Izin momod dan subes, untuk share trip Dee lagi. Ini thread ketiga Dee tentang Trip, entah akan ada trip-trip selanjutnya apa enggak, semoga aja ada rejekinya lagi nanti.. Aamiin.
Kali ini Dee mau bahas trip ke negeri ginseng, Korea dari tanggal 11 - 22 April 2024, walau sudah 2 tahun berlalu, keponakan masih sering bolak balik Korea, tapi document2yg dibutuhkan more or less masih sama. Semoga bisa ber-urut-an......
1. Paspor.
2. Pas foto.
Pemohon visa harus melampirkan 1 lembar pasfoto (berwarna dengan ukuran 3.5 x 4.5cm) yang telah ditempel pada formulir aplikasi permohonan visa.
3. KK.
4. Ijasah terakhir.
5. Isi formulir dan tempel foto di formulir.
Karena sebelumnya sudah pernah bikin Visa Schengen 2 kali (persyaratan Visa Schengen bisa klik di sini), jadi gw lampirin FC Visa Schengen dua-duanya, some say kl buat Visa Korea itu sulit, tapi Schengen lebih sulit utk approval nya, jadiii, ketika apply Visa Korea dan kita udah ada Visa Schengen, kesempatan utk di aprove-nya lebih besar, kl gk di approve, uang hangus.
Setelah dokumen lengkap, sesuai tanggal interview, kita datang ke KVAC yang letaknya di Lotte Shopping Avenue Kuningan, tempatnya pojokan, lt. 5, kalo dtg jam 9 , mall blm buka, turun dr Gocar di lobby Lotte ke sebelah kiri ada pintu masuk, trs ada chattime belok kiri, trs patokannya di samping kiri Kibbo ada lift, naik ke lt. 5, trs luruuuusss aja sampe ketemu petunjuk KVAC di sekitar mall.
Visa bisa dikirim ke rumah (fee 75k IDR JADETABEK) atau diambil sendiri, prosesnya 4-7 HK, ngecek proses nya bisa di visa.go.kr , total buat Visa 1.630.000 IDR untuk Multiple Entry Visa.
Jakarta (CKG) - China Fuzhou (FOC)
China Fuzhao (FOC) - Korea Incheon (ICN)
Dengan total perjalanan 24 jam 45 menit,
Transit hampir 17 jam di China, untungnya Xiamen Airlines menyediakan hotel + sarapan gratis, hotelnya pun bintang 3 bukan yg ecek ecek.
Jadi setelah tiba di bandara FOC, kita cari Xiamen Airlines desk clerk, trs info tiket kita, nanti diberikan voucher hotel, lalu tggu bus antar jemput yg disediakan Xiamen dari-ke bandara-hotel free juga kl gk salah.
Sayangnya, kebanyakan orang China yang kita temui selama perjalanan ini, entah itu pramugari/a, ticketing, security, airport staff, hotel staff, driver, mereka gk ada yg paham bahasa Inggris, bahkan pramugari Xiamen itu gk ada yg bisa bahasa Inggris
maksudnya, mereka kan bidang jasa internasional yaaa, they expect everyone in the world can speak Chinese? another superior (they assume) country besides Paris huh. Terpaksa selama di China kita menggunakan google translate (thank God) jd sangat ngebantu komunikasi.
Seoul Incheon (ICN) - Ho Chi Minh City (SGN)
Ho Chi Minh City (SGN) - Jakarta (CKG)
Transit 18 jam 40 menit, karena gak dapat free hotel kayak Xiamen, kita cari hotel dekat bandara, jujur bandara Vietnam Itu lbh mirip mall ITC
ada kucing, lalat
dsb, begitu keluar dari bandara menuju hotel, environmentnya, hiruk pikuknya, persis kayak tanah abang, banyak motor, polusi udara dr knalpot, suara bising klakson, ya gitu deh...
Kita stay di Ibis, one night for 975rb VND (600ribu Rupiah kala itu), luckily AC nya berasa dingin, begitu sampe Vietnam, badan gw sunburn karena saat itu cuaca Vietnam sampe 40°C panasnya, tidurpun sampe bugil karena saking humid udaranya walau pakai AC.
Barbuk:
•
To be Continued..
Kali ini Dee mau bahas trip ke negeri ginseng, Korea dari tanggal 11 - 22 April 2024, walau sudah 2 tahun berlalu, keponakan masih sering bolak balik Korea, tapi document2yg dibutuhkan more or less masih sama. Semoga bisa ber-urut-an......
• VISA •
Pengajuan Visa Korea itu di KVAC, masuk ke websitenya, daftar online sekaligus melengkapi dokumen2asli yang dibutuhkan:1. Paspor.
2. Pas foto.
Pemohon visa harus melampirkan 1 lembar pasfoto (berwarna dengan ukuran 3.5 x 4.5cm) yang telah ditempel pada formulir aplikasi permohonan visa.
3. KK.
4. Ijasah terakhir.
5. Isi formulir dan tempel foto di formulir.
Karena sebelumnya sudah pernah bikin Visa Schengen 2 kali (persyaratan Visa Schengen bisa klik di sini), jadi gw lampirin FC Visa Schengen dua-duanya, some say kl buat Visa Korea itu sulit, tapi Schengen lebih sulit utk approval nya, jadiii, ketika apply Visa Korea dan kita udah ada Visa Schengen, kesempatan utk di aprove-nya lebih besar, kl gk di approve, uang hangus.
Setelah dokumen lengkap, sesuai tanggal interview, kita datang ke KVAC yang letaknya di Lotte Shopping Avenue Kuningan, tempatnya pojokan, lt. 5, kalo dtg jam 9 , mall blm buka, turun dr Gocar di lobby Lotte ke sebelah kiri ada pintu masuk, trs ada chattime belok kiri, trs patokannya di samping kiri Kibbo ada lift, naik ke lt. 5, trs luruuuusss aja sampe ketemu petunjuk KVAC di sekitar mall.
Visa bisa dikirim ke rumah (fee 75k IDR JADETABEK) atau diambil sendiri, prosesnya 4-7 HK, ngecek proses nya bisa di visa.go.kr , total buat Visa 1.630.000 IDR untuk Multiple Entry Visa.
• Arrival •
Gw beli tiket Xiamen Airlines dengan penerbangan:Jakarta (CKG) - China Fuzhou (FOC)
China Fuzhao (FOC) - Korea Incheon (ICN)
Dengan total perjalanan 24 jam 45 menit,
Transit hampir 17 jam di China, untungnya Xiamen Airlines menyediakan hotel + sarapan gratis, hotelnya pun bintang 3 bukan yg ecek ecek.
Jadi setelah tiba di bandara FOC, kita cari Xiamen Airlines desk clerk, trs info tiket kita, nanti diberikan voucher hotel, lalu tggu bus antar jemput yg disediakan Xiamen dari-ke bandara-hotel free juga kl gk salah.
Sayangnya, kebanyakan orang China yang kita temui selama perjalanan ini, entah itu pramugari/a, ticketing, security, airport staff, hotel staff, driver, mereka gk ada yg paham bahasa Inggris, bahkan pramugari Xiamen itu gk ada yg bisa bahasa Inggris
maksudnya, mereka kan bidang jasa internasional yaaa, they expect everyone in the world can speak Chinese? another superior (they assume) country besides Paris huh. Terpaksa selama di China kita menggunakan google translate (thank God) jd sangat ngebantu komunikasi.• Departure •
Pulangnya, kita pakai VietJet Airlines, dengan penerbangan:Seoul Incheon (ICN) - Ho Chi Minh City (SGN)
Ho Chi Minh City (SGN) - Jakarta (CKG)
Transit 18 jam 40 menit, karena gak dapat free hotel kayak Xiamen, kita cari hotel dekat bandara, jujur bandara Vietnam Itu lbh mirip mall ITC
ada kucing, lalat
dsb, begitu keluar dari bandara menuju hotel, environmentnya, hiruk pikuknya, persis kayak tanah abang, banyak motor, polusi udara dr knalpot, suara bising klakson, ya gitu deh...Kita stay di Ibis, one night for 975rb VND (600ribu Rupiah kala itu), luckily AC nya berasa dingin, begitu sampe Vietnam, badan gw sunburn karena saat itu cuaca Vietnam sampe 40°C panasnya, tidurpun sampe bugil karena saking humid udaranya walau pakai AC.
Barbuk:
•
To be Continued..
Terakhir diubah:











