9Club Situs Judi Online Terpercaya
Asus Togel online   Mandala Toto
RGO Online
Pasang iklan, hanya lewat Contact Us.
Waspada penipuan iklan. Klik di sini untuk melihat daftar penipu.

Terjerat Nafsu Birahi

Status
Thread ini sudah dikunci moderator, dan tidak bisa dibalas lagi.

NeubirioN

Semprot Lover
Thread Starter
Daftar
18 Nov 2015
Post
216
Like diterima
105
Thank You buat komennya semproters..

[size=+2]
Episode IV [/size]
"First Treesome"




Akan kah Treesome dengan suaminya..
Atau dengan orang lain...
Akankah ada kejutan lainnya..

:ampun: :ampun:

Mohon maaf semproters
Update diundur menjadi hari Minggu..
Dikarenakan Sy lagi ga enak badan..
Dan jalan cerita baru dapet setengah jalan..
 
Terakhir diubah:

Bos_Mesum

Semprot Baru
Daftar
16 Nov 2013
Post
37
Like diterima
3
Muantap ceritanyaa.. 😁 moga2 updatenya ga macet kyk cerbung yg lain ya suhu..
 

nongolinho

Semprot Baru
Banned
Daftar
17 Nov 2013
Post
46
Like diterima
0
Lokasi
UG Bandung HBD
User di-banned, maka konten otomatis dihapus.
User is banned, content is deleted automatically.
 

ants

Semprot Baru
Daftar
10 Jan 2011
Post
40
Like diterima
0
cek kemari dulu ah...., *sambil makan pisang goreng :D
 

NeubirioN

Semprot Lover
Thread Starter
Daftar
18 Nov 2015
Post
216
Like diterima
105
:ampun:

Updatenya 19.00wib ya..
Ceritanya lagi dikebut..

Mohon maap
Tapi ane terima :bata: :bata:
Di banned juga nggak apa-apa.

:ampun:
 

yusroni

Kakak Semprot
Daftar
21 Feb 2014
Post
174
Like diterima
3
:ampun:

Updatenya 19.00wib ya..
Ceritanya lagi dikebut..

Mohon maap
Tapi ane terima :bata: :bata:
Di banned juga nggak apa-apa.

:ampun:

cerita gagal update gak akan kena banned suhu,,,,sering ko disini yang janji mau updte tapi gagal...

:semangat: suhu
 

NeubirioN

Semprot Lover
Thread Starter
Daftar
18 Nov 2015
Post
216
Like diterima
105
[size=+2]
Episode IV [/size]
"First Treesome"






[size=+6]H[/size]ello semproters,

"Ouchh,ouchhh,aahh,ouchhh teruss Pih yang cepettt"desah ku merasakan hujaman penis Mas Anton didalam Memekku

"Ohhhhh memek kamu ngejepit bangett mihh"desah dan ujar Mas Anton yang terus memaju mundurkan pinggulnya

"Oohh tumben banget pih. Papih kayaknya napsu bangett"desah ku merasakan hujaman cepat penis Mas Anton yang cepat dan kasar

"Ohhh papihh mimpiin mamih ngentot sama Budi cuma di dalem mobil gitu mih. Bangun-bangun papih langsung on nih mih. Makanya papih langsung tarik Mamih ke kamar ohhhh"desah dan ujar suamiku

Ouhhh nikmat sekali Hujaman-hujaman penis mas Anton pada liang memekku. Coba kamu kalau lagi main kamu kaya gini Mas. Kasar, cepat dan please tahan lama Mas aku pasi klepek-klepek, yang seperti inilah yang selalu kuinginkan. Saat ini aku dan Mas Anton sedang bersetubuh dalam posisi doggie style. Aku sudah telanjang bulat begitu pula dengan Mas Anton.

Padahal kami baru saja sampai di vila yang dimiliki oleh keluarga Mas Anton. Aku memang sudah beberapa kali kesini. Kenapa Mas Anton tidak menyewa vila yang lain bukankah terlalu beresiko apabila kami bermain disini apalagi nanti aku juga akan bermain bersama Budi.

Bisa gawat nih kalau ketawan sama Mang Ujang dan BI Minah. Mereka adalah pembantu sekaligus penjaga yang ditugaskan untuk menjaga vila ini apabila sedang tidak disini. Ouhhhh Sedang enak-enaknya merasakan hujaman-hujaman penis Mas Anton. Tiba-tiba.

"Tok,Tok,Tok"suara ketukan pintu kamarku

"Siapa sih Mih Ganggu aja"ujar suamiku yang lagi dalam kecepatan tinggi langsung mengerem mendadak dan menghentikan hujaman penisnya pada liang memekku.

"Iya pih ganggu aja padahal Mamih kan lagi ngerasain sodokan penis papih yang tumben banget, terasa enak banget pih"ujar ku

"Hehehe yang bener Mih"ujar suamiku lalu kujawab dengan anggukan kepalaku

"Siapa ya?"Teriak suamiku

"Budi Pak, gimana rencana kita pak?"Bales Budi sambil berteriak

"Bi Minah sama Mang Ujang udah pada pulang belum"tanya Suamiku

"Udah Pak. Minuman hangatnya juga sudah disiapkan buat kita. Minuman yang bapak minta juga sudah saya racik Pak"ujar Budi

"Bentar Bud"ujar suamiku

"Ploppppp"suara penis dicabut

Mas Anton pun melepaskan penisnya pada liang senggamaku dan berjalan menuju ke pintu kamar sedangkan aku langsung merebahkan tubuhku di atas ranjang dan mengambil selimut untuk menutupi tubuh telanjangku.

Kulihat Mas Anton membukakan pintu lalu disusul Budi yang melangkah masuk ke dalam kamarku. Kulihat senyum mesum Budi ke arahku. Budi terlihat membawa nampan yang berisi dua buah gelas air berwarna orange. Satu diberikan untuk suamiku dan satu lagi dia berikan untukku.

"Ini bu langsung diminum aja, penambah stamina bu biar ibu Sherly kuat kan kita mau happy happy"ujar Budi
Sambil menjulurkan gelasnya kearahku

"Happy Happy apa sih"ujarku kepada Budi lalu kuambil minumannya dan segera kuhabisi airnya lalu kuberikan lagi kepada Budi

Beberapa saat kemudian badan ku terasa panas dan gerah. Bahkan putingku juga mengeras begitu pula liang memekku yang terasa sangat gatal sekali. Gila efeknya aku langsung horni.

"Mantap Bud langsung ngaceng saya"ujar Mas Anton kepada Budi

"Telanjang gih Bud tapi Inget pake kondom Bud dan perlakukan Istri saya dengan baik dan jangan sampe lecet atau takkan ada lagi kesempatan buat kamu bahkan kalau terjadi apa-apa sama istri saya. akan saya pecat kamu. Tapi saya dulu ya saya udah nggak tahan nih"ujar dan ancam Mas Anton kepada Budi

Budi pun hanya tertawa saja. Mas Anton kini mendekat kearahku lalu menaiki ranjangnya. Dia singkap selimut yang menutupi tubuh telanjangku. Bibirnya langsung mendekat ke puting kananku lalu kurasakan bibirnya menggigit putingku sambil lidahnya ikut bermain-main.

"Ouchhh Mas"desah ku yang mendapat rangsangan yang langsung membuatku horni berat.

Mas Anton pun segera membuka kedua kaki ku lalu

"Blessss"penisnya kembali memasuki liang memekku

Dengan cepet pinggulnya bergoyang. Terlihat sekali nafsu Mas Anton menggebu-gebu. Aku pun menikmati hujaman-hujaman penisnya pada liang memeku.

"Plokkk plakkk plokkk"

Ouchh,ouchhh,ouchhh pihhh teruss yang cepetttt"desahku

Mas Anton semakin bernafsu aku pun hampir mencapai puncak. Namun sayangnya penisnya Mas Anton mulai berkedut-kedut di dalam memekku dan membesar

"Ouhhhhh papi sampe mihhhhh terima benih papihh mihhhhh"desah Mas Anton

Lalu .....

"Crortzzzzzzz, crotzzzz, crotzzzzzzz"semburan sperma suamiku didalam liang memekku

"Ouchhhh papih, please Pih terus goyang. Mamih juga mau sampeeee"desah ku

"Maaf mih papih ngilu banget ini penisnya"ucap Mas Anton

Kurasakan penisnya menciut. Belum lagi spermanya terasa banyak sekali di dialam liang memekku. Ouchhh tidak aku kentang. Mas Anton pun menghentikannya genjotannya. Lalu mencabut penisnya. Ku lihat Budi sudah berdiri di pinggir ranjang namun tangannya kini berada di liang memekku. Kurasakan ada sapuan tisu yang membersihkan sperma Mas Anton yang keluar dari liang memekku.

"Udah Mas Anton tidur aja. Biar bu Sherly saya yang muasin"ujar Budi ke Mas Anton

Namun anehnya mendengar perkataan Budi Mas Anton langsung tertidur dengan tubuh telanjangnya. Ini pasti efek minuman yang diberikan Budi.

"Kamu kasih minuman apa ke suamiku Bud?"tanyaku pada Budi melihat suami ku tiba-tiba langsung tertidur

"Hehehe setetes obat kuat dan sesaset Obat tidur bu hahaha"ujar Budi

"Dasar kamu, loh kalau minuman yang kamu kasih kesaya. Kamu kasih apa?"tanya ku lagi

"Kalau buat ibu sesaset obat perangsang dan juga sebutir obat subur bu. Saya mau menghamili ibu"ujar Budi

"Eh jangan donk Bud. Kalau kamu mau ML saya kasih tapi kalau Hamilin saya enak aja saya nggak mau"sewot ku

"Yakin ibu nggak mau, berarti ibu nggak mau ngerasain ini donk"ujar Budi lalu menunjukan kontinya kepadaku

Aduh kok aku jadi terangsang kembali ya. Kurasakan memekku jadi gatal kembali.

"Saya sih nggak maksa ibu. Kalau ibu mau ibu susul saya kita pindah ke ruang tengah. Ga enak bu disini kita main di ruang tengah aja bu. Biar enak dan leluasa. Biarkan saja Pak Anton bermimpi dengan indahnya jangan kita ganggu Bu"ujar Budi lalu melangkah pergi dan meninggakanku di dalam kamar.

Hatiku bergejolak kalau ikut Budi, aku pasti dikerjain lagi sama dia. Apalagi dia berniat untuk menghamili aku. Tapi kalau aku disini gairahku tersiksa belum lagi pengaruh obat terkutuk itu. Aduhh aku tidak bisa berfikir jernih badanku kembali panas dan bergairah. Aku butuh sentuhan, rabaan dan hujaman penis di liang memekku. Apalagi penis Budi selalu terngiang di kepalaku. Memeku semakin gatal saja. Mau tak mau aku harus menghapiri si Ob kurang ajar itu. Apalagi kulihat suami ku sudah tertidur dengan pulasnya. Penisnya menciut. Coba tegang kan aku bisa bergoyang-goyang Mas.

"Maaf Mas tapi aku butuh kontol Budi"ujar ku kepada suamiku

Ku putuskan untuk melangkah keluar kamar dan berjalan menuju ke arah ruang tengah. Kuhampiri Budi yang kini sedang duduk sambil memainkan penisnya di atas karpet persegi panjang bermotif Teddy bear yang tergeletak di depan TV.

"Lama banget bu. Sampe Budi ngocok sendiri nih. Tapi karena ibu sudah mau menuruti Budi, entar Budi ada kejutan juga buat ibu"ujar Budi

"Sekarang spong kontol Budi dulu bu"ujarnya kurang ajar

"Langsung tusuk aja Bud. Aku udah nggak kuat ini gatel banget"pintaku

"Ah pecun banyak mintanya lagi. cepet spong dulu kalau ibu nggak nurut juga silahkan bu Sherly kembali kekamar saya sih nggak maksa"ujar Budi yang kini terlihat marah

Entah kenapa aku menuruti saja apa yang diperintahkan Budi kuhamipir dirinya lalu ku posisikan tubuhku menungging di sampingannya. Ku pegang penisnya yang sudah mengeras dan kuarahkan ke bibirku. Padahal aku paling jijik kalau disuruh mengulum penis. Sama Mas Budi aja aku kadang tidak mau. Kini kudekatkan bibirku mendekat kearah penisnya lalu ku pegang dengan tanganku batang penisnya. Ku julurkan lidahku dan mulai menjilati kepalanya penisnya lalu keseluruh batang penisnya.

"Ouhhh Bu Sherliii"desah Budi

Setelah itu ku maju mundurkan kepalaku pada batang penisnya. Budi pun semakin mendesah

"Ohhh bu Sherly nikmat banget sepongannya"desah Budi sambil tangannya bermain-main dikedua payudaraku.

Entah kenapa aku begitu menikmati menyepong penis Budi. Apa karena gairahku yang sedang meninggi. Belum lagi tangan Budi terus merangsang payudaraku.

Namun tiba-tiba kurasakan ada yang memegang pinggulku lalu menarik pinggulku kebelakang dan membuat tubuhku semakin menungging. Ingin aku melihat arah belakangku namun kepalaku tertahan karena tangan Budi kini menahan kepalaku dan memaksaku untuk tetep menyepongnya.

Kurasakan ada benda tumpul yang menyentuh bibir liang memekku.

"Ouchh itu penis siapa"ujarku tertahan penis Budi

Kurasakan penis itu kini membelah dan menyeruak masuk liang ke memeku. Inci demi inci masuk hingga terbenam seutuhnya. Penisnya terasa besar namun tak sebesar punya Budi. Shit ini penis ke empat yang memasuki liang memekku.

"Ouchhhhhh"desah ku tertahan penis Budi yang masih berada di dalam mulutku saat aku merasakan ada penis asing memasuki liang memeku hingga terbenam seutuhnya.

"Ohhhh Nya peret banget Nya"terdengar suara yang tak asing buatku

Oh tidak, ini suara yang aku kenal. Ini kan suaranya Mang Ujang yang tak lain adalah pembantu dan penjaga di villa ini. Kata Budi, Mang Ujang sudah pulang bersama istrinya.

Tidak,tidak,tidak yang kutakutkan benar-benar terjadi. Bisa ember ini mulutnya Mang Ujang bisa-bisa mertuaku pun akan tahu. Bahkan mungkin semua saudara-sadaraku bisa tahu. Belum sempat aku berfikir kurasakan Mang Ujang mulai menggoyang pinggulnya dan membuat penisnya mulai menggenjot liang memekku.

"Ohhhh, ouchh stoppp, ouchh, ouchh tidakk, ouchhh"desah dan ujarku yang kini sudah melepas kulumanku pada penis Budi karena tangannya sudah tidak mencengkram kepalaku

"Ouchhh Budi, kok Mang Ujang di ajak sihh"desah dan tanya aku pada Budi

"Hehehe tapi bu Sherly suka kan enak nggak kotolnya Mang Ujang"tanya Budi

"Ouhhh enak Bud taptaptapii harusnya kann"desahku belum sempat aku selesai bicara tangan Budi kembali memegang kepalaku dan mengarahkannya untuk kembali mengulum penisnya.

Mau tak mau aku kembali mengulum penisnya. Namun kini Budi yang bergoyang menyodok-nyodok mulutku. Apalagi dari arah belakang penis Mang Ujang juga semakin cepat menghujam liang memekku.

Ouhhhhh Tuhan terasa nikmat sekali disekujur tubuhku. Birahiku benar-benar terbakar dibuatnya belum pernah aku merasakan sensasi main bertiga selama ini yang ternyata terasa nikmat.

Aku tak kuat lagi. kedua batang itu menghujam dikedua lubang ku, belum lagi tangan-tangan kasar mereka meremas-remas kedua payudaraku secara bergantian. Mendapat rangsangan hebat membuat tubuhku mengejang dan

"Ouchhhhhhhhhh"desahku merasakan orgasme.

"Aku juga sampe Nyaaa"ujar Mang Ujang

"Ouhh tidakk jangannnnnnnn"ujarku dalam hati berharap mang ujang menyemprotkan spermanya di luar tubuhku.

Penisnya kurasakan berdenyut-denyut di liang memekku dan membesar namun penisnya bukannya dicabut tetapi yang ada penisnya semakin dalam di liang memekku. Dan..

"Ouhhhhh Nyaaaaaaa"desah Mang Ujang

"Crottzzzzzz, Crottzzzzzz, Crottzzzzz"semburan sperma mang Ujang di dalam Liang memekku

Oh tidak penis Budi pun juga berdenyut di dalam mulutku.

No,No,No aku tidak pernah merasakan sperma bahkan dengan Mas Anton pun aku tidak mau namun...

"Crotzzzzz,crotzzzzz,crotzzzzzz"semburan sperma Budi di dalam mulutku terasa banyak sekali. Mau tak mau ada sperma Budi yang tertelan olehku. Bahkan semburannya sampe ke kerongkonganku sampai-sampai aku terbatuk-batuk. Ku lepas penis Budi dari mulutku dan aku pun berlari ke arah wastafel.

Ku buang sisa sperma yang masih berada di dalam mulutku lalu kucuci mulutku.

Sperma mang Ujang juga menetes-netes dari sela-sela selangkanganku.

"Hehehe maaf Bu Sherly sengaja"ujar Budi sambil cengengesan

"Peret banget Nya mekinya kenapa nggak dari dulu aja kasih tau Ujang. Payudara Nyonya juga indah banget. Belum pernah saya lihat payudara besar membulat dengan puting pink kecil. Belum lagu tubuh nyonya putih banget bersih lagi"ujar Ujang

"Bu Sherli memang wanita spesial Jang. Nggak bakal ada cewek kaya dia disini apalagi yang doyan kontol dan lo make dia gratis pula. Kalau lo Jang ke kota make cewek kaya Bu Sherly itu harganya harga cewek Import atau jatuhnya PSK highclass. Caps minimal 2juta dihitung perjam pula atau sekali lo ngecrotzz doang"Ujar Budi kepada Ujang

"Mahal amat ya Bud"ujar Mang Ujang

"Makanya lo nikmatin aja. Kali aja cuma ini kesempatan lo buat nikmatin cewek highclass seperti Bu Sherly. Cuman sekali dalam hidup lo"ujar Budi

"Gimana ya kalau Pak Batara tau kalau menantunya doyan kontol"ujar Mang Ujang tiba-tiba

"Eh jangan Mang. Kamu sih Bud pake ngajak-ngajak Mang Ujang segala. Dikasih enak malah ngelunjak tuh"ujarku agak marah

Kulihat Budi berdiri dan mendekat kearahku. Ternyata penis masih menegang dan tidak menciut walaupun spermanya sudah keluar.

"Kan udah Budi bilang bu kita mau Happy, Happy. Tenang aja Bu Sherly Mang Ujang biar Budi yang urus. Sekarang giliran Budi yang mau menyemprotkan sperma Budi di liang memek Bu Sherly"ujar Budi yang langsung menarik kembali tanganku

"Saya mau bersiin dulu Bud spermanya Mang Ujang"ujar ku

"Ga usah bu, Budi seneng sama memek yang udah becek"ujar Budi

Aku pun langsung dibawanya lagi kearah karpet tadi. Kini Budi tidur terlentang sedang kan aku berada diatasnya..

"Slebb"

"Ouchhh Buddd"desahku yang kini sudah berada di atas pinggulnya.

Penis Budi dengan mudahnya menyeruak masuk di liang memeku yang sudah becek

Aku mulai menggoyang pinggulku maju-mundur maju-mundur.

"Ouhhhh,Ahhh,ouhhh"desah ku

Tangan Budi pun mempermainkan kedua payudaruku. Meremas dan memilin putingku.

Ohhh aku kembali bergairah. Goyanganku semakin cepat dan desahanku terus menggema di ruangan ini.

Budi kini mendirikan badannya dan langsung melahap bibirku. Aku yang sudah horni membalas ciumannya. Apalagi kini tangan Mang Ujang ikut bermain di payudaraku.

Kurasakan tangan Budi memelukku. Lalu tiba-tiba Budi menidurkan kembali tubuhnya namun ikut membawa tubuhku. Sehingga membuatku menjadi menungging. Bibirnya terus melumat bibirku.

Namun kurasakan ada benda tumpul mencium liang anus ku.

"Ouchhhh tidakk"aku pun melepaskan pagutan pada bibir Budi namun aku tidak bisa terbangun karena tangan Budi memeluk ku dengan erat

"Jangann Mang pleaseee jangan yang itu"ujar ku panik karena penis Mang Ujang terus berusaha menyeruak masuk ke liang anusku.

Bahkan kurasakan cairan ludahnya melumasi bibir anusku. Oh tidak. Pinggulku pun berhenti bergoyang. Ku gigit bibir bawah ku. Kurasakan penis mang ujang kembali mencium liang anusku. Namun kini kepalanya mulai menyeruak masuk kedalam.

"Ouchhhhh sakittt Mangggg pelannnn"desahku merasakan sakit dan perih karena penis mang ujang terus menyeruak masuk ke liang anusku secara paksa.

Inci demi inci penis mang ujang semakin masuk keliang memekku terasa seperti pedang yang menghunus tubuhku. Hingga akhirnya penisnya berhasil masuk seutuhnya.

"Oohh Manggg cabutttt mang jangan di lanjut sakittt"desahku

"Oohh Nyaaaa ngejepit bangetttt"ujar Mang Ujang

Namun bukannya mencabut penisnya. Mang Ujang bahkan Budi secara berbarengan kini mulai memompa liang memekku dan anusku.

"Ouchhh tidakkkk"

Ada sensasi aneh yang kurasakan. Tubuhku mengejang hebat. Hujaman-hujaman penis mereka terasa nikmat walaupun aku merasakan perih di liang anusku. Namun semakin lama semakin hilang dan berganti menjadi rasa nikmat. Sungguh sensasi seperti ini belum pernah kurasakan. Aku tidak kuat lagi.

"Ouchhh,ouchhh, ouchhh, ouccccchhhhhhhhh"desahku lalu disusul orgasmeku

"Enak kan Bu main bertiga"ujar Budi

Aku hanya mengangguk lemah kepalaku.

Mereka berdua semakin mempercepat hujaman penisnya di kedua liang ku. Akhirnya mang ujang sampai pada orgasmenya

"Ouchhh Nyaaaa"desah mang Ujang

"Crotzz,Crotzz,Crotzz"semburan penis mang Ujang di dalam liang anusku lalu beberapa saat kemudian mencabut penisnya dari liang anusku

Namun Budi masih terus menggenjot liang memekku. Bahkan kami beberapa kali berganti posisi. Dan kini sekarang posisi Budi sedang menindih ku. Penisnya semakin cepat menghujam penisku.

"Ouchhhhh ibuuuuu pecunnnn bangett"desah Budi yang kurasakan penisnya berdenyut-denyut

"Ouhhh Budiii"desahku

"Crotzzz,Crotzzz,Crotzzz"semburan sperma Budi didalam liang memekku.

"Ouchhhhhhhhhh"desahku yang juga ternyata merasakan orgasme kembali.

Sungguh lemas sekali tubuhku ini. Namun entah kenapa nafsu birahiku belum surut juga.

Kini mang ujang sudah melangkah pulang kerumahnya. Aku dan Budi berpindah ke kamar mandi. Lagi dan lagi penis Budi terus menghujam liang memekku. Aku berdesah tiada henti. Percintaan ini takkan pernah kulupalakan nikmatnya bersetubuh sepanjang malam hingga pagi hari. Budi sudah beberapa kali menyemprotkan spermanya di rahimku bahkan dia juga mencoba liang anusku.
Hingga akhirnya aku dan Budi pun menyelesaikan permainan kami.

"Bu, kalau besok-besok saya minta jatah ibu harus mau ya"ujar Budi

"Liat nanti aja deh Bud"ujarku

"Makasih ya Bu, Budi bohong kok bu, Budi nggak Masukin obat agar ibu jadi subur tapi justru itu obat biar ibu nggak hamil"ujar Budi lagi

"Makasih ya Bud. Kalau begitu kamu boleh dateng kapan aja kerumahku kalau kamu mau"ujarku tersenyum kearahnya

Budi pun terlihat bahagia. Dan kami pun berciuaman untuk sesaat.

kulihat jam menunjukan jam 09 pagi. Sebentar lagi Mang Ujang dan Bi Inem akan datang sesuai yang kubilang kepada Mang Ujang.

Kini aku sudah membilas tubuhku dan mengenakan kembali pakaianku. Kulihat Mas Anton masih tertidur dengan pulasnya.

"Maafkan aku Mas"ujarku kepadanya lalu kucium keningnya.

"Tok,Tok,Tok"

Kulihat ada yang mengetuk pintu kamarku. Ternyata Mang Ujang yang mengetuknya.

"Cantik banget Nya, ikut Ujang yuk Nya"
Ujar ujang dengan mata nakalnya kembali menjelajahi tubuhku yang hari ini mengenakan gaun rok santai bermotif bunga-bunga.

"Emang mau ngajak Sherly kemana atuh mank?"

"Kita ke sungai Nya. Kita mandi sambil ngentot di sungai Nya pasti dingin-dingin nikmat. Tenang aja Nya tempatnya tersembunyi. Dan nggak ada yang ngintip. Private kalau kata orang kota mah. Munpung Budi lagi tidur Nya. Yuk Nya"ujar Mang Ujang yang main asal ceplos ceplos.

Benar kan kurang ajar Mang Ujang. Dikira aku jablay kali. Padahal kan aku istri anak majikannya. Hmmm mandi di sungai sambil ngentot enak juga kali ya. Tapi kalau ada yang ngintip gimana donk terus kalau ikutan akunya di gangbang donk. Hiihiihii pasti seru-seru nikmat nih. Aku jadi ingin melihat tatapan para orang desa menatap tubuh telanjangku. Gimana ya reaksinya. Kenapa aku jadi nakal dan liar begini. Ini pasti karena aku terjerat oleh nafsu birahiku. Aku iyakan saja ajakan Mang Ujang toh Mas Anton masih tertidur ini. Kasihan Mas Anton rencananya gagal total bahkan yang ada malah dia yang dikerjain sama bawahannya..

Tunggu kisahku selanjutnya ya Semproters..

[size=+1]~Bersambung...~
[/size]
 
Terakhir diubah:
Status
Thread ini sudah dikunci moderator, dan tidak bisa dibalas lagi.
Sbo Hoki Online   Senior Bola Online
Jav Toys
Gaple Online Indonesia   9 club
Pasang iklan hanya lewat CONTACT US
Top
Semprot is now part of PAGCOR