9Club Situs Judi Online Terpercaya
Asus Togel online   Mandala Toto
RGO Online
Pasang iklan, hanya lewat Contact Us.
Waspada penipuan iklan. Klik di sini untuk melihat daftar penipu.

LINGKARAN TABOO update Lanjutan Part 06

Status
Thread ini sudah dikunci moderator, dan tidak bisa dibalas lagi.

Neena

Guru Semprot
Thread Starter
Daftar
16 Aug 2019
Post
664
Like diterima
69.059
Part 02

[URL=https://imgbox.com/r26vsfQw]
[/URL]




Reynaldo merasa Mama Hilda sosok yang lengkap untuk dijadikan pelampiasan nafsu birahinya. Meski usia Mama Hilda sudah kepala empat, tapi tubuhnya punya nilai yang luar biasa bagi Rey. Tubuh yang tinggi besar, dengan sepasang toket yang gede dan bokong yang begitu semoknya ... punya liang memek yang empuk, hangat dan legit pula.

Karena itu Reynaldo berusaha mengatur pernafasannya, mengatur pikirannya agar durasi persetubuhannya bisa lama.

Mama Hilda sudah dua kali menjerit tertahan di puncak orgasmenya. Tapi Rey masih tetap mengentot ibu mertuanya yang bohay itu dengan mantapnya. Terkadang Rey memagut bibir Mama Hilda ke dalam ciuman dan lumatannya. Di saat lain Rey menjilati leher Mama Hilda yang sudah keringatan, disertai dengan gigitan - gigitan kecil yang membuat Mama Hilda merem melek dan merintih - rintih histeris.

“Rey ... oooh Reeey ... ternyata kamu sangat perkasa ... belum pernah mama merasakan disetubuhi yang sefantastis ini ... oooohhhhh .... entot terus Reeeey ... ini luar biasa indahnya ... aaaaa ... aaaaaahhhh ... entot terus Sayaaaang ... iyaaaa ... iyaa ... iyaaaaaa ... entooooottttt ... ooooh Rey ... kontolmu luar biasa tangguhnyaaaa ... ayo entot mama sepuasmu Sayaaaaang ... “

“Mau ganti posisi Mam ? “ tanya Rey sambil menghentikan dulu entotannya.

“Ayo, mau posisi apa ? Doggy ? “

“Boleh, “ sahut Rey sambil mencabut penisnya dari liang sanggama mertuanya.

Kemudian Mama Hilda merangkak dan menungging di atas sofa tanpa sandaran itu. Dengan bokong sejajar dengan pinggiran sofa, sehingga memek tembemnya tampak dari belakangnya. Rey pun berdiri di lantai dengan moncong penis yang sudah diletakkan di ambang mulut memek tembem itu.

Kemudian Rey membenamkan batang kemaluannya yang langsung meluncur masuk ke dalam liang memek yang punya daya isap itu. Langsung masuk semuanya penis sang Menantu itu ke dalam liang sanggama sang Mertua. Sambil berdiri di lantai Rey mulai mengentot liang memek mertuanya uyang sudah basah dan licin tapi tetap legit itu.

Reynaldo berdarah campuran. Almarhum ayahnya orang Indonesia, sementara ibunya berdarah Eropa (tak usah disebutkan nama negaranya ya).

Karena itu, Reynaldo punya sensasi tersendiri bagi Mama Hilda. Ketika disetubuhi oleh menantunya, Mama Hilda seolah sedang disetubuhi oleh 100% cowok bule. Dan Mama Hilda yang sudah lupa daratan itu, sudah melupakan bahwa yang sedang menyetubuhinya itu adalah menantunya sendiri.

“Kemplangin bokongku Rey. Sekeras mungkin. Mama suka kalau sedang dientot dalam posisi doggy ini sambil dikemplangin bokongnya. Rambut mama juga boleh kamu tarik, seperti menarik tali kendali kuda ... “ ucap Mama Hilda pada suatu saat.

“Iya Mam, “ sahut Rey yang masih perlahan menggenjot liang memek mertuanya.

Lalu diikutinya apa yang diinginkan oleh mertuanya.

Rey mulai mempercepat entotannya, sambil menampar - nampar sepasang buah pantat mertuanya yang gede itu. Awalnya pelan - pelan saja, karena tak tega menampar sekuatnya seperti yang diminta oleh sang Mertua.

Tapi setelah Mama Hilda minta agar tamparan di bokongnya diperkeras, Rey pun mengikutinya.

“Iyaaaa ... lebih keras lagi Sayang ... lebih keras lagi .... ooooohhhh ... enak sekali ... “ ucap Mama Hilda sambil melenggak - lenggokkan bokongnya yang tengah dikemplangi oleh sepasang tangan menantunya.

Maka rintihan histeris Mama Hilda seolah diiringi oleh bunyi plak plok di bokongnya yang sedang dikemplangi oleh menantunya.

Plak ... ploooook .... plaaaaaak .... ploooook .... plaaaaaaakkkk .... plooook ....

“Iyaaaa ... iyaaaaaa... aaaaaaah .... enak sekali Reeeey .... iyaaaaa ... kemplangin terusssss ... iyaaaaa ... enaaaaak ... enaaaaak .... “

Bokong gede Mama Hilda sudah merah kehitaman, seperti warna bekas kerokan. Namun tangan Rey juga sudah terasa panas sekali. Sehingga ia memindahkan perhatian ke rambut Mama Hilda yang tergerai lepas. Lalu dikepal dan ditarik - tariknya rambut Mama Hilda seperti yang diinginkan oleh sang Mertua chubby itu.

Namun tak lama kemudian Mama Hilda mengerang ... mengejang dan ambruk di atas sofa tanpa sandaran itu. Sehingga batang kemaluan Rey pun terlepas dari memek mertuanya.

“Kenapa Mam ? Udah orgasme lagi ?” tanya Rey ketika mertuanya sudah celentang sambil mengusap usap memeknya.

“Iya Rey ... sudah terlalu lama mama gak merasakan sentuhan lelaki. Makanya jadi cepet orga, “ sahut Mama Hilda, “Ayo masukin lagi kontolmu Rey ... mama belum nyerah kok. “

Melihat Mama Hilda sudah merenggangkan sepasang paha gempalnya, Rey pun langsung meletakkan moncong penisnya di mulut vagina sang Mertua. Lalu dengan sekali dorong saja, blessssssssssss ..... penis Rey melesak masuk semuanya ke dalam liang memek mertuanya.

Mama Hilda pun menyambut kehadiran penis menantunya di dalam liang sanggamanya yang sudah becek, dengan merangkul leher Rey ke dalam pelukannya, disusul dengan ciuman lengketnya di bibir menantunya.

Rey pun mulai mengayun penisnya yang masih tangguh. Bermaju mundur di dalam liang memek Mama Hilda yang sudah becek, tapi tetap legit dan punya daya sedot yang luar biasa nikmatnya bagi Rey.

“Kamu luar biasa perkasanya Sayang ... “ ucap Mama Hilda sambil menciumi pipi dan bibir menantunya.

Rey cuma tersenyum. Lalu menggencarkan entotannya.

Rey sudah bermandikan keringat yang bercampur aduk dengan keringat Mama Hilda. Namun keringat yang membasahi leher Mama Hilda justru tampak erotis di mata Rey. Karena itu dijilatinya leher yang sudah dibasahi keringat itu tanpa ragu.

Bukan cuma leher Mama Hilda yang Rey jilati. Ketiak sang Mertua pun dijilatinya dengan lahap. Padahal ketiak Mama Hilda sudah benar - benar basah oleh keringat.

Rey tak cuma menjilati ketiak mertuanya. Tapi juga mengigit - gigit dan menyedot - nyedotnya. Sehingga keringat Mama Hilda banyak yang tertelan oleh lelaki muda berdarah campuran itu.

Tentu saja Mama Hilda semakin klepek - klepek dibuatnya.

Namun kini Reynaldo tak mau mengulur - ulur waktu lagi. Karena ia sudah tiba di detik - detik krusialnya.

Lalu Rey menggencarkan entotannya. Makin lama makin cepat. Sampai akhirnya ia membenamkan batang kemaluannya sedalam mungkin, sehingga moncong penisnya menabrak dasar liang memek Mama Hilda. Dan meletuslah lahar lendir dari moncong penis Reynaldo ... croooottttt ... crooooooooooooootttttt .... crottttt ... croooooottttttt ... crooooooooooooootttttt ... crottt ... crooooooooooooooootttttttttttt .... !

Mama Hilda menyambut semprotan - semprotan lendir kenikmatan Rey dengan pelukan erat dan ciuman lengket.

Lalu terdengar suara Mama Hilda di dekat telinga Rey, “Ini persetubuhan yang paling mengesankan dalam hidup mama. Terima kasih Rey. Kamu telah membasahi kegersangan mama, dengan sesuatu yang indah dan luar biasa nikmatnya. “



[URL=https://imgbox.com/g6AoSRmv]
[/URL]
 
Status
Thread ini sudah dikunci moderator, dan tidak bisa dibalas lagi.
Sbo Hoki Online   Senior Bola Online
Jav Toys
Gaple Online Indonesia   9 club
Pasang iklan hanya lewat CONTACT US
Top
Semprot is now part of PAGCOR