klutikmega
Suka Semprot
- Daftar
- 30 Nov 2018
- Post
- 15
- Like diterima
- 8
bahan renungan pertama
jaman dulu ketika akan ujian sekolah, rame rame ke dukun untuk minta sesuatu agar nilai ujian dapat nilai bagus, entah 7 atau 8 atau lebih
kemudian sang dukun minta pulpen baru, oleh sang dukun, itu pulpen entah diapain juga ..
sang dukun kasih omongan
"gunakan ini pulpen untuk belajar dan ujian"
"ketika untuk belajar, maka semua yang kamu pelajari akan jadi mudah kamu ingat dan pahami"
"ketika untuk ujian, maka kamu jadi mudah mengerjakan semua nya, karena kamu tetep ingat dan pahami semua yang kamu pelajari (belajar)"
bahan renungan kedua
seseorang minta pengasihan supaya dapat cewe
ke dukun dikasih jimat, entah apa pun itu
pesan sang dukun "bawa selalu jimat imi, agar kamu jadi mantap yakin sehingga power pengasihan jadi kuat, maka kamu akan percaya diri dan dapat itu cewe"
pertanyaan nya
dari bahan renungan diatas, mendapatkan hasil karena kemampuan diri sendiri yang di motivasi atas adanya sugesti atau memang karena ghaib?
jaman dulu ketika akan ujian sekolah, rame rame ke dukun untuk minta sesuatu agar nilai ujian dapat nilai bagus, entah 7 atau 8 atau lebih
kemudian sang dukun minta pulpen baru, oleh sang dukun, itu pulpen entah diapain juga ..
sang dukun kasih omongan
"gunakan ini pulpen untuk belajar dan ujian"
"ketika untuk belajar, maka semua yang kamu pelajari akan jadi mudah kamu ingat dan pahami"
"ketika untuk ujian, maka kamu jadi mudah mengerjakan semua nya, karena kamu tetep ingat dan pahami semua yang kamu pelajari (belajar)"
bahan renungan kedua
seseorang minta pengasihan supaya dapat cewe
ke dukun dikasih jimat, entah apa pun itu
pesan sang dukun "bawa selalu jimat imi, agar kamu jadi mantap yakin sehingga power pengasihan jadi kuat, maka kamu akan percaya diri dan dapat itu cewe"
pertanyaan nya
dari bahan renungan diatas, mendapatkan hasil karena kemampuan diri sendiri yang di motivasi atas adanya sugesti atau memang karena ghaib?








