Asus Togel online   Mandala Toto
Pasang iklan, hanya lewat Contact Us.
Waspada penipuan iklan. Klik di sini untuk melihat daftar penipu.

Lubang kecil di kamarku (TAMAT)

Kira kira gawang tim manakah yang akan dijebol Rian lebih dulu

  • Tim mira

    Votes: 121 32,5%
  • Tim mama

    Votes: 225 60,5%
  • Ga jebol2

    Votes: 26 7,0%

  • Total voters
    372
  • Poll closed .
Status
Thread ini sudah dikunci moderator, dan tidak bisa dibalas lagi.

Lordbraithwhite

Semprot Lover
Thread Starter
Daftar
15 Dec 2020
Post
280
Like diterima
6.840
Cerita ini 95% fiksi belaka dan 5% real apabila ada kesamaan tokoh,tempat,mulustrasi dan latar cerita itu hanyalah sebuah kebetulan saja

Mohon bimbingannya suhuu2 kalo ada kesalahan kata dan hal lainnya dalam cerita ini. ane masih newbie, baru pertama kali bikin cerita kek gini πŸ™πŸ™


Part 1 = page 1
Part 2 = page 6
Part 3 = page 16
Part 4 = page 24
Part 5 = page 32
Part 6 = page 40
Part 7 = page 48
Part 8 = page 56
Part 9 = page 64
Part 10 = page 72
Part 11 = page 82
Part 12 = page 90
Part 13 = page 100
Part 14 = page 123
Final part
15A&15B= page 141

Cerita ini memiliki Latar waktu tahun 2009an

Namaku Rian Ardiansyah. Biasa dipanggil rian. Usiaku 18 tahun, saat ini aku duduk di kelas 12 atau kelas 3 SMA. Perawakanku kata orang orang sih tampan dan katanya lumayan banyak wanita naksir denganku tapi aku tidak peduli2 amat dikarenakan belum ada wanita yang sesuai dengan kriteriaku . Dilingkungan keluarga, Aku adalah anak ketiga dari 4 bersaudara.

Nama papaku Asep Sunandar usianya 50 tahun, pekerjaan sebagai sopir truk Tanki, penghasilannya pas2an dan hanya cukup untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.

Mulustrasi mamaku linda





Nama mamaku Linda usianya 44 thn, perawakan kulit putih masih kenceng, body semok, payudara Besar cup bh ukuran 36D. Pekerjaan hanya sebagai IRT.

Anak2nya 2 laki laki dan 2 perempuan.anak pertama laki2 bernama Ichsan Akbar usia 25 tahun sudah menikah.

Mulustrasi teh Fira





Nama istrinya Shafira biasa dipanggil teh Fira usia 24 tahun. Perawakan kulit kulit putih,mata sedikit sipit, body seksi bokong besar payudara berukuran 34D. Mereka sudah punya rumah sendiri ngontrak sih sebenarnya dan jaraknya ga terlalu jauh juga dengan rumah kami.

Perawakan ka Annisa



Lalu kk keduaku bernama Annisa umur 21 tahun saat ini kuliah di salah satu univ favorit. Maklum kakakku yg satu ini memang sangat pintar dan selalu dapet nilai bagus serta sering rangking 1 ketika SMA, yg akhirnya membuat dia mendapat program beasiswa kuliah dari pemerintah. Yang membuat papakupun tidak terlalu pusing untuk membiayai kuliahnya. Perawakannya sendiri kulit putih, cantik, body seksi, pantat bahenol, ukuran payudaranya besar sekitar ukuran 34B, tapi karena dia ngekos di luar kota kita jadi jarang bertemu paling sebulan sekali saja dan sifatnya sendiri bisa dibilang judes kepadaku, yaa wajarlah namanya juga Kk adik.

perawakan Almira Puteri



Terakhir adikku usianya hanya selisih 1 thn denganku, namanya Almira Puteri biasa dipanggil Mira, adikku yg ini manja sekali dan sangat perhatian kepadaku. mungkin karena aku satu2nya sodara yg masih tinggal di rumah dengan dia, jadi dia sering sekali cerita dan bercanda kepadaku baik di rumah atau di sekolah. perawakannya cantik, imut, kulit putih, pantantnya yang besar untuk ukuran anak umur 17 tahun, payudara berukuran 32D.

Keluargaku ini bisa dibilang bukan keluarga kaya dengan pekerjaan bapaku yang hanya supir truk Tanki penghasilannya bisa dibilang tidak seberapa. Tapi untung sekarang kakaku bang Ichsan sudah kerja di salah satu bank swasta dan gajinya lumayan besar jadi sering memberikan uang setiap bulan untuk menambah kebutuhan kami.

Kondisi rumahku bisa dibilang jelek karena masih berkonsep rumah jadul alias masih banyak rotan2 kayu dan bambu anyaman yang jadi bahan dinding2 di rumahku hanya sebagian saja yang menggunakan semen dan batako. Serta atapnyapun sering terjadi bocor apabila hujan. Dan ada beberapa bolong di bagian dinding


di rumahku terdapat 3 kamar , di posisi paling depan atau tepat di sebelah pintu masuk adalah kamar papa dan mamaku, sementara
kamar Adikku Mira berada di dekat ruang tamu atau hanya beberapa langkah saja karena memang rumah kami yang tidak terlalu besar.

Karena hanya memiliki 3 kamar otomatis apabila ka nisa pulang ke rumah dia berbagi kamar dengan adikku Mira. sedangkan aku tidur sendiri di kamar dikarenakan bang Ichsan juga sudah menikah dan berbeda rumah dengan kita. Kondisi kamarku bisa dibilang tidak bagus ada beberapa bolong2 di sekitar dinding kayu dan bambu ini yang sudah mulai dimakan rayap2 dan kadang juga terdapat tikus2 kecil yang masuk ke lemariku. Bagiku sangat tidak nyaman tidur disini.

Satu2nya hal yg bisa membuatku bahagia disini adalah ketika aku mulai sadar bahwa bolong2 di dinding ini ternyata ada yg nyambung langsung dengan kamar mandi yang memang posisinya bersebelahan dengan kamarku.

Letak bolong ini berada di bagian atas pojok dinding dan ukurannya yg sedikit lebih kecil dari tutup botol membuat orang2 di rumah tidak sadar soal letak bolong itu.

Nahh dari sinilah petualanganku dimulai

Aku sendiri jujur mulai tertarik dengan hubungan sedarah setelah aku sering melihat cerita2 seks tentang hubungan sedarah, membuatku jadi berfantasi dengan keluargaku sendiri, yaa ini memang merupakan hal yang salah dan gila bagi banyak orang. Tapi bagiku itu sangatlah menarik, terlebih body2 dan pakaian sehari2 Mira,mama, ka nisa yg sering pake daster mini, baju ketat dan celana pendek sehingga membentuk lekuk tubuhnya makin2 membuat kontolku ngaceng setiap hari.


Terutama Mira yang hari2 setelah pulang sekolah selalu pakai celana hotpants dan kaos ketat yang membuat pantat besarnya tercetak jelas, aku sendiri merasa heran di usia 17 tahun dia sudah memiliki body yang luar biasa seperti artis2 bokep yg seringku tonton.

Cerita awalku menemukan lubang untuk mengintip itu adalah waktu ketika malam2 aku disuruh bapa untuk memasang jam dinding baru untuk dikamarku.

Papa :" yan, sini dulu"
Aku :"iyahh pah kenapa?" sambil jalan kearah ruang tengah
Papa : "nihh pasangin jam dinding di kamar kamu supaya bangun sekolah ga kesiangan terus"
Mira : " iyahh nihh, aku cape tau harus ngebangunin kk mulu tiap pagi, wleeee" sahut Mira sekaligus meledekku
Aku :" Yee ga apa2 kali bagus biar kamu ada kerjaan"

Aku langsung saja menggelitik pinggang Mira sebagai balasan dari ledekannya itu, yang membuat Mira tertawa kegelian waktu itu.

Yaa aku emang hampir setiap hari selalu dibangunkan oleh Mira kalau hendak sekolah maklum tidurku ini emang bisa dibilang kebluk dan sulit dibangunkan mungkin dengan adanya jam dinding bisa sedikit membantuku agar tidak bangun kesiangan lagi.

Papa : "udahh bercandanya cepet pasang gih ini, paku sama palunya tuhh ada di rak kecil"

Ucapan papa akhirnya menghentikan aksi kami berdua.
Akupun segera mengambil paku dan palu dan segera menuju ke kamar. Saat sedang melihat2 kamar untuk mencari posisi yang pas aku menaruh jam dinding.
Tiba2 akupun melihat ada sebuah lobang kecil seukuran tutup botol bahkan lebih kecil lagi di sudut ruangan, entah kenapa aku baru tersadar bahwa lubang itu tertuju langsung ke kamar mandi.

Kamar mandi kami hanya sebagian sisi saja yang dibuat dari bahan semen dan bata sisanya atau bagian sisi yang berhadapan dengan kamarku itu dibuat dari rotan2 kayu dan juga bambu

Tiba2 entah kenapa muncul ide gilaku untuk menjadikan lubang itu sebagai tempatku untuk mengintip orang2 yg sedang berada d kamar mandi. Entah kenapa pikiranku pun jadi melayang membayangkan apa yang akan aku lihat nanti.

"Ka kok bengong sihh, mikirin apaan" suara Mira di belakang tiba2 mengejutkanku

" Engga ko ga mikirin apa2, kepo banget kamu" ujarku

"Ishh disuruh pasang jam doang ko lama banget " ledek Mira

"Punya Ade rese banget yaa, udahh sana2 balik aja ke kamar kamu" sambil kujitak kepalanya.
Mira pun keluar kamarku sambil memanyunkan bibirnya seolah tidak suka aku menyuruhnya keluar.

Sesaat sebelum Mira hampir keluar kamarku kulihat tubuh Mira yang benar2 menggoda, dengan celana hotpants dan kaos pendek warna kuning yang ketat. Membuat lekuk tubuhnya terlihat jelas. Entah kenapa aku mulai membayangkan bahwa orang yg sedang kuiintip dikamar mandi adalah Mira, semok pantatnya bentuk memeknya, dan payudaranya yang masih kencang..

Aduuhh sungguh gila pikiranku. Padahal aku kknya. Akupun tersadar dan segera melanjutkan memasang jam dinding. Setelah selesai akupun segera ke kamar mandi karena sudah kebelet ingin kencing.

Saat aku sedang kencing akupun kembali menengok ke arah lubang kecil yang tadi kulihat dari kamar. Dan benar saja si lubang itu memang terhubung dengan kamar mandi, entah kenapa hal itu membuat hatiku senang dibuatnya. Tapi hanya sesaat karena akupun mulai sadar dengan apa yang kupikirkan.

Akupun kembali ke kamarku dan memutuskan untuk tidur. Karena besok aku harus sekolah

Pagi hari aku terbangun dan kulihat jam dinding di depanku sudah menunjukkan jam 05:00.
"Ternyata bener ada gunanya juga jam dinding ini" gumamku yang masih sedikit mengangkut

Tak lama sayup2 aku mendengar suara air seperti orang mandi dari arah kamar mandi
"Ohh itu pasti Mira" pikirku
Karena Mira memang selalu bangun dan mandi paling awal
Namun sesaat setelah itu aku kembali teringat dengan lubang yang baru semalam aku temukan.

Entah setan apa yang sudah merasukiku. Akupun segera bangun dari tempat tidur dan segera mengambil kursi di dekat kasurku untuk ku arahkan ke dekat lubang itu berada. Sesaat aku sempat berpikir waras bahwa hal yang kulakukan adalah tidak benarr. Namun nafsu besar yang ada dalam diriku mengalahkan semua itu.

Perlahan namun pasti aku mulai naik ke kursi yang sudah kutaruh di bawah posisi lubang dinding berada. Ada rasa takut, ragu, senang semuanya bercampur aduk. Saat kurasa posisi sudah pas. Akupun segera memposisikan agar satu mataku berada di lubang itu dan duarrrrr.........

Pemandangan yang kulihat benar2 luar biasa. Aku yang tadi sedikit ngantuk seketika mataku segar kembali melihat pemandangan ini. Bayangkan saja untuk pertama kalinya aku melihat tubuh wanita tanpa sehelai benang pun secara langsung dan ini adalah tubuh adikku sendiri. Kakiku gemetar melihatnya.

Kulit putihh mulus, pantatnya yang besar, vagina yang samar2 terlihat dan payudara yang berkukuran lumayan besar serta putingnya yang berwarna pink. Terpampang jelas di mataku.aku sampai dibuat menelan ludah melihatnya.

Kulihat Mira sedang menyabuni bagian2 tubuhnya. Dimulai dari payudaranya yang ia berikan sabun sambil sedikit memberikan remasan kecil pada payudaranya. Benar2 membuat juniorku ngaceng berat. Tak lama sabunnya pun berpindah dari payudara ke perut dan ke lengan serta perlahan pindah ke bagian selangkangannya. Dan saat itulah bentuk vagina adikku sangat terlihat jelas dikarenakan dia melebarkan kedua kakinya untuk menyabuni bagian daerah initmnya tersebut. Vaginanya yang bersih , dan hanya sebagian kecil daerah atas vaginanya yang ditumbuhi oleh bulu2 tipis. Andai saja bisa kujilati vagina yang kulihat ini. Tanganku pun tanpa sadar mulai masuk ke dalam celanaku. Memegang juniorku yang sudah ngaceng. Dan mulai ku kocok dengan tempo pelan.

Saat hendak mengambil gayung tanpa sengaja ia menjatuhkan gayungnya ke lantai. seketika itu ia langsung mengambil gayungnya dengan posisi menungging membelakangi lubang kecil ini. Saat itu juga terlihat pantatnya yang sangat besar, putih dan juga bersih tanpa sedikit cacat pun. Dan terlihat sebagian belahan vaginanya ingin rasanya ku dobrak pintu kamar mandi dan langsung mengentotnya dengan pose doggy-style. Akupun segera mempercepat kocokan pada juniorku dan sambil melihat mira melanjutkan mandinya tak lama akupun memuntahkan semua cairan kenikmatan pada juniorku

Kakipun terasa lemas, pikiranku masih berkecamuk tentang apa yang sudah kulakukan antara rasa bersalah dan pemandangan indah serta kenikmatan yang luar biasa. Saat adikku mulai mengelap tubuhnya dengan handuk. Akupun berhenti mengintip adikku dan segera mengelap cairan spermaku yang berceceran di dinding dengan tissue.

Tak lama terdengar bunyi pintu kamar mandi dibuka. Yang menandakan Mira baru selesai mandi. Akupun langsung kembali ke kasurku. Dan tak lama terdengar suara ketukan di pintu kamarku.

"Kaaakkk cepetann mandiii, kebluk banget sihh punya kakak" teriak Mira dari balik pintu

"Iyaaa, kk udahh bangunn kok. Bawel banget sihh punya ade" sahutku

" Hahaha tumben banget bisa bangun jam segini" jawab Mira sambil meledekku dari balik pintu

Akupun tak membalas perkataan Mira dan segera mencari handuk dan segera keluar kamar dan kulihat Mira sudah tidak ada di depan kamarku. Akupun segera menuju ke kamar mandi. Di kamar mandi aku masih terdiam dan merenung dengan apa yang sudah kulakukan tadi. Tak kusangka aku onani sambil melihat tubuh adikku sendiri. Sungguh gila hal yang sudah kulakukan. Cipratan air dari bak mandi yang dinginpun akhirnya menghentikan lamunanku akupun segera mandi.

Setelah selesai dan sudah rapih semuanya akupun duduk di ruang TV sambil memakan makanan untuk sarapan yang sudah disiapkan tak lama keluar Mira dari kamarnya dengan seragam SMA yang sudah lengkap.

" Wahh ga nyangka dehh Mira, kk jam segini udah rapih, biasanya kan baru mandi" ujar Mira

" Emang seaneh itu yah kalo kk jam segini udah rapih" balasku

"Iyalah aneh banget, pasti karena dibeliin jam baru sama papa, jadi bisa bangunnya pagi banget" jawab Mira

" Iyadehh gimana kamu aja" balas singkatku

"Padahalkan gara2 ngintipin kamu"
Gumamku dalam hati

Setelah selesai semuanya akhirnya kamipun berpamitan dan berangkat bersama dengan berjalan kaki ke sekolah...

Sepanjang perjalanan aku dengan Mira terus saja mengobrol

Mira:" ka kenapa sihh masih belum punya pacar? Padahal kk kan banyak yg suka disekolah"

Aku: "belum ada yang kk suka dan sesuai tipe kk dek hahaha"

Mira:" idihh punya kk sok ganteng banget dehh " sambil mencubit pinggangku

Aku:" ehh bukan sok kali, tapi emang ganteng" sambil membalas mencubit pinggangnya

Mira:" ihh kk mah nyubitnya sakit sihh,curang"

Kemudian Mira pun berusaha mencubit pinggangku kembali namun dengan sigap ku tangkap kedua tangannya. Mirapun berusaha melepaskan tangannya dari tanganku sambil saling tertawa dengan segala cara dia mendorong menarik lengannya sampai bisa terlepas namun hal yang tak terduga terjadi saat Mira menarik lengannya hingga bisa terlepas otomatis kedua tanganku pun terbawa dan tanpa sengaja menyentuh kedua payudaranya. Rasanya kenyal walaupun aku hanya menyentuhnya dari balik seragamnya Namun hanya beberapa detik segera ku tarik kembali tanganku.

"Ehh maaf dek kk ga sengaja" ujarku
kulihat wajahnya sedikit memerah namun beberapa saat kemudian
Mira :" huu ngmng aja emang dari tadi sengaja pengen megang TT aku" ucap Mira sambil berlari meninggalkanku
Aku : "enak aja yah kamu kalo ngomong, hehh tungguin kk"

Akhirnya kami pun sampai ke sekolah dan pergi ke kelas masing2.

Singkat cerita bel pulang berbunyi akupun dan Tyo teman sekelasku keluar kelas dan langsung pulang ke rumah. Di dekat gerbang aku bertemu dengan Mira yang sedang ngobrol dengan temannya.

Aku:" dek mau pulang bareng ga?"
Mira:" engga ahh kak aku ada latihan ekskul tari dulu"
Adikku memang banyak mengikuti ekstrakurikuler dan salah satunya seni tari yang memang sebentar lagi akan ada perlombaan tingkat kabupaten dan kebetulan Mira jadi salah satu yang terpilih mewakili sekolah

Aku: " ohh yaudah kk sama Tyo pulang duluan yah"
Mira:" iyahh hati2 kaaaa" sambil melambai ke arahku

Diperjalanan pulang

Tyo: "yan ko lu bisa punya Ade kek s Mira sihh
Aku:" maksudnya?" Tanyaku pura2 polos
Tyo: "yaa Mira itu kan cantik terus badannya itu mantep banget. Ga nyangka dia itu ade lo"
Aku: "lahh Yo kknya aja udah ganteng gini yaa pastilah adenya kek gitu"
Tyo: "sok ganteng mulu lohh, kampret emang, ehh tapi kalo gua jadi pacarnya s Mira gimana? Lu bakal ngerestuin ga?"
Aku :" yaa tergantung, kalo lu bisa beliin gue motor pasti gue restuin" balasku dengan candaan
Tyo :" kampret itu mah Lo pengen gue jadi miskin namanya"

Kami pun akhirnya berpisah di jalan

sesampainya di rumahku dan kulihat rumah dalam keadaan sepi tidak ada siapa2. Kutaruh tasku di kasur kamarku Saat aku hendak ke kamar mandi karena ingin kencing kulihat pintu kamar mandi tertutup artinya ada orang di dalam. "Mungkin papa atau mamaku" pikirku.
Saat aku hendak kembali jalan menuju kamarku tiba2 terdengar suara dari kamar mandi. Bukan suara air melainkan suara desahan wanita, yang kukenal itu suara mamaku

" Ahhhhh....... hhahh.... enakk terus cepetinn lagi... Ahhhhh"

Aku yang terkejut mendengar itu membuatku penasaran dan ingin melihatnya akupun kembali teringat dengan lubang itu.
Akupun segera menuju ke kamar dan mengunci pintu kamarku. Akupun segera naik dengan kursi mengintip lewat lubang dan ternyata yang kulihat tepat seperti yang sudah aku bayangkan kulihat mamaku sedang berpegangan ke bibir bak mandi dengan sedikit membungkuk dan dari belakang papaku sedang asik menggenjot vagina mamaku dengan tempo yang sedang.

Mama:" ahhhhh .... Pahh cepetann pahh nanti keburu Anak2nya pulang.

Papa:" tenang aja mah baru juga jam segini mereka pasti masih dijalan ahhh" sambil mempercepat tempo genjotannya

Mama:" ahhhhh iyahh kaya gitu pahh,....... Ahhhhh kontollll papahh.... Enakk.... Ahhhhh ahhhhh
Ma..maa ahh...maaa...u ke...l.uarrrrr..... dikiiittt lagiii............ ahhhhhh

Papa:" bentar mah.... Ahhh papa juga... Ud..ahh hampir sampe.... Ahh. Keluarin di manaaa mahh ahhh"

Mama:" di susu mamahhhh ajaaa..... Ahhh pahhhh ayoo.... Lebih kencengggg lagi... Ahh.. pahhhh...

Papa: " iyahhhh ahhh" papa mempercepat genjotannya kembali di memek mama

Mama: "pahhhh mama...... Ahhh ke...l..ua..rrrr.rrrrrrrrr... ahhhhh" seketika tubuh mama mengejang tak karuann payudaranya bergelayutan dan kakinya bergetar serta raut wajahnya menandakan raut keenakan.
dan kutebak mama pasti mendapatkan orgasmenya seperti d film2 bokep yg ku tonton...

Tak lama papapun mencabut kontolnya dari memek mamah dan menyuruh mama untuk menjepit kontolnya diantara gunung kembarnya yang sangat besar.
Aku dibuatt ngacengg melihat besarnya payudara mamaku yang terlihat jelas mengahadap ke arah lubang tempat ku mengintip.

Karena tadi sebelumnya posisi mama membelakangiku sehingga aku tidak melihat sepenuhnya payudara mama

Mamapun mulai menjepit kontol papaku dan memaju mundurkan payudaranya. Papaku dibuat keenakan dengan aksi mama yang bisa dibilang lihai dalam melakukan tits job.

Papa: "ahhh mamahhhh dikit lagiiiii.... Ahhhhh mahhhhh"

Mama:" iyahh pahh keluarin ayo Mama udah pegel nihh"

Papa :" ahhh maahh papa keluar ahhhhhhh......."
Kulihat semprotan peju papaku keluar dan mengenai payudara mamakuu tidak terlalu banyak..

Mama:" si papah ngajakin ko jam2 segini sihh gimana kalo anak2 udah pulang kan berabe

Papa: "yaa tenang ajaa mahh ga apa2, lagian Ryan sama Mira juga belum pulang kann"

Aku yang sedari tadi terus fokus melihat tubuh mama dari balik lubang pun hanya bisa terpukau melihatnya, dengan usia mama yang sudah 44 thn tapi masih memiliki kulit yang masih kencang dan juga bentuk payudaranya yg sangat besar dan vaginanya yang ditumbuhi bulu-bulu lebat benar2 membuat ku tergoda.

Tiba2 tanpa diduga mama yang sedari tadi sedari tadi sedang membersihkan Peju yang ada di badannya. Pandangannya melihat ke sekeliling kamar mandi dan akhirnya melihat ke arah lubang yang kugunakan untuk mengintip dengan pandangan yang seperti serius memperhatikan lubang ini. Seolah melihat sesuatu dari lubang ini.

Deggggghh sontak akupun segera menurunkan kepalaku dan turun dari kursi.

Karena takut mama semakin curigaa akupun segera keluar kamar dan pergi ke ruang tengah dan menyalakan TV

Dan yang sekarang terus ada di pikiranku adalah apakah tadi mama melihatku mengintipnya? haduhh bisaa kacauu ini jadinyaa. Mama dan papa pastii akan marah besar. Aku benar2 khawatir dan was was dengan apa yang akan mama ucapkan nanti setelah keluar dari kamar mandi dan melihatku.

Tak lama terdengar suara pintu kamar mandi dibuka. Aku pasrah dengan apa yang akan papa dan mamaku lakukan nanti kepadaku...

-Bersambung-
 
Terakhir diubah:

Achenk1234

Semprot Lover
Daftar
2 Aug 2018
Post
248
Like diterima
451
Cerita ini 95% fiksi belaka dan 5% real apabila ada kesamaan tokoh,tempat,mulustrasi dan latar cerita itu hanyalah sebuah kebetulan saja

Mohon bimbingannya suhuu2 kalo ada kesalahan kata dan hal lainnya dalam cerita ini. ane masih newbie, baru pertama kali bikin cerita kek gini πŸ™πŸ™

Cerita ini memiliki Latar waktu tahun 2009an

Namaku Rian Ardiansyah. Biasa dipanggil rian. Usiaku 18 tahun, saat ini aku duduk di kelas 12 atau kelas 3 SMA. Perawakanku kata orang orang sih tampan dan katanya lumayan banyak wanita naksir denganku tapi aku tidak peduli2 amat dikarenakan belum ada wanita yang sesuai dengan kriteriaku . Dilingkungan keluarga, Aku adalah anak ketiga dari 4 bersaudara.

Nama papaku Asep Sunandar usianya 50 tahun, pekerjaan sebagai sopir truk Tanki, penghasilannya pas2an dan hanya cukup untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.

Mulustrasi mamaku linda





Nama mamaku Linda usianya 44 thn, perawakan kulit putih masih kenceng, body semok, payudara Besar cup bh ukuran 36D. Pekerjaan hanya sebagai IRT.

Anak2nya 2 laki laki dan 2 perempuan.anak pertama laki2 bernama Ichsan Akbar usia 25 tahun sudah menikah.

Mulustrasi teh Fira





Nama istrinya Shafira biasa dipanggil teh Fira usia 24 tahun. Perawakan kulit kulit putih,mata sedikit sipit, body seksi bokong besar payudara berukuran 34D. Mereka sudah punya rumah sendiri ngontrak sih sebenarnya dan jaraknya ga terlalu jauh juga dengan rumah kami.

Mulustrasi ka Annisa





Lalu kk keduaku bernama Annisa umur 21 tahun saat ini kuliah di salah satu univ favorit. Maklum kakakku yg satu ini memang sangat pintar dan selalu dapet nilai bagus serta sering rangking 1 ketika SMA, yg akhirnya membuat dia mendapat program beasiswa kuliah dari pemerintah. Yang membuat papakupun tidak terlalu pusing untuk membiayai kuliahnya. Perawakannya sendiri kulit putih, cantik, body seksi, pantat bahenol, ukuran payudaranya besar sekitar ukuran 34B, tapi karena dia ngekos di luar kota kita jadi jarang bertemu paling sebulan sekali saja dan sifatnya sendiri bisa dibilang judes kepadaku, yaa wajarlah namanya juga Kk adik.

Mulustrasi Almira Puteri





Terakhir adikku usianya hanya selisih 1 thn denganku, namanya Almira Puteri biasa dipanggil Mira, adikku yg ini manja sekali dan sangat perhatian kepadaku. mungkin karena aku satu2nya sodara yg masih tinggal di rumah dengan dia, jadi dia sering sekali cerita dan bercanda kepadaku baik di rumah atau di sekolah. perawakannya cantik, imut, kulit putih, pantantnya yang besar untuk ukuran anak umur 17 tahun, payudara berukuran 32D.

Keluargaku ini bisa dibilang bukan keluarga kaya dengan pekerjaan bapaku yang hanya supir truk Tanki penghasilannya bisa dibilang tidak seberapa. Tapi untung sekarang kakaku bang Ichsan sudah kerja di salah satu bank swasta dan gajinya lumayan besar jadi sering memberikan uang setiap bulan untuk menambah kebutuhan kami.

Kondisi rumahku bisa dibilang jelek karena masih berkonsep rumah jadul alias masih banyak rotan2 kayu dan bambu anyaman yang jadi bahan dinding2 di rumahku hanya sebagian saja yang menggunakan semen dan batako. Serta atapnyapun sering terjadi bocor apabila hujan. Dan ada beberapa bolong di bagian dinding


di rumahku terdapat 3 kamar , di posisi paling depan atau tepat di sebelah pintu masuk adalah kamar papa dan mamaku, sementara
kamar Adikku Mira berada di dekat ruang tamu atau hanya beberapa langkah saja karena memang rumah kami yang tidak terlalu besar.

Karena hanya memiliki 3 kamar otomatis apabila ka nisa pulang ke rumah dia berbagi kamar dengan adikku Mira. sedangkan aku tidur sendiri di kamar dikarenakan bang Ichsan juga sudah menikah dan berbeda rumah dengan kita. Kondisi kamarku bisa dibilang tidak bagus ada beberapa bolong2 di sekitar dinding kayu dan bambu ini yang sudah mulai dimakan rayap2 dan kadang juga terdapat tikus2 kecil yang masuk ke lemariku. Bagiku sangat tidak nyaman tidur disini.

Satu2nya hal yg bisa membuatku bahagia disini adalah ketika aku mulai sadar bahwa bolong2 di dinding ini ternyata ada yg nyambung langsung dengan kamar mandi yang memang posisinya bersebelahan dengan kamarku.

Letak bolong ini berada di bagian atas pojok dinding dan ukurannya yg sedikit lebih kecil dari tutup botol membuat orang2 di rumah tidak sadar soal letak bolong itu.

Nahh dari sinilah petualanganku dimulai

Aku sendiri jujur mulai tertarik dengan hubungan sedarah setelah aku sering melihat cerita2 seks tentang hubungan sedarah, membuatku jadi berfantasi dengan keluargaku sendiri, yaa ini memang merupakan hal yang salah dan gila bagi banyak orang. Tapi bagiku itu sangatlah menarik, terlebih body2 dan pakaian sehari2 Mira,mama, ka nisa yg sering pake daster mini, baju ketat dan celana pendek sehingga membentuk lekuk tubuhnya makin2 membuat kontolku ngaceng setiap hari.


Terutama Mira yang hari2 setelah pulang sekolah selalu pakai celana hotpants dan kaos ketat yang membuat pantat besarnya tercetak jelas, aku sendiri merasa heran di usia 17 tahun dia sudah memiliki body yang luar biasa seperti artis2 bokep yg seringku tonton.

Cerita awalku menemukan lubang untuk mengintip itu adalah waktu ketika malam2 aku disuruh bapa untuk memasang jam dinding baru untuk dikamarku.

Papa :" yan, sini dulu"
Aku :"iyahh pah kenapa?" sambil jalan kearah ruang tengah
Papa : "nihh pasangin jam dinding di kamar kamu supaya bangun sekolah ga kesiangan terus"
Mira : " iyahh nihh, aku cape tau harus ngebangunin kk mulu tiap pagi, wleeee" sahut Mira sekaligus meledekku
Aku :" Yee ga apa2 kali bagus biar kamu ada kerjaan"

Aku langsung saja menggelitik pinggang Mira sebagai balasan dari ledekannya itu, yang membuat Mira tertawa kegelian waktu itu.

Yaa aku emang hampir setiap hari selalu dibangunkan oleh Mira kalau hendak sekolah maklum tidurku ini emang bisa dibilang kebluk dan sulit dibangunkan mungkin dengan adanya jam dinding bisa sedikit membantuku agar tidak bangun kesiangan lagi.

Papa : "udahh bercandanya cepet pasang gih ini, paku sama palunya tuhh ada di rak kecil"

Ucapan papa akhirnya menghentikan aksi kami berdua.
Akupun segera mengambil paku dan palu dan segera menuju ke kamar. Saat sedang melihat2 kamar untuk mencari posisi yang pas aku menaruh jam dinding.
Tiba2 akupun melihat ada sebuah lobang kecil seukuran tutup botol bahkan lebih kecil lagi di sudut ruangan, entah kenapa aku baru tersadar bahwa lubang itu tertuju langsung ke kamar mandi.

Kamar mandi kami hanya sebagian sisi saja yang dibuat dari bahan semen dan bata sisanya atau bagian sisi yang berhadapan dengan kamarku itu dibuat dari rotan2 kayu dan juga bambu

Tiba2 entah kenapa muncul ide gilaku untuk menjadikan lubang itu sebagai tempatku untuk mengintip orang2 yg sedang berada d kamar mandi. Entah kenapa pikiranku pun jadi melayang membayangkan apa yang akan aku lihat nanti.

"Ka kok bengong sihh, mikirin apaan" suara Mira di belakang tiba2 mengejutkanku

" Engga ko ga mikirin apa2, kepo banget kamu" ujarku

"Ishh disuruh pasang jam doang ko lama banget " ledek Mira

"Punya Ade rese banget yaa, udahh sana2 balik aja ke kamar kamu" sambil kujitak kepalanya.
Mira pun keluar kamarku sambil memanyunkan bibirnya seolah tidak suka aku menyuruhnya keluar.

Sesaat sebelum Mira hampir keluar kamarku kulihat tubuh Mira yang benar2 menggoda, dengan celana hotpants dan kaos pendek warna kuning yang ketat. Membuat lekuk tubuhnya terlihat jelas. Entah kenapa aku mulai membayangkan bahwa orang yg sedang kuiintip dikamar mandi adalah Mira, semok pantatnya bentuk memeknya, dan payudaranya yang masih kencang..

Aduuhh sungguh gila pikiranku. Padahal aku kknya. Akupun tersadar dan segera melanjutkan memasang jam dinding. Setelah selesai akupun segera ke kamar mandi karena sudah kebelet ingin kencing.

Saat aku sedang kencing akupun kembali menengok ke arah lubang kecil yang tadi kulihat dari kamar. Dan benar saja si lubang itu memang terhubung dengan kamar mandi, entah kenapa hal itu membuat hatiku senang dibuatnya. Tapi hanya sesaat karena akupun mulai sadar dengan apa yang kupikirkan.

Akupun kembali ke kamarku dan memutuskan untuk tidur. Karena besok aku harus sekolah

Pagi hari aku terbangun dan kulihat jam dinding di depanku sudah menunjukkan jam 05:00.
"Ternyata bener ada gunanya juga jam dinding ini" gumamku yang masih sedikit mengangkut

Tak lama sayup2 aku mendengar suara air seperti orang mandi dari arah kamar mandi
"Ohh itu pasti Mira" pikirku
Karena Mira memang selalu bangun dan mandi paling awal
Namun sesaat setelah itu aku kembali teringat dengan lubang yang baru semalam aku temukan.

Entah setan apa yang sudah merasukiku. Akupun segera bangun dari tempat tidur dan segera mengambil kursi di dekat kasurku untuk ku arahkan ke dekat lubang itu berada. Sesaat aku sempat berpikir waras bahwa hal yang kulakukan adalah tidak benarr. Namun nafsu besar yang ada dalam diriku mengalahkan semua itu.

Perlahan namun pasti aku mulai naik ke kursi yang sudah kutaruh di bawah posisi lubang dinding berada. Ada rasa takut, ragu, senang semuanya bercampur aduk. Saat kurasa posisi sudah pas. Akupun segera memposisikan agar satu mataku berada di lubang itu dan duarrrrr.........

Pemandangan yang kulihat benar2 luar biasa. Aku yang tadi sedikit ngantuk seketika mataku segar kembali melihat pemandangan ini. Bayangkan saja untuk pertama kalinya aku melihat tubuh wanita tanpa sehelai benang pun secara langsung dan ini adalah tubuh adikku sendiri. Kakiku gemetar melihatnya.

Kulit putihh mulus, pantatnya yang besar, vagina yang samar2 terlihat dan payudara yang berkukuran lumayan besar serta putingnya yang berwarna pink. Terpampang jelas di mataku.aku sampai dibuat menelan ludah melihatnya.

Kulihat Mira sedang menyabuni bagian2 tubuhnya. Dimulai dari payudaranya yang ia berikan sabun sambil sedikit memberikan remasan kecil pada payudaranya. Benar2 membuat juniorku ngaceng berat. Tak lama sabunnya pun berpindah dari payudara ke perut dan ke lengan serta perlahan pindah ke bagian selangkangannya. Dan saat itulah bentuk vagina adikku sangat terlihat jelas dikarenakan dia melebarkan kedua kakinya untuk menyabuni bagian daerah initmnya tersebut. Vaginanya yang bersih , dan hanya sebagian kecil daerah atas vaginanya yang ditumbuhi oleh bulu2 tipis. Andai saja bisa kujilati vagina yang kulihat ini. Tanganku pun tanpa sadar mulai masuk ke dalam celanaku. Memegang juniorku yang sudah ngaceng. Dan mulai ku kocok dengan tempo pelan.

Saat hendak mengambil gayung tanpa sengaja ia menjatuhkan gayungnya ke lantai. seketika itu ia langsung mengambil gayungnya dengan posisi menungging membelakangi lubang kecil ini. Saat itu juga terlihat pantatnya yang sangat besar, putih dan juga bersih tanpa sedikit cacat pun. Dan terlihat sebagian belahan vaginanya ingin rasanya ku dobrak pintu kamar mandi dan langsung mengentotnya dengan pose doggy-style. Akupun segera mempercepat kocokan pada juniorku dan sambil melihat mira melanjutkan mandinya tak lama akupun memuntahkan semua cairan kenikmatan pada juniorku

Kakipun terasa lemas, pikiranku masih berkecamuk tentang apa yang sudah kulakukan antara rasa bersalah dan pemandangan indah serta kenikmatan yang luar biasa. Saat adikku mulai mengelap tubuhnya dengan handuk. Akupun berhenti mengintip adikku dan segera mengelap cairan spermaku yang berceceran di dinding dengan tissue.

Tak lama terdengar bunyi pintu kamar mandi dibuka. Yang menandakan Mira baru selesai mandi. Akupun langsung kembali ke kasurku. Dan tak lama terdengar suara ketukan di pintu kamarku.

"Kaaakkk cepetann mandiii, kebluk banget sihh punya kakak" teriak Mira dari balik pintu

"Iyaaa, kk udahh bangunn kok. Bawel banget sihh punya ade" sahutku

" Hahaha tumben banget bisa bangun jam segini" jawab Mira sambil meledekku dari balik pintu

Akupun tak membalas perkataan Mira dan segera mencari handuk dan segera keluar kamar dan kulihat Mira sudah tidak ada di depan kamarku. Akupun segera menuju ke kamar mandi. Di kamar mandi aku masih terdiam dan merenung dengan apa yang sudah kulakukan tadi. Tak kusangka aku onani sambil melihat tubuh adikku sendiri. Sungguh gila hal yang sudah kulakukan. Cipratan air dari bak mandi yang dinginpun akhirnya menghentikan lamunanku akupun segera mandi.

Setelah selesai dan sudah rapih semuanya akupun duduk di ruang TV sambil memakan makanan untuk sarapan yang sudah disiapkan tak lama keluar Mira dari kamarnya dengan seragam SMA yang sudah lengkap.

" Wahh ga nyangka dehh Mira, kk jam segini udah rapih, biasanya kan baru mandi" ujar Mira

" Emang seaneh itu yah kalo kk jam segini udah rapih" balasku

"Iyalah aneh banget, pasti karena dibeliin jam baru sama papa, jadi bisa bangunnya pagi banget" jawab Mira

" Iyadehh gimana kamu aja" balas singkatku

"Padahalkan gara2 ngintipin kamu"
Gumamku dalam hati

Setelah selesai semuanya akhirnya kamipun berpamitan dan berangkat bersama dengan berjalan kaki ke sekolah...

Sepanjang perjalanan aku dengan Mira terus saja mengobrol

Mira:" ka kenapa sihh masih belum punya pacar? Padahal kk kan banyak yg suka disekolah"

Aku: "belum ada yang kk suka dan sesuai tipe kk dek hahaha"

Mira:" idihh punya kk sok ganteng banget dehh " sambil mencubit pinggangku

Aku:" ehh bukan sok kali, tapi emang ganteng" sambil membalas mencubit pinggangnya

Mira:" ihh kk mah nyubitnya sakit sihh,curang"

Kemudian Mira pun berusaha mencubit pinggangku kembali namun dengan sigap ku tangkap kedua tangannya. Mirapun berusaha melepaskan tangannya dari tanganku sambil saling tertawa dengan segala cara dia mendorong menarik lengannya sampai bisa terlepas namun hal yang tak terduga terjadi saat Mira menarik lengannya hingga bisa terlepas otomatis kedua tanganku pun terbawa dan tanpa sengaja menyentuh kedua payudaranya. Rasanya kenyal walaupun aku hanya menyentuhnya dari balik seragamnya Namun hanya beberapa detik segera ku tarik kembali tanganku.

"Ehh maaf dek kk ga sengaja" ujarku
kulihat wajahnya sedikit memerah namun beberapa saat kemudian
Mira :" huu ngmng aja emang dari tadi sengaja pengen megang TT aku" ucap Mira sambil berlari meninggalkanku
Aku : "enak aja yah kamu kalo ngomong, hehh tungguin kk"

Akhirnya kami pun sampai ke sekolah dan pergi ke kelas masing2.

Singkat cerita bel pulang berbunyi akupun dan Tyo teman sekelasku keluar kelas dan langsung pulang ke rumah. Di dekat gerbang aku bertemu dengan Mira yang sedang ngobrol dengan temannya.

Aku:" dek mau pulang bareng ga?"
Mira:" engga ahh kak aku ada latihan ekskul tari dulu"
Adikku memang banyak mengikuti ekstrakurikuler dan salah satunya seni tari yang memang sebentar lagi akan ada perlombaan tingkat kabupaten dan kebetulan Mira jadi salah satu yang terpilih mewakili sekolah

Aku: " ohh yaudah kk sama Tyo pulang duluan yah"
Mira:" iyahh hati2 kaaaa" sambil melambai ke arahku

Diperjalanan pulang

Tyo: "yan ko lu bisa punya Ade kek s Mira sihh
Aku:" maksudnya?" Tanyaku pura2 polos
Tyo: "yaa Mira itu kan cantik terus badannya itu mantep banget. Ga nyangka dia itu ade lo"
Aku: "lahh Yo kknya aja udah ganteng gini yaa pastilah adenya kek gitu"
Tyo: "sok ganteng mulu lohh, kampret emang, ehh tapi kalo gua jadi pacarnya s Mira gimana? Lu bakal ngerestuin ga?"
Aku :" yaa tergantung, kalo lu bisa beliin gue motor pasti gue restuin" balasku dengan candaan
Tyo :" kampret itu mah Lo pengen gue jadi miskin namanya"

Kami pun akhirnya berpisah di jalan

sesampainya di rumahku dan kulihat rumah dalam keadaan sepi tidak ada siapa2. Kutaruh tasku di kasur kamarku Saat aku hendak ke kamar mandi karena ingin kencing kulihat pintu kamar mandi tertutup artinya ada orang di dalam. "Mungkin papa atau mamaku" pikirku.
Saat aku hendak kembali jalan menuju kamarku tiba2 terdengar suara dari kamar mandi. Bukan suara air melainkan suara desahan wanita, yang kukenal itu suara mamaku

" Ahhhhh....... hhahh.... enakk terus cepetinn lagi... Ahhhhh"

Aku yang terkejut mendengar itu membuatku penasaran dan ingin melihatnya akupun kembali teringat dengan lubang itu.
Akupun segera menuju ke kamar dan mengunci pintu kamarku. Akupun segera naik dengan kursi mengintip lewat lubang dan ternyata yang kulihat tepat seperti yang sudah aku bayangkan kulihat mamaku sedang berpegangan ke bibir bak mandi dengan sedikit membungkuk dan dari belakang papaku sedang asik menggenjot vagina mamaku dengan tempo yang sedang.

Mama:" ahhhhh .... Pahh cepetann pahh nanti keburu Anak2nya pulang.

Papa:" tenang aja mah baru juga jam segini mereka pasti masih dijalan ahhh" sambil mempercepat tempo genjotannya

Mama:" ahhhhh iyahh kaya gitu pahh,....... Ahhhhh kontollll papahh.... Enakk.... Ahhhhh ahhhhh
Ma..maa ahh...maaa...u ke...l.uarrrrr..... dikiiittt lagiii............ ahhhhhh

Papa:" bentar mah.... Ahhh papa juga... Ud..ahh hampir sampe.... Ahh. Keluarin di manaaa mahh ahhh"

Mama:" di susu mamahhhh ajaaa..... Ahhh pahhhh ayoo.... Lebih kencengggg lagi... Ahh.. pahhhh...

Papa: " iyahhhh ahhh" papa mempercepat genjotannya kembali di memek mama

Mama: "pahhhh mama...... Ahhh ke...l..ua..rrrr.rrrrrrrrr... ahhhhh" seketika tubuh mama mengejang tak karuann payudaranya bergelayutan dan kakinya bergetar serta raut wajahnya menandakan raut keenakan.
dan kutebak mama pasti mendapatkan orgasmenya seperti d film2 bokep yg ku tonton...

Tak lama papapun mencabut kontolnya dari memek mamah dan menyuruh mama untuk menjepit kontolnya diantara gunung kembarnya yang sangat besar.
Aku dibuatt ngacengg melihat besarnya payudara mamaku yang terlihat jelas mengahadap ke arah lubang tempat ku mengintip.

Karena tadi sebelumnya posisi mama membelakangiku sehingga aku tidak melihat sepenuhnya payudara mama

Mamapun mulai menjepit kontol papaku dan memaju mundurkan payudaranya. Papaku dibuat keenakan dengan aksi mama yang bisa dibilang lihai dalam melakukan tits job.

Papa: "ahhh mamahhhh dikit lagiiiii.... Ahhhhh mahhhhh"

Mama:" iyahh pahh keluarin ayo Mama udah pegel nihh"

Papa :" ahhh maahh papa keluar ahhhhhhh......."
Kulihat semprotan peju papaku keluar dan mengenai payudara mamakuu tidak terlalu banyak..

Mama:" si papah ngajakin ko jam2 segini sihh gimana kalo anak2 udah pulang kan berabe

Papa: "yaa tenang ajaa mahh ga apa2, lagian Ryan sama Mira juga belum pulang kann"

Aku yang sedari tadi terus fokus melihat tubuh mama dari balik lubang pun hanya bisa terpukau melihatnya, dengan usia mama yang sudah 44 thn tapi masih memiliki kulit yang masih kencang dan juga bentuk payudaranya yg sangat besar dan vaginanya yang ditumbuhi bulu-bulu lebat benar2 membuat ku tergoda.

Tiba2 tanpa diduga mama yang sedari tadi sedari tadi sedang membersihkan Peju yang ada di badannya. Pandangannya melihat ke sekeliling kamar mandi dan akhirnya melihat ke arah lubang yang kugunakan untuk mengintip dengan pandangan yang seperti serius memperhatikan lubang ini. Seolah melihat sesuatu dari lubang ini.

Deggggghh sontak akupun segera menurunkan kepalaku dan turun dari kursi.

Karena takut mama semakin curigaa akupun segera keluar kamar dan pergi ke ruang tengah dan menyalakan TV

Dan yang sekarang terus ada di pikiranku adalah apakah tadi mama melihatku mengintipnya? haduhh bisaa kacauu ini jadinyaa. Mama dan papa pastii akan marah besar. Aku benar2 khawatir dan was was dengan apa yang akan mama ucapkan nanti setelah keluar dari kamar mandi dan melihatku.

Tak lama terdengar suara pintu kamar mandi dibuka. Aku pasrah dengan apa yang akan papa dan mamaku lakukan nanti kepadaku...

-Bersambung-
Ikut baca om
 

andikeder

Kakak Semprot
Daftar
1 Dec 2019
Post
153
Like diterima
623
lanjutkan suhu...mantep nih...ceritanya ngalir bagai air...hehe...
berharap semoga tidak ada laki-laki lain jadi tokoh utama dalam cerita ini, apalagi gangbang hehe...(cuman ngarep doang sing, karena gangbang buat aku ilfil hehe...)
semoga tamat juga nantinya.
 
Terakhir diubah:
Status
Thread ini sudah dikunci moderator, dan tidak bisa dibalas lagi.
Sbo Hoki Online   Senior Bola Online
Jav Toys
Gaple Online Indonesia
Pasang iklan hanya lewat CONTACT US
Top
Semprot is now part of PAGCOR