada detik - detik orgasmenya. Lalu Rey merasakannya. Liang memek Lana berkedut - kedut kencang, kemudian ada gerakan menyerupai spiral, seolah tengah mendorong dan memuntahkan penis Rey dari liang sanggamanya.

Tapi Rey mendesakkan batang kemaluannya lagi. Sambil menikmati erotisnya liang sanggama Lana yang sedang bergerak - gerak spontan itu.

Lalu Lana terkapar lemas sesaat. Dan menatap wajah Rey dengan sorot puasnya seorang wanita yang baru mencapai orgasme.

“Terima kasih Rey ... rasanya semangat hidupku jadi bangkit kembali, “ ucap Lana yang disusul dengan ciuman hangat di bibir Reynaldo.

“Tapi aku belum selesai Mbak. Bagaimana kalau kita lanjutkan dalam posisi lain ?” tanya Rey.

“Oke, “ sahut Lana sambil tersenyum. Sambil membalikkan badannya jadi merangkak dan menunggingkan bokong gedenya.

Rey pun berlutut sambil memegang bokong gede kakak iparnya. Lalu memegang penisnya dengan tangan kiri dan meraba - raba kemaluan Lana dengan tangan kanannya.

Tak sulit bagi Rey untuk membenamkan kembali batang kemaluannya ke dalam liang vagina Lana yang masih becek itu. Lalu sambil berlutut Rey mulai mengayun kembali batang kejantanannya. Seolah tengah memompa liang erotis yang membuat nafasnya tertahan - tahan itu.

Seperti yang sering dilakukannya kepada Mama Hilda, kini Rey mengentot Lana sambil menepuk - nepuk buah pantat kakak iparnya yang memang semok itu.

Erangan dan rintihan erotis pun mulai berhamburan lagi dari mulut Lana. Berbaur dengan dengus nafas Rey yang mirip dengus kuda di istalnya.

Tapi posisi doggy ini mungkin terlalu nikmat buat Lana. Sehingga belasan menit kemudian ia ambruk di puncak orgasmenya yang kedua.

Sehingga Rey melanjutkannya dalam posisi klasik kembali. Posisi missionary lagi.

Pada saat itulah terdengar suara Lana, “Rey ... kalau aku mencintaimu nanti gimana ?”

“Santai aja Mbak. Cinta backstreet malah lebih indah daripada cinta di bawah lampu neon, “ sahut Rey sambil mempercepat entotannya. Makin lama makin cepat. Sementara Lana mulai mengerang dan merintih histeris kembali.

Mereka sudah lupa daratan. Lupa segalanya. Yang mereka ingat cuma satu. Bahwa gesekan antara kemaluan mereka membuat batin mereka seolah tengah melayang - layang di langit ketujuh. Langitnya surga dunia.




[URL=https://imgbox.com/zaFgHjc1]


















(Bersambung)




“Falling in love, although it resulted in altered body chemistry and was therefore real, was a hormonally induced delusional state, according to him. In addition it was humiliating, because it put you at a disadvantage, it gave the love object too much power. As for sex per se, it lacked both challenge and novelty, and was on the whole a deeply imperfect solution to the problem of intergenerational genetic transfer.”
― Margaret Atwood




“Jatuh cinta, meski mengakibatkan perubahan kimiawi tubuh dan oleh karena itu nyata, menurutnya adalah keadaan delusi yang diinduksi oleh hormon. Selain itu, itu memalukan, karena membuat Anda dirugikan, hal itu memberi objek cinta terlalu banyak kekuatan. Sedangkan untuk seks, ia tidak memiliki tantangan dan kebaruan, dan secara keseluruhan merupakan solusi yang sangat tidak sempurna untuk masalah transfer genetik antargenerasi. "
― Margaret Atwood
 
Status
Thread ini sudah dikunci moderator, dan tidak bisa dibalas lagi.
Sbo Hoki Online   Senior Bola Online
Jav Toys
Gaple Online Indonesia   9 club
Pasang iklan hanya lewat CONTACT US
Top
Semprot is now part of PAGCOR