Agen Terpercaya  
 
 
Pasang iklan, hanya lewat Contact Us.
Waspada penipuan iklan. Klik di sini untuk melihat daftar penipu.

Apakah anda percaya cerita yang say share ini real ?


  • Total voters
    42
  • Poll closed .
Atas request @silviarosa
Repost from https://www.semprot.com/threads/perjalanan-cewek-eksibisionis.1378061/page-13#post-1904136264

Update Tipis2 yah…
More Challenging Exhib with a friend

Pagi ini memang aku minta Sheryn datang ke rumahku, karena aku tinggal sendirian disini, membuat kita lebih leluasa untuk eksib. Jam 06.30, Sheryn sudah sampai, aku membukakan pintu teras dalam kondisi 100% bugil. Sheryn datang hanya memakai terusan hem, lengan pendek tanpa daleman sama sekali, bra dan cd ditinggal di dalam mobil. Susunya yang menurutku besar, padat dan tegak, terlihat bergoncang. Aku minta Sheryn untuk bugil saja, toh semalam dia juga berniat untuk lebih berani lagi. Kita menata meja kecil yang akan digunakan untuk kelas online, kebetulan kita sama-sama ada kelas jam 08.00.

Karena lapar, kita memesan ojek online menu makanan cepat saji yang kebetulan restonya dekat dengan lokasi rumahku. Ketika muncul notifikasi bahwa makanan yang dipesan akan tiba, aku memberikan challenge kepada Sheryn untuk menerima makanan menggunakan terusan hem-nya tetapi hanya dikancing di bagian tengah. 3 kancing atas dan 2 kancing bawah tidak dikancingkan, Sheryn setuju, segera memakai hem sesuai yang aku saranin. Ketika driver ojek online sampai, bukannya menunggu di pintu teras, tetapi Sheryn langsung keluar menuju ke depan rumah untuk mengambil makanan hanya dengan kondisi pakaian seperti itu, sewaktu mengambil, ada motor penjual sayur lewat dan ikut melihat Sheryn dalam kondisi demikian. Terlihat tonjolan di tengah belahan susunya yang montok, vaginanya samar-samar terlihat karena tidak terkancing di bagian bawah. Sheryn melakukannya dengan sangat tenang dan santai. Masuk rumah, kembali bugil, lalu kita makan bersama dan aku pun lanjut mandi untuk persiapan kelas online.

Kita duduk di lantai, bersebelahan beralaskan karpet, bersiap untuk kelas online pagi ini. Kita sama-sama bugil meskipun on webcam, yang terlihat hanya wajah kita. Sheryn agak tegang dengan kondisi ini, aku bilang santai aja, kan cuman keliatan wajah, mereka ndak tau kalo kita bugil, hehehehe. 2 jam-an kita kelas online, jam 10.00 aku selesai, Sheryn selesai jam 10.15. Saat aku selesai, dengan sengaja aku berjalan di belakang Sheryn, kelas jadi sedikit heboh karena penampakan pinggang ke bawah tubuhku, hehehe…

Hari ini jadwal kita sama, hanya 1 mata kuliah jam 08.00-10.30, kita mau ke mall buat cari bahan tugas mata kuliah-ku sekalian makan siang. Aku tawarin Sheryn buat pake outfit yang ada di aku, ada beberapa outfit cece-cece yang ditinggal disini tapi Sheryn maunya pake outfitnya dia, terusan hem lengan pendek. Aku pake half tank top longgar, dengan tali temali di bagian tengah, belahan dada, dipadukan dengan rok mini, yang bagian samping kiri ada belahan yang cukup tinggi, hampir ke pinggang. Masuk mall, suasana lengang, aku minta Sheryn buat lepas 2 kancing atas dan 2 kancing bawah. Kita ke toko buku untuk mencari bahan-bahan yang kubutuhkan, tatapan mata beberapa penjaga toko, mengarah ke kita, beberapa kali aku menunduk, untuk mengambil dan melihat barang, susuku jelas terlihat, begitu pula Sheryn yang ketika menunduk, dari celah hem-nya yang tidak terkancing, susunya juga terlihat. Aku dengan sengaja berjongkok untuk memilih-milih bahan membuat hampir pahaku terlihat sampai pangkalnya, begitu juga dengan Sheryn ketika berjongkok, bagian vaginanya nyaris terlihat, karena dengan kancing yang dibuka, ketika berjongkok, hem-nya tersingkap ke kiri dan kanan. Beberapa petugas toko buku terlihat sliweran tidak jelas di depan kita.

Setelah mendapat bahan yang kubutuhkan, kita ke food court, ada 1 waiter cowok yang membantu kita memesan menu. Matanya terus bergantian melirik ke arah susuku dan susu Sheryn. Aku mengatakan ke Sheryn, kalo nyaman, coba lepas 1 kancing lagi, ternyata Sheryn melepas semua kancing yang tersisa, lalu mengusulkan ke aku untuk melepas beberapa tali yang ada di tengah dadaku, aku yang awalnya tidak terpikir, tentu langsung menyetujuinya dengan menyisakan 1 tali di bagian bawah, sehingga susuku lebih terlihat. Ketika mas-mas pelayan datang, matanya jelalatan ke arah susuku dan Sheryn.

Setelah selesai makan, kita meninggalkan mall, meluncur ke rumah salah satu teman kuliahku, tujuannya mengirimkan bahan-bahan tugas mata kuliah yang aku beli tadi. Di depan rumahnya aku menghubungi temenku, dia keluar, dan aku membuka kaca jendela di sisi Sheryn, waktu itu, Sheryn hanya memasang 1 kancing nomer 3 dari bawah yang membuat temenku terlihat kaget karena jelas-jelas susu Sheryn terlihat olehnya, lalu pahaku sebelah kiri juga terlihat sampai pangkal paha. Aku sempat memiringkan badanku ke kiri untuk berbicara ke temenku, yang membuat susuku terlihat. Setelahnya aku dan Sheryn berpamitan untuk pulang ke rumah dimana sesampainya di rumah kita langsung masturb bersama-sama lalu tertidur bersama-sama.

Ketika kita terbangun, waktu menunjukkan Pk. 17.15, 2 jam lebih kita tertidur. Sheryn mengajak aku untuk makan bareng, aku pun setuju tapi aku mengutarakan ke Sheryn kalo aku pingin lebih lagi waktu eksib. Di luar dugaan Sheryn juga setuju, dia juga kepingin lebih lagi karena yang dia rasakan selama ini membuat Sheryn makin penasaran untuk lebih dan lebih lagi. Sheryn memilih beberapa outfit yang ada lalu jatuh pada pilihan terusan tank top warna putih, bahannya seperti kaos singlet, panjangnya pas di pantat. Susu Sheryn dan putingnya terlihat ngecap serta samar-samar terlihat. Aku memakai terusan tank top yang panjangnya sedikit di bawah pantat, bagian depan menggunakan resleting tapi mentok sampai di bawah susu. Mulai di dalam rumah sampai di mobil, aku tidak menutupkan resleting, sewaktu mau turun, Sheryn menurunkan kedua tali tank topnya dan menyelipkan di bawah ketiak yang membuat belahan dadanya lebih terlihat montok karena outfit yang agak melorot sedangkan aku hanya menarik resleting ini sampai ke atas pusar saja.

Kita duduk di bagian luar pojok dengan kursi barstol, yap kita di cafe. Dengan posisi duduk ini, bagian vagina kita agak terlihat karena outfit yang sedikit ketarik, namun karena ketutupan meja jadi tidak kelihatan, hanya paha kita saja yang terlihat. Setelah selesai memesan, aku menurunkan seluruh resleting turun sehingga tubuhku lebih terbuka lagi, aku meminta Sheryn untuk menurunkan bagian atas outfitnya sampai ke batas putingnya, Sheryn terlihat sangat sexy. Ketika waiter mengantar makanan, matanya tidak lepas dari susuku dan susu Sheryn, terlebih dengan tidak sengaja outfit Sheryn sebelah kanan sedikit melorot di bawah putting sehingga putingnya sempat terlihat oleh waiter tersebut yang juga tidak mengetahui jika bagian bawah tubuh kita lebih terlihat. Pandangan pengunjung lain yang berada agak jauh dari kita seolah menelanjangi kita, membuat vagina kita kembali basah. Selesai makan dan membayar, kita meninggalkan cafe tersebut, aku menarik resleting outfitku sampai ke batas pusar lalu berjalan menuju mobil, tatapan mata orang yang berpapasan dengan kita membuat vagina kita lebih basah lagi.

Setelah dari cafe, Sheryn mengajak ke salah satu counter gelato yang ada di bagian depan salah satu supermarket, aku pun setuju. Pandangan mas-mas penjaga counter dan ada 1 cowok di samping kita terus memperhatikan kita, pandangan mereka ke susu kita, setelah membayar, kita kembali ke mobil untuk memakan gelato ini karena memang di stand gelato tidak ada meja kursi. Sesudahnya kita kembali ke rumahku, lalu Sheryn pamit untuk pulang ke rumahnya. Sebelum pulang, aku menawarkan, bagaimana kalo weekend ini, ikut aku ke kota sebelah, ketemu cece-cece dan Ko Henry. Sheryn pun mengiyakan selama cece-cece dan ko Henry setuju lalu orang tuanya juga mengijinkan.

Keesokan harinya, jam 6 pagi Sheryn sudah di rumahku, pagi ini Sheryn memakai tank top longgar dan hotpants, tanpa daleman. Karena masih pagi, aku mengajak Sheryn jogging tipis-tipis, aku juga memakai tank top dan hotpants tanpa daleman, putingku ngecap, belahannya juga rendah. Selama jogging, banyak tatapan mata melihat ke arah susu kita berdua, yang satu terlihat bergoncang, yang satu terlihat putting ngecap. Jam 7.15 kita sampai kembali di rumah dengan sekalian membawa cemilan yang dibeli sebagai sarapan. Jam 8 aku kuliah online, sedangkan Sheryn kosong karena dosennya mendadak berhalangan memberi kuliah dan diganti dengan tugas kelompok. Sheryn minta ijin ke aku apakah boleh temannya datang ke sini untuk kerjakan tugas barengan, aku pun oke saja.

Sekitar jam 9, teman Sheryn datang, 2 cowok modelnya cupu semua, dan 1 cewek. Ada tugas poster yang harus diselesaikan. Sewaktu mereka datang, aku masih bugil, kelas online di dalam, namun Sheryn sudah menyiapkan pakaian yaitu, kaos basket Ko Henry yang ada disini. Lalu Sheryn berganti pakaian dengan terusan hem milik Ce Diana yang memang seukuran dengannya. Jam 9.30 aku selesai kuliah online, aku memakai kaos basket yang sudah disiapkan lalu menyapa Sheryn dan teman-temannya. Mereka terkejut melihatku, yang ternyata Sheryn juga melepas 1 kancing atas, berpose menunduk, menempel sesuatu di karton yang membuat susunya terlihat. Aku ikut nimbrung dengan menunduk juga memperlihatkan susuku setelah itu aku kembali masuk ke dalam. 2 jam kemudian mereka selesai mengerjakan dan berpamitan pulang. Sheryn bercerita kedua temen cowoknya terus melihat ke arah susunya tanpa berkedip, dan kayaknya burungnya pada berdiri semua. Kita tertawa cekikikan.

Karena besok jadwal kuliah kita sama-sama kosong, aku kembali mengajak Sheryn ke kota sebelah, ke tempat Ko Henry dan cece-cece lainnya, Sheryn pun excited, terlebih kemarin orang tuanya juga telah memberikan ijin. Sebelum berangkat, kita mampir di kedai kopi, mengisi tenaga terlebih dahulu.

Waktu itu temen-temen sedang ada di apartemen Ko Henry, aku dan Sheryn meluncur kesana, kurang lebih 2 jam kita tiba di apartemen tersebut bertemu dengan cece-cece yang lain, mereka menyambut kita dengan full bugil, aku dan Sheryn pun kembali bugil. Kita ngobrol-ngobrol dengan santai sekaligus Sheryn bisa belajar kita seperti apa. Sorenya Ko Henry datang dengan membawa makanan untuk kita, setelah berkenalan, Sheryn terlihat agak canggung, tapi hanya sebentar saja suasana jadi kembali renyah, dengan mata kepala Sheryn sendiri, melihat Ce Felicia dan Almira melucuti pakaian Ko Henry, lalu mereka mandi bersama-sama dengan pintu yang tidak ditutup. Sesudah mereka mandi, kita makan bersama, posisi waktu itu, Ko Henry juga bugil, burungnya menggantung bebas dan sesekali dibelai-belai sama Ce Fenty yang ada di sebelahnya. Nafas Sheryn jadi berat melihat Almira mengulum burung Ko Henry sesudah makan, lalu dengan sengaja membelakangi Ko Henry dan memasukkan burungnya kedalam vaginanya, Live ML di depan Sheryn sampai Almira orgasme. Di saat tersebut, kita masturb bersama-sama, hanya Sheryn yang tidak, katanya sungkan.

Sekitar jam 9 malam, Ce Viona mengajak kita keluar, gatal dan bosan seharian di apartemen, ditinggal Ko Henry ngantor. Kita pun setuju saja, karena akhir-akhirnya juga akan eksib juga. Ce Viona, Almira dan Ce Diana membawa outfitnya di pundak. Ce Viona dan Almira membawa kain pantai, Ce Diana membawa terusan tank top longgar. Ce Fenty memakai terusan hem tanpa lengan tapi semuanya tidak dikancing, Ce Felicia memakai half tank top dan rok mini, aku memakai kaos singlet yang kedodoran, sedangkan Sheryn memilih terusan tank top. Kita keluar mengendap-endap lewat tangga menuju ke tempat parkir mobil, pas di mobil Ko Henry, ada mobil lewat membuat Ce Viona, Almira dan Ce Diana sembunyi di bagian belakang.

Kita pergi ke salah satu resto cepat saji, model bangunannya seperti hurf L dimana pada bagian belakang, ada pintu juga menuju parkiran belakang. Yang memesan waktu itu adalah aku, Ce Diana dan Ce Felicia, pandangan kasir terus mencuri-curi ke arah susu kita. Temen-temen mengumpulkan meja kursi di bagian belakang. Ketika duduk, Ce Viona dan Almira mengikat kain pantainya di leher yang membuat tubuh depannya terbuka, sewaktu ada orang lewat, Ce Viona dan Almira menaikkan kedua kakinya ke atas kursi sehingga lututnya hampir mengena dagu untuk menutupi tubuhnya, ada 2-3 kali kejadian seperti itu, dan mereka melakukannya dengan santai. Kebetulan lokasi tempat duduk kita dekat dengan pintu masuk toilet. Sewaktu orang ketiga keluar toilet lalu mencuci tangan, Ce Felicia yang duduk diantara aku dan Sheryn, menurunkan kaos singlet yang aku pakai dan tali terusan tank top Sheryn, sehingga sewaktu orang tersebut melewati kita, dia agak surprise melihat susuku dan susu Sheryn yang membuat kita semakin basah.

Sewaktu mau mencuci tangan, Almira meninggalkan kain pantainya di kursi, lalu berjalan bugil ke wastafel yang jaraknya sekitar 10 meter an. Almira terlihat santai dan tenang, yang membuat Sheryn kembali menarik nafas berat. Ketika Almira mencuci tangan, ada orang yang berjalan mengarah ke kita, Almira yang aware, langsung masuk ke toilet. Ketika orang tersebut mencuci tangan, Ce Felicia berdiri dan menuju ke wastafel di samping orang tersebut yang langsung membuat kikuk, karena susu Ce Felicia terlihat dengan jelas dari pantulan kaca. Setelah orang tersebut meninggalkan areal wastafel, Ce Felicia mengetuk pintu kamar mandi, lalu Almira keluar dan berjalan dengan tenang kembali ke meja kita. Kita pun semakin horny, terlebih Ce Felicia menurunkan kedua tali outfitku dan outfit Sheryn yang membuat kita topless. Sewaktu ada orang lain yang menuju wastafel, setelah melewati kita, aku dan Sheryn langsung menaikkan kedua tali outfit kita. Jantung ini dibuat naik dan turun seiring rasa horny yang meningkat drastis.

Sesudah semua selesai, kita meninggalkan resto cepat saji tersebut dari pintu belakang padahal mobil kita ada di depan. Di parkiran belakang kondisi sepi, ada 2-3 mobil saja yang terparkir, lalu Ce Fenty menarik kain pantai Ce Viona dan Almira sehingga mereka full bugil, lalu mereka disuruh menunggu disitu sementara mereka berjalan ke depan mengambil mobil. Aku berniat menemani mereka di belakang, lalu kata Ko Henry, kalo mau nemenin, aku disuruh lepas outfit dan ikut bugil. Aku pun menurut dengan melepas kaos singletku, ternyata ketika berjalan, Ce Fenty membuang seluruh outfit itu di tong sampah sambil tertawa. Aku jadi dag dig dug bugil di parkiran, Ce Viona dan Almira begitu santai dan tenang. Tak lama, mobil datang dan kita pun masuk mobil di bagian tengah.

Dalam perjalan pulang, arah tujuan kita berpindah dari apartemen Ko Henry ke apartemen Ce Felicia, nah sebelumnya mampir ke mini market kecil yang searah dengan perjalanan kita, karena kondisi mini market yang kecil, yang turun hanya Almira dengan memakai outfit Ce Fenty, lalu Ce Felicia, dan Ce Diana. Mereka membeli beberapa cemilan dan minuman, lalu berinteraksi dengan kasir, waktu itu, Ce Felicia mengangkat tangannya lalu dengan pose agak kebelakang, membusungkan dadanya membuat susunya terlihat karena hanya memakai half tank top. Almira yang memakai outfit Ce Fenty tidak bisa mengancingkan terusan hem-nya dan bagian pantatnya sedikit terlihat, ketika di kasir, Almira membungkuk sehingga belahan susunya terlihat oleh kasir, sementara itu ada 1 pengunjung masuk yang secara jelas dapat melihat pantat Almira dengan leluasa.

Kita menuju ke apartemen Ce Felicia, lalu kita membagi dua kelompok, aku dengan Sheryn, Ce Diana, dan Ko Henry jadi satu lift sementara lift satunya ada Ce Viona, Ce Fenty, Almira dan Ce Felicia. Ce Viona dan Almira bugil, sementara aku ditemeni Ce Diana yang ikutan bugil, naik dari basement sampai lantai 28 apartemen Ce Felicia. Ini pengalaman yang menegangkan buatku dan Sheryn, sesampainya di dalam apartemen, aku melihat Ce Diana mengelus burungnya Ko Henry, menelanjangi, lalu mengulumnya dengan enaknya, sementara aku french kiss dengan Ko Henry sambil diremas-remas susuku, diplintir putingku dan vaginaku diobok-obok. Setelah Ce Diana orgasme, gantian aku dengan posisi missionary, disodok oleh Ko Henry, temen-temen pada masturb, termasuk Sheryn yang juga ndak tahan. Ketika aku bertukar posisi WOT, aku memanggil Sheryn, lalu sama Ko Henry susunya diremas-remas, Sheryn keenakan, sambil melanjutkan masturbnya. Setelah aku dan Ko Henry sama-sama orgasme, Ko Henry mengambil inisiatif menjilati vagina Sheryn sampai orgasme, ini kali pertama Sheryn dimainkan susu dan vaginanya, Sheryn masih virgin. Setelahnya kita tertidur pulas sampai pagi.

Demikian update singkat, semoga ada kesempatan update lagi. Kisah di pulau sebelah sedang digarap oleh Almira. Semoga para suhu cocok.
Mantaabb hu . makasih,,, aku sudah kangen banget story kalian.. Apalagi yg model begini.. 😀😁😂🤣
 
Atas request @silviarosa
Repost from https://www.semprot.com/threads/perjalanan-cewek-eksibisionis.1378061/page-13#post-1904136264

Update Tipis2 yah…
More Challenging Exhib with a friend

Pagi ini memang aku minta Sheryn datang ke rumahku, karena aku tinggal sendirian disini, membuat kita lebih leluasa untuk eksib. Jam 06.30, Sheryn sudah sampai, aku membukakan pintu teras dalam kondisi 100% bugil. Sheryn datang hanya memakai terusan hem, lengan pendek tanpa daleman sama sekali, bra dan cd ditinggal di dalam mobil. Susunya yang menurutku besar, padat dan tegak, terlihat bergoncang. Aku minta Sheryn untuk bugil saja, toh semalam dia juga berniat untuk lebih berani lagi. Kita menata meja kecil yang akan digunakan untuk kelas online, kebetulan kita sama-sama ada kelas jam 08.00.

Karena lapar, kita memesan ojek online menu makanan cepat saji yang kebetulan restonya dekat dengan lokasi rumahku. Ketika muncul notifikasi bahwa makanan yang dipesan akan tiba, aku memberikan challenge kepada Sheryn untuk menerima makanan menggunakan terusan hem-nya tetapi hanya dikancing di bagian tengah. 3 kancing atas dan 2 kancing bawah tidak dikancingkan, Sheryn setuju, segera memakai hem sesuai yang aku saranin. Ketika driver ojek online sampai, bukannya menunggu di pintu teras, tetapi Sheryn langsung keluar menuju ke depan rumah untuk mengambil makanan hanya dengan kondisi pakaian seperti itu, sewaktu mengambil, ada motor penjual sayur lewat dan ikut melihat Sheryn dalam kondisi demikian. Terlihat tonjolan di tengah belahan susunya yang montok, vaginanya samar-samar terlihat karena tidak terkancing di bagian bawah. Sheryn melakukannya dengan sangat tenang dan santai. Masuk rumah, kembali bugil, lalu kita makan bersama dan aku pun lanjut mandi untuk persiapan kelas online.

Kita duduk di lantai, bersebelahan beralaskan karpet, bersiap untuk kelas online pagi ini. Kita sama-sama bugil meskipun on webcam, yang terlihat hanya wajah kita. Sheryn agak tegang dengan kondisi ini, aku bilang santai aja, kan cuman keliatan wajah, mereka ndak tau kalo kita bugil, hehehehe. 2 jam-an kita kelas online, jam 10.00 aku selesai, Sheryn selesai jam 10.15. Saat aku selesai, dengan sengaja aku berjalan di belakang Sheryn, kelas jadi sedikit heboh karena penampakan pinggang ke bawah tubuhku, hehehe…

Hari ini jadwal kita sama, hanya 1 mata kuliah jam 08.00-10.30, kita mau ke mall buat cari bahan tugas mata kuliah-ku sekalian makan siang. Aku tawarin Sheryn buat pake outfit yang ada di aku, ada beberapa outfit cece-cece yang ditinggal disini tapi Sheryn maunya pake outfitnya dia, terusan hem lengan pendek. Aku pake half tank top longgar, dengan tali temali di bagian tengah, belahan dada, dipadukan dengan rok mini, yang bagian samping kiri ada belahan yang cukup tinggi, hampir ke pinggang. Masuk mall, suasana lengang, aku minta Sheryn buat lepas 2 kancing atas dan 2 kancing bawah. Kita ke toko buku untuk mencari bahan-bahan yang kubutuhkan, tatapan mata beberapa penjaga toko, mengarah ke kita, beberapa kali aku menunduk, untuk mengambil dan melihat barang, susuku jelas terlihat, begitu pula Sheryn yang ketika menunduk, dari celah hem-nya yang tidak terkancing, susunya juga terlihat. Aku dengan sengaja berjongkok untuk memilih-milih bahan membuat hampir pahaku terlihat sampai pangkalnya, begitu juga dengan Sheryn ketika berjongkok, bagian vaginanya nyaris terlihat, karena dengan kancing yang dibuka, ketika berjongkok, hem-nya tersingkap ke kiri dan kanan. Beberapa petugas toko buku terlihat sliweran tidak jelas di depan kita.

Setelah mendapat bahan yang kubutuhkan, kita ke food court, ada 1 waiter cowok yang membantu kita memesan menu. Matanya terus bergantian melirik ke arah susuku dan susu Sheryn. Aku mengatakan ke Sheryn, kalo nyaman, coba lepas 1 kancing lagi, ternyata Sheryn melepas semua kancing yang tersisa, lalu mengusulkan ke aku untuk melepas beberapa tali yang ada di tengah dadaku, aku yang awalnya tidak terpikir, tentu langsung menyetujuinya dengan menyisakan 1 tali di bagian bawah, sehingga susuku lebih terlihat. Ketika mas-mas pelayan datang, matanya jelalatan ke arah susuku dan Sheryn.

Setelah selesai makan, kita meninggalkan mall, meluncur ke rumah salah satu teman kuliahku, tujuannya mengirimkan bahan-bahan tugas mata kuliah yang aku beli tadi. Di depan rumahnya aku menghubungi temenku, dia keluar, dan aku membuka kaca jendela di sisi Sheryn, waktu itu, Sheryn hanya memasang 1 kancing nomer 3 dari bawah yang membuat temenku terlihat kaget karena jelas-jelas susu Sheryn terlihat olehnya, lalu pahaku sebelah kiri juga terlihat sampai pangkal paha. Aku sempat memiringkan badanku ke kiri untuk berbicara ke temenku, yang membuat susuku terlihat. Setelahnya aku dan Sheryn berpamitan untuk pulang ke rumah dimana sesampainya di rumah kita langsung masturb bersama-sama lalu tertidur bersama-sama.

Ketika kita terbangun, waktu menunjukkan Pk. 17.15, 2 jam lebih kita tertidur. Sheryn mengajak aku untuk makan bareng, aku pun setuju tapi aku mengutarakan ke Sheryn kalo aku pingin lebih lagi waktu eksib. Di luar dugaan Sheryn juga setuju, dia juga kepingin lebih lagi karena yang dia rasakan selama ini membuat Sheryn makin penasaran untuk lebih dan lebih lagi. Sheryn memilih beberapa outfit yang ada lalu jatuh pada pilihan terusan tank top warna putih, bahannya seperti kaos singlet, panjangnya pas di pantat. Susu Sheryn dan putingnya terlihat ngecap serta samar-samar terlihat. Aku memakai terusan tank top yang panjangnya sedikit di bawah pantat, bagian depan menggunakan resleting tapi mentok sampai di bawah susu. Mulai di dalam rumah sampai di mobil, aku tidak menutupkan resleting, sewaktu mau turun, Sheryn menurunkan kedua tali tank topnya dan menyelipkan di bawah ketiak yang membuat belahan dadanya lebih terlihat montok karena outfit yang agak melorot sedangkan aku hanya menarik resleting ini sampai ke atas pusar saja.

Kita duduk di bagian luar pojok dengan kursi barstol, yap kita di cafe. Dengan posisi duduk ini, bagian vagina kita agak terlihat karena outfit yang sedikit ketarik, namun karena ketutupan meja jadi tidak kelihatan, hanya paha kita saja yang terlihat. Setelah selesai memesan, aku menurunkan seluruh resleting turun sehingga tubuhku lebih terbuka lagi, aku meminta Sheryn untuk menurunkan bagian atas outfitnya sampai ke batas putingnya, Sheryn terlihat sangat sexy. Ketika waiter mengantar makanan, matanya tidak lepas dari susuku dan susu Sheryn, terlebih dengan tidak sengaja outfit Sheryn sebelah kanan sedikit melorot di bawah putting sehingga putingnya sempat terlihat oleh waiter tersebut yang juga tidak mengetahui jika bagian bawah tubuh kita lebih terlihat. Pandangan pengunjung lain yang berada agak jauh dari kita seolah menelanjangi kita, membuat vagina kita kembali basah. Selesai makan dan membayar, kita meninggalkan cafe tersebut, aku menarik resleting outfitku sampai ke batas pusar lalu berjalan menuju mobil, tatapan mata orang yang berpapasan dengan kita membuat vagina kita lebih basah lagi.

Setelah dari cafe, Sheryn mengajak ke salah satu counter gelato yang ada di bagian depan salah satu supermarket, aku pun setuju. Pandangan mas-mas penjaga counter dan ada 1 cowok di samping kita terus memperhatikan kita, pandangan mereka ke susu kita, setelah membayar, kita kembali ke mobil untuk memakan gelato ini karena memang di stand gelato tidak ada meja kursi. Sesudahnya kita kembali ke rumahku, lalu Sheryn pamit untuk pulang ke rumahnya. Sebelum pulang, aku menawarkan, bagaimana kalo weekend ini, ikut aku ke kota sebelah, ketemu cece-cece dan Ko Henry. Sheryn pun mengiyakan selama cece-cece dan ko Henry setuju lalu orang tuanya juga mengijinkan.

Keesokan harinya, jam 6 pagi Sheryn sudah di rumahku, pagi ini Sheryn memakai tank top longgar dan hotpants, tanpa daleman. Karena masih pagi, aku mengajak Sheryn jogging tipis-tipis, aku juga memakai tank top dan hotpants tanpa daleman, putingku ngecap, belahannya juga rendah. Selama jogging, banyak tatapan mata melihat ke arah susu kita berdua, yang satu terlihat bergoncang, yang satu terlihat putting ngecap. Jam 7.15 kita sampai kembali di rumah dengan sekalian membawa cemilan yang dibeli sebagai sarapan. Jam 8 aku kuliah online, sedangkan Sheryn kosong karena dosennya mendadak berhalangan memberi kuliah dan diganti dengan tugas kelompok. Sheryn minta ijin ke aku apakah boleh temannya datang ke sini untuk kerjakan tugas barengan, aku pun oke saja.

Sekitar jam 9, teman Sheryn datang, 2 cowok modelnya cupu semua, dan 1 cewek. Ada tugas poster yang harus diselesaikan. Sewaktu mereka datang, aku masih bugil, kelas online di dalam, namun Sheryn sudah menyiapkan pakaian yaitu, kaos basket Ko Henry yang ada disini. Lalu Sheryn berganti pakaian dengan terusan hem milik Ce Diana yang memang seukuran dengannya. Jam 9.30 aku selesai kuliah online, aku memakai kaos basket yang sudah disiapkan lalu menyapa Sheryn dan teman-temannya. Mereka terkejut melihatku, yang ternyata Sheryn juga melepas 1 kancing atas, berpose menunduk, menempel sesuatu di karton yang membuat susunya terlihat. Aku ikut nimbrung dengan menunduk juga memperlihatkan susuku setelah itu aku kembali masuk ke dalam. 2 jam kemudian mereka selesai mengerjakan dan berpamitan pulang. Sheryn bercerita kedua temen cowoknya terus melihat ke arah susunya tanpa berkedip, dan kayaknya burungnya pada berdiri semua. Kita tertawa cekikikan.

Karena besok jadwal kuliah kita sama-sama kosong, aku kembali mengajak Sheryn ke kota sebelah, ke tempat Ko Henry dan cece-cece lainnya, Sheryn pun excited, terlebih kemarin orang tuanya juga telah memberikan ijin. Sebelum berangkat, kita mampir di kedai kopi, mengisi tenaga terlebih dahulu.

Waktu itu temen-temen sedang ada di apartemen Ko Henry, aku dan Sheryn meluncur kesana, kurang lebih 2 jam kita tiba di apartemen tersebut bertemu dengan cece-cece yang lain, mereka menyambut kita dengan full bugil, aku dan Sheryn pun kembali bugil. Kita ngobrol-ngobrol dengan santai sekaligus Sheryn bisa belajar kita seperti apa. Sorenya Ko Henry datang dengan membawa makanan untuk kita, setelah berkenalan, Sheryn terlihat agak canggung, tapi hanya sebentar saja suasana jadi kembali renyah, dengan mata kepala Sheryn sendiri, melihat Ce Felicia dan Almira melucuti pakaian Ko Henry, lalu mereka mandi bersama-sama dengan pintu yang tidak ditutup. Sesudah mereka mandi, kita makan bersama, posisi waktu itu, Ko Henry juga bugil, burungnya menggantung bebas dan sesekali dibelai-belai sama Ce Fenty yang ada di sebelahnya. Nafas Sheryn jadi berat melihat Almira mengulum burung Ko Henry sesudah makan, lalu dengan sengaja membelakangi Ko Henry dan memasukkan burungnya kedalam vaginanya, Live ML di depan Sheryn sampai Almira orgasme. Di saat tersebut, kita masturb bersama-sama, hanya Sheryn yang tidak, katanya sungkan.

Sekitar jam 9 malam, Ce Viona mengajak kita keluar, gatal dan bosan seharian di apartemen, ditinggal Ko Henry ngantor. Kita pun setuju saja, karena akhir-akhirnya juga akan eksib juga. Ce Viona, Almira dan Ce Diana membawa outfitnya di pundak. Ce Viona dan Almira membawa kain pantai, Ce Diana membawa terusan tank top longgar. Ce Fenty memakai terusan hem tanpa lengan tapi semuanya tidak dikancing, Ce Felicia memakai half tank top dan rok mini, aku memakai kaos singlet yang kedodoran, sedangkan Sheryn memilih terusan tank top. Kita keluar mengendap-endap lewat tangga menuju ke tempat parkir mobil, pas di mobil Ko Henry, ada mobil lewat membuat Ce Viona, Almira dan Ce Diana sembunyi di bagian belakang.

Kita pergi ke salah satu resto cepat saji, model bangunannya seperti hurf L dimana pada bagian belakang, ada pintu juga menuju parkiran belakang. Yang memesan waktu itu adalah aku, Ce Diana dan Ce Felicia, pandangan kasir terus mencuri-curi ke arah susu kita. Temen-temen mengumpulkan meja kursi di bagian belakang. Ketika duduk, Ce Viona dan Almira mengikat kain pantainya di leher yang membuat tubuh depannya terbuka, sewaktu ada orang lewat, Ce Viona dan Almira menaikkan kedua kakinya ke atas kursi sehingga lututnya hampir mengena dagu untuk menutupi tubuhnya, ada 2-3 kali kejadian seperti itu, dan mereka melakukannya dengan santai. Kebetulan lokasi tempat duduk kita dekat dengan pintu masuk toilet. Sewaktu orang ketiga keluar toilet lalu mencuci tangan, Ce Felicia yang duduk diantara aku dan Sheryn, menurunkan kaos singlet yang aku pakai dan tali terusan tank top Sheryn, sehingga sewaktu orang tersebut melewati kita, dia agak surprise melihat susuku dan susu Sheryn yang membuat kita semakin basah.

Sewaktu mau mencuci tangan, Almira meninggalkan kain pantainya di kursi, lalu berjalan bugil ke wastafel yang jaraknya sekitar 10 meter an. Almira terlihat santai dan tenang, yang membuat Sheryn kembali menarik nafas berat. Ketika Almira mencuci tangan, ada orang yang berjalan mengarah ke kita, Almira yang aware, langsung masuk ke toilet. Ketika orang tersebut mencuci tangan, Ce Felicia berdiri dan menuju ke wastafel di samping orang tersebut yang langsung membuat kikuk, karena susu Ce Felicia terlihat dengan jelas dari pantulan kaca. Setelah orang tersebut meninggalkan areal wastafel, Ce Felicia mengetuk pintu kamar mandi, lalu Almira keluar dan berjalan dengan tenang kembali ke meja kita. Kita pun semakin horny, terlebih Ce Felicia menurunkan kedua tali outfitku dan outfit Sheryn yang membuat kita topless. Sewaktu ada orang lain yang menuju wastafel, setelah melewati kita, aku dan Sheryn langsung menaikkan kedua tali outfit kita. Jantung ini dibuat naik dan turun seiring rasa horny yang meningkat drastis.

Sesudah semua selesai, kita meninggalkan resto cepat saji tersebut dari pintu belakang padahal mobil kita ada di depan. Di parkiran belakang kondisi sepi, ada 2-3 mobil saja yang terparkir, lalu Ce Fenty menarik kain pantai Ce Viona dan Almira sehingga mereka full bugil, lalu mereka disuruh menunggu disitu sementara mereka berjalan ke depan mengambil mobil. Aku berniat menemani mereka di belakang, lalu kata Ko Henry, kalo mau nemenin, aku disuruh lepas outfit dan ikut bugil. Aku pun menurut dengan melepas kaos singletku, ternyata ketika berjalan, Ce Fenty membuang seluruh outfit itu di tong sampah sambil tertawa. Aku jadi dag dig dug bugil di parkiran, Ce Viona dan Almira begitu santai dan tenang. Tak lama, mobil datang dan kita pun masuk mobil di bagian tengah.

Dalam perjalan pulang, arah tujuan kita berpindah dari apartemen Ko Henry ke apartemen Ce Felicia, nah sebelumnya mampir ke mini market kecil yang searah dengan perjalanan kita, karena kondisi mini market yang kecil, yang turun hanya Almira dengan memakai outfit Ce Fenty, lalu Ce Felicia, dan Ce Diana. Mereka membeli beberapa cemilan dan minuman, lalu berinteraksi dengan kasir, waktu itu, Ce Felicia mengangkat tangannya lalu dengan pose agak kebelakang, membusungkan dadanya membuat susunya terlihat karena hanya memakai half tank top. Almira yang memakai outfit Ce Fenty tidak bisa mengancingkan terusan hem-nya dan bagian pantatnya sedikit terlihat, ketika di kasir, Almira membungkuk sehingga belahan susunya terlihat oleh kasir, sementara itu ada 1 pengunjung masuk yang secara jelas dapat melihat pantat Almira dengan leluasa.

Kita menuju ke apartemen Ce Felicia, lalu kita membagi dua kelompok, aku dengan Sheryn, Ce Diana, dan Ko Henry jadi satu lift sementara lift satunya ada Ce Viona, Ce Fenty, Almira dan Ce Felicia. Ce Viona dan Almira bugil, sementara aku ditemeni Ce Diana yang ikutan bugil, naik dari basement sampai lantai 28 apartemen Ce Felicia. Ini pengalaman yang menegangkan buatku dan Sheryn, sesampainya di dalam apartemen, aku melihat Ce Diana mengelus burungnya Ko Henry, menelanjangi, lalu mengulumnya dengan enaknya, sementara aku french kiss dengan Ko Henry sambil diremas-remas susuku, diplintir putingku dan vaginaku diobok-obok. Setelah Ce Diana orgasme, gantian aku dengan posisi missionary, disodok oleh Ko Henry, temen-temen pada masturb, termasuk Sheryn yang juga ndak tahan. Ketika aku bertukar posisi WOT, aku memanggil Sheryn, lalu sama Ko Henry susunya diremas-remas, Sheryn keenakan, sambil melanjutkan masturbnya. Setelah aku dan Ko Henry sama-sama orgasme, Ko Henry mengambil inisiatif menjilati vagina Sheryn sampai orgasme, ini kali pertama Sheryn dimainkan susu dan vaginanya, Sheryn masih virgin. Setelahnya kita tertidur pulas sampai pagi.

Demikian update singkat, semoga ada kesempatan update lagi. Kisah di pulau sebelah sedang digarap oleh Almira. Semoga para suhu cocok.
Trima kasih update nya suhu hehe
 
Atas request @silviarosa repost from https://www.semprot.com/threads/perjalanan-cewek-eksibisionis.1378061/page-14#post-1904145985

Update Santai
More Often to Exhib

Hampir seperti hari-hari sebelumnya, setiap pagi Sheryn selalu datang ke rumahku untuk kuliah online bareng lanjut eksib senemunya ide. Sheryn selalu memakai pakaian lengkap ketika keluar dari rumah, kalau keadaan memungkinkan, biasanya daleman dilepas sewaktu di perjalanan dan ditinggal di mobil, jika tidak memungkinkan, biasanya sampai rumahku langsung ikutan bugil. Hal ini untuk menjaga agar aman dari orang-orang di rumahnya seperti orang tua dan saudaranya. Seperti pagi ini, Sheryn masih memakai pakaian secara lengkap mulai dari T-Shirt, Jeans, Bra dan CD namun setelah tiba di rumahku, Sheryn langsung bugil.

Pagi ini, jadwal kuliahku adalah Pk. 10.00 – 11.40 lanjut 13.30 – 15.10, sedangkan Sheryn jadwal kuliahnya hanya Pk. 08.00 – 10.30, mendadak dosen kita berdua berhalangan memberikan kuliah, suatu kebetulan meskipun aku dan Sheryn berbeda kampus. Alhasil kita pun leyeh-leyeh menghabiskan waktu, hal ini menjadi penyemangat untuk eksib. Kita memesan nasi krawu sebagai menu sarapan pagi melalui aplikasi ojek online, kita suit, siapa menang bertugas menemui driver ojek online untuk mengambil makanan dan yang kalah memberikan challenge bagaimana yang menang mengambil pesanan. Yang menang aku, yang kalah Sheryn. Sheryn memberikan challenge, aku mengambil makanan keluar di carport dengan hanya memakai kaos singlet se-pusar dengan tanpa bawahan. Sheryn pun memilihkan kaos singlet yang setelah kupakai, cukup di tubuhku, membuat puting susuku ngecap dengan posisi belahan yang lumayan rendah. Ketika ojek online tiba, driver masuk ke depan carport, setelah melihat situasi dan kondisi yang memungkinkan, aku dengan tenang keluar dari rumah, mengambil makanan tersebut, mengucapkan terima kasih lalu berbalik masuk rumah. Ketika aku keluar dari pintu rumah, driver tersebut melihat ke hp-nya, kemudian baru melihat ke arahku dan seketika langsung bereaksi kaget, usia driver tersebut kira-kira 30 tahun-an. Dilihat Sheryn dari dalam, driver tersebut terlihat kaget, bahkan masih memandangiku ketika aku berjalan masuk ke dalam rumah.

Setelah makan sarapan pagi, kita memikirkan hari ini mau ngapain, aku berniat bolos kuliah untuk sesi kelas Pk. 13.30 namun tak kunjung mendapatkan ide. Gantian Sheryn yang membutuhkan beberapa peralatan untuk menunjang tugas kuliahnya dan secara spesifik, bahan-bahan tersebut dapat di beli di suatu toko “X” yang menjual peralatan serta bahan tersebut. Karena toko baru buka Pk. 11.00, sekitar Pk. 10.30 kita berangkat menuju kesana sebelumnya kita saling request tentang pakaian yang mau dipakai. Sheryn request ke aku untuk memakai terusan tank top warna biru muda, belahan dada lumayan rendah, memiliki 7 kancing, panjangnya se-pantat, lalu bagian kiri dan kanan ada belahan yang lumayan tinggi. Pakaian ini cukup press body yang membuat puting susuku kembali ngecap, kata Sheryn aku kebanyakan pake pakaian yang longgar, sekali-kali pake yang ketat. Request tambahan, 2 kancing teratas dan 2 kancing terbawah tidak dipasang. Gantian aku request, aku minta Sheryn memakai Dress Jumpsuit Denim milik Ce Diana tanpa daleman sama sekali, kemontok-kan susunya terlihat baik dari depan, maupun dari samping karena bagian samping mulai atas sampai pinggang terbuka, panjangnya sedikit di bawah pantat. Kita membawa beberapa pakaian cadangan, siapa tau dibutuhkan, yang tidak di bawa cuman daleman saja. Hehehe…

Toko tersebut terletak di kawasan ruko di pinggir jalan raya yang macet, bagian dalam toko terdiri atas rak-rak besar dan tinggi seperti di Supermarket. Semenjak masuk ke dalam toko, kita berdua menjadi pusat perhatian, kasak kusuk petugas dan pengunjung yang ada, namun kita berdua tetap pada kondisi tenang dan santai. Sesekali Sheryn ketika menunduk, dari samping susunya terlihat jelas, sama halnya dengan aku, kondisi kancing atas 2 terbuka, membuatku ketika menunduk, susuku turut terlihat. Setelah seluruh bahan terkumpul, kita berjalan menuju kasir, ternyata hanya 2 dari 5 kasir yang sedang aktif, membuat antrian lumayan padat ditambah dengan cuaca yang cukup panas, aku mengibaskan pakaianku yang membuat susuku makin terlihat. Ketika membayar, kita berhadapan dengan kasir cowok, aku dan Sheryn menunduk bergantian mengambil barang belanjaan dari keranjang dorong, sekali lagi susu kita terlihat dengan jelas. Setelah selesai membayar, ketika mau pulang, kita bertemu dengan teman kuliah seangkatan dan sekelas Sheryn, cowok. Wajar sih, mereka juga perlu membeli bahan yang sama dengan Sheryn. Dengan tenang dan berlagak bego, Sheryn ngobrol sebentar dengan temannya itu sambil aku perhatikan mata temannya tidak lepas dari susu Sheryn yang montok itu, dan terakhir aku mendengar “yuk, kerja barengan aja”, yang dibalas Sheryn dengan senyuman.

Setelah selesai dengan bahan perkuliahan Sheryn, kita lanjut makan siang, pilihannya jatuh di depot chinese food yang ada di dekat toko tersebut. Tidak ada kejadian istimewa di depot tersebut, karena pas sepi selain wajah koki, waiter yang menatap kita seperti alien. Selesai makan, kita kembali ke rumah lalu membantu Sheryn mengerjakan tugas-nya yang sesuai jadwal, besok pagi harus terkumpul di pos satpam kampusnya. Tak terasa sudah sore hari, perut pun kembali keroncongan, Sheryn menyampaikan, bagaimana kalo sore ini juga tugasnya dikumpulkan sekalian cari makan, aku pun setuju. Sheryn memakai terusan hem, karena memasuki areal kampus butuh pakaian berkerah, sebaliknya aku bingung mau memakai apa, akhirnya aku memutuskan untuk tidak memakai apa-apa alias bugil. Kala itu Pk. 18.00 kita keluar menuju kampus Sheryn, aku duduk di sampingnya sedangkan Sheryn drive mobilnya. Sebagai gambaran kampus Sheryn, ketika memasuki gerbang, kita melewati banyak tanaman dan tempat parkir, yang disertai dengan kolam air mancur, kira-kira setelah 500 meter barulah bertemu dengan main building kampusnya. Sheryn memarkirkan mobilnya agak jauh dari pos satpam, lalu berjalan untuk mengumpulkan tugas dan mengisi absen. Ketika berada di pos satpam, aku melihat hanya 1 orang satpam yang terlihat memperhatikan susu Sheryn, kancing kemeja-nya dilepas 2 yang membuat gundukan susunya terlihat menggairahkan. Setelah selesai mengumpulkan tugas tersebut, kita meninggalkan areal kampus.

Sebelum keluar gerbang, aku meminta Sheryn berhenti di lokasi taman yang ada air mancur, lampu di sekitar taman telah dinyalakan dan hari sudah agak gelap meskipun belum larut malam. Aku mengajak Sheryn turun dalam kondisi bugil untuk berjalan-jalan di taman, Sheryn setuju, kita turun dalam kondisi bugil, meninggalkan mobil tanpa membawa apa-apa lagi. Di bangku panjang yang disediakan, aku duduk di bagian sandarannya, lalu masturb sementara Sheryn berjalan-jalan di sekitar taman untuk memperhatikan kondisi yang ada. Sekitar 30 menit kita bugil di taman itu, lalu kembali ke mobil dan meninggalkan kampus Sheryn. Karena aku bugil dan tidak membawa pakaian lagi, kita memilih menu makan malam melalui Drive Thru. Sheryn memakai terusan hem-nya tanpa mengancingkan, ketika memesan, kita direspon oleh petugas yang ada di dalam melalui microphone, lanjut di counter pembayaran, aku menidurkan reclining seat mobil ini sehingga petugas hanya samar-samar melihat bagian bawah tubuhku dan susu Sheryn, ketika di counter pengambilan barang, aku mengembalikan posisi kursiku menjadi tegak, disini petugas yang menyerahkan makanan, dengan jelas melihat aku bugil, terlihat reaksi kaget namun dengan cepat menguasai diri. Setelah itu dalam perjalanan pulang ke rumahku, Sheryn kembali bugil, bahkan ketika turun dari mobil masuk ke dalam rumah pun kita berdua tetap bugil.

Di dalam rumah, hal pertama yang kita lakuin adalah masturb bareng, barulah setelah itu kita memakan makanan yang dibeli via drive thru tadi. Sekitar Pk. 21.30, Sheryn pamit pulang, tiba-tiba aku mempunyai ide, aku meminta Sheryn meninggalkan semua pakaiannya disini termasuk mobilnya, lalu aku akan mengantar Sheryn sampai ke rumahnya dalam kondisi bugil tak membawa pakaian apa-apa. Sheryn protes, dia takut tapi setelah kuyakinkan, terutama karena pintu kamarnya tembus ke carport, Sheryn pun setuju dengan gemetar. Pk. 22.00 tiba di depan rumah Sheryn, melihat kondisi sekitar, lalu Sheryn turun membuka pagar lalu mau menutupnya, aku ikut turun mencegah, aku langsung bilang, kalo aku mau ikut masuk kamarnya, segeralah kita berlari masuk ke dalam kamar Sheryn sambil tertawa-tawa. 15 menit aku bersama Sheryn di kamar, lalu aku pamit pulang dengan cara yang sama aku masuk tadi. Sempat kokonya dari luar kamar bertanya kenapa kok mobilnya ndak ada, dijawab ban bocor di rumah teman, besok baru diurus. Lumayan dag dig dug karena aku berada di areal baru yang dimana aku tidak paham sama sekali. Sesampainya di rumahku, aku pun kembali masturb membayangkan kejadian yang barusan aku lakuin sampai tertidur.

Besok paginya, sambil menunggu Sheryn datang, aku leyeh-leyeh bugil di sofa sambil menonton televisi, Sheryn berangkat dari rumahnya dengan menggunakan ojek online karena semalam mobilnya ditinggal di rumahku. Sheryn berangkat dari rumah dengan memakai tank top yang belahannya lumayan rendah, bra, bolero, dan rok mini tanpa CD. Sewaktu di dalam mobil ojek online, Sheryn melepas boleronya, lalu dengan perlahan dan hati-hati melepas bra yang dipakai, driver sempat memergoki via kaca spion tengah sewaktu Sheryn menurunkan tali bra-nya sebelah kanan. Sesampai di rumahku, driver ojek online pinjam kamar mandi untuk buang air, Sheryn mengajak ke dalam rumah dan menunjukkan kamar mandi, sewaktu driver itu masuk, posisiku sedang selonjoran dan sedikit mengangkang sambil menggaruk pinggir vaginaku yang pas gatal, driver itu kaget melihatku bugil, lalu menunduk sambil tetap berjalan ke kamar mandi. Sheryn tertawa terbahak-bahak, sedangkan aku berdiri masuk kamar, setelah driver itu meninggalkan rumahku barulah kita tertawa kembali. Pengalaman baru yang menyenangkan dan tidak terduga sama sekali.

Demikian sedikit update dari kita, semoga para suhu cocok… hehehe…
 
Atas request @silviarosa
Repost from https://www.semprot.com/threads/perjalanan-cewek-eksibisionis.1378061/page-13#post-1904136264

Update Tipis2 yah…
More Challenging Exhib with a friend

Pagi ini memang aku minta Sheryn datang ke rumahku, karena aku tinggal sendirian disini, membuat kita lebih leluasa untuk eksib. Jam 06.30, Sheryn sudah sampai, aku membukakan pintu teras dalam kondisi 100% bugil. Sheryn datang hanya memakai terusan hem, lengan pendek tanpa daleman sama sekali, bra dan cd ditinggal di dalam mobil. Susunya yang menurutku besar, padat dan tegak, terlihat bergoncang. Aku minta Sheryn untuk bugil saja, toh semalam dia juga berniat untuk lebih berani lagi. Kita menata meja kecil yang akan digunakan untuk kelas online, kebetulan kita sama-sama ada kelas jam 08.00.

Karena lapar, kita memesan ojek online menu makanan cepat saji yang kebetulan restonya dekat dengan lokasi rumahku. Ketika muncul notifikasi bahwa makanan yang dipesan akan tiba, aku memberikan challenge kepada Sheryn untuk menerima makanan menggunakan terusan hem-nya tetapi hanya dikancing di bagian tengah. 3 kancing atas dan 2 kancing bawah tidak dikancingkan, Sheryn setuju, segera memakai hem sesuai yang aku saranin. Ketika driver ojek online sampai, bukannya menunggu di pintu teras, tetapi Sheryn langsung keluar menuju ke depan rumah untuk mengambil makanan hanya dengan kondisi pakaian seperti itu, sewaktu mengambil, ada motor penjual sayur lewat dan ikut melihat Sheryn dalam kondisi demikian. Terlihat tonjolan di tengah belahan susunya yang montok, vaginanya samar-samar terlihat karena tidak terkancing di bagian bawah. Sheryn melakukannya dengan sangat tenang dan santai. Masuk rumah, kembali bugil, lalu kita makan bersama dan aku pun lanjut mandi untuk persiapan kelas online.

Kita duduk di lantai, bersebelahan beralaskan karpet, bersiap untuk kelas online pagi ini. Kita sama-sama bugil meskipun on webcam, yang terlihat hanya wajah kita. Sheryn agak tegang dengan kondisi ini, aku bilang santai aja, kan cuman keliatan wajah, mereka ndak tau kalo kita bugil, hehehehe. 2 jam-an kita kelas online, jam 10.00 aku selesai, Sheryn selesai jam 10.15. Saat aku selesai, dengan sengaja aku berjalan di belakang Sheryn, kelas jadi sedikit heboh karena penampakan pinggang ke bawah tubuhku, hehehe…

Hari ini jadwal kita sama, hanya 1 mata kuliah jam 08.00-10.30, kita mau ke mall buat cari bahan tugas mata kuliah-ku sekalian makan siang. Aku tawarin Sheryn buat pake outfit yang ada di aku, ada beberapa outfit cece-cece yang ditinggal disini tapi Sheryn maunya pake outfitnya dia, terusan hem lengan pendek. Aku pake half tank top longgar, dengan tali temali di bagian tengah, belahan dada, dipadukan dengan rok mini, yang bagian samping kiri ada belahan yang cukup tinggi, hampir ke pinggang. Masuk mall, suasana lengang, aku minta Sheryn buat lepas 2 kancing atas dan 2 kancing bawah. Kita ke toko buku untuk mencari bahan-bahan yang kubutuhkan, tatapan mata beberapa penjaga toko, mengarah ke kita, beberapa kali aku menunduk, untuk mengambil dan melihat barang, susuku jelas terlihat, begitu pula Sheryn yang ketika menunduk, dari celah hem-nya yang tidak terkancing, susunya juga terlihat. Aku dengan sengaja berjongkok untuk memilih-milih bahan membuat hampir pahaku terlihat sampai pangkalnya, begitu juga dengan Sheryn ketika berjongkok, bagian vaginanya nyaris terlihat, karena dengan kancing yang dibuka, ketika berjongkok, hem-nya tersingkap ke kiri dan kanan. Beberapa petugas toko buku terlihat sliweran tidak jelas di depan kita.

Setelah mendapat bahan yang kubutuhkan, kita ke food court, ada 1 waiter cowok yang membantu kita memesan menu. Matanya terus bergantian melirik ke arah susuku dan susu Sheryn. Aku mengatakan ke Sheryn, kalo nyaman, coba lepas 1 kancing lagi, ternyata Sheryn melepas semua kancing yang tersisa, lalu mengusulkan ke aku untuk melepas beberapa tali yang ada di tengah dadaku, aku yang awalnya tidak terpikir, tentu langsung menyetujuinya dengan menyisakan 1 tali di bagian bawah, sehingga susuku lebih terlihat. Ketika mas-mas pelayan datang, matanya jelalatan ke arah susuku dan Sheryn.

Setelah selesai makan, kita meninggalkan mall, meluncur ke rumah salah satu teman kuliahku, tujuannya mengirimkan bahan-bahan tugas mata kuliah yang aku beli tadi. Di depan rumahnya aku menghubungi temenku, dia keluar, dan aku membuka kaca jendela di sisi Sheryn, waktu itu, Sheryn hanya memasang 1 kancing nomer 3 dari bawah yang membuat temenku terlihat kaget karena jelas-jelas susu Sheryn terlihat olehnya, lalu pahaku sebelah kiri juga terlihat sampai pangkal paha. Aku sempat memiringkan badanku ke kiri untuk berbicara ke temenku, yang membuat susuku terlihat. Setelahnya aku dan Sheryn berpamitan untuk pulang ke rumah dimana sesampainya di rumah kita langsung masturb bersama-sama lalu tertidur bersama-sama.

Ketika kita terbangun, waktu menunjukkan Pk. 17.15, 2 jam lebih kita tertidur. Sheryn mengajak aku untuk makan bareng, aku pun setuju tapi aku mengutarakan ke Sheryn kalo aku pingin lebih lagi waktu eksib. Di luar dugaan Sheryn juga setuju, dia juga kepingin lebih lagi karena yang dia rasakan selama ini membuat Sheryn makin penasaran untuk lebih dan lebih lagi. Sheryn memilih beberapa outfit yang ada lalu jatuh pada pilihan terusan tank top warna putih, bahannya seperti kaos singlet, panjangnya pas di pantat. Susu Sheryn dan putingnya terlihat ngecap serta samar-samar terlihat. Aku memakai terusan tank top yang panjangnya sedikit di bawah pantat, bagian depan menggunakan resleting tapi mentok sampai di bawah susu. Mulai di dalam rumah sampai di mobil, aku tidak menutupkan resleting, sewaktu mau turun, Sheryn menurunkan kedua tali tank topnya dan menyelipkan di bawah ketiak yang membuat belahan dadanya lebih terlihat montok karena outfit yang agak melorot sedangkan aku hanya menarik resleting ini sampai ke atas pusar saja.

Kita duduk di bagian luar pojok dengan kursi barstol, yap kita di cafe. Dengan posisi duduk ini, bagian vagina kita agak terlihat karena outfit yang sedikit ketarik, namun karena ketutupan meja jadi tidak kelihatan, hanya paha kita saja yang terlihat. Setelah selesai memesan, aku menurunkan seluruh resleting turun sehingga tubuhku lebih terbuka lagi, aku meminta Sheryn untuk menurunkan bagian atas outfitnya sampai ke batas putingnya, Sheryn terlihat sangat sexy. Ketika waiter mengantar makanan, matanya tidak lepas dari susuku dan susu Sheryn, terlebih dengan tidak sengaja outfit Sheryn sebelah kanan sedikit melorot di bawah putting sehingga putingnya sempat terlihat oleh waiter tersebut yang juga tidak mengetahui jika bagian bawah tubuh kita lebih terlihat. Pandangan pengunjung lain yang berada agak jauh dari kita seolah menelanjangi kita, membuat vagina kita kembali basah. Selesai makan dan membayar, kita meninggalkan cafe tersebut, aku menarik resleting outfitku sampai ke batas pusar lalu berjalan menuju mobil, tatapan mata orang yang berpapasan dengan kita membuat vagina kita lebih basah lagi.

Setelah dari cafe, Sheryn mengajak ke salah satu counter gelato yang ada di bagian depan salah satu supermarket, aku pun setuju. Pandangan mas-mas penjaga counter dan ada 1 cowok di samping kita terus memperhatikan kita, pandangan mereka ke susu kita, setelah membayar, kita kembali ke mobil untuk memakan gelato ini karena memang di stand gelato tidak ada meja kursi. Sesudahnya kita kembali ke rumahku, lalu Sheryn pamit untuk pulang ke rumahnya. Sebelum pulang, aku menawarkan, bagaimana kalo weekend ini, ikut aku ke kota sebelah, ketemu cece-cece dan Ko Henry. Sheryn pun mengiyakan selama cece-cece dan ko Henry setuju lalu orang tuanya juga mengijinkan.

Keesokan harinya, jam 6 pagi Sheryn sudah di rumahku, pagi ini Sheryn memakai tank top longgar dan hotpants, tanpa daleman. Karena masih pagi, aku mengajak Sheryn jogging tipis-tipis, aku juga memakai tank top dan hotpants tanpa daleman, putingku ngecap, belahannya juga rendah. Selama jogging, banyak tatapan mata melihat ke arah susu kita berdua, yang satu terlihat bergoncang, yang satu terlihat putting ngecap. Jam 7.15 kita sampai kembali di rumah dengan sekalian membawa cemilan yang dibeli sebagai sarapan. Jam 8 aku kuliah online, sedangkan Sheryn kosong karena dosennya mendadak berhalangan memberi kuliah dan diganti dengan tugas kelompok. Sheryn minta ijin ke aku apakah boleh temannya datang ke sini untuk kerjakan tugas barengan, aku pun oke saja.

Sekitar jam 9, teman Sheryn datang, 2 cowok modelnya cupu semua, dan 1 cewek. Ada tugas poster yang harus diselesaikan. Sewaktu mereka datang, aku masih bugil, kelas online di dalam, namun Sheryn sudah menyiapkan pakaian yaitu, kaos basket Ko Henry yang ada disini. Lalu Sheryn berganti pakaian dengan terusan hem milik Ce Diana yang memang seukuran dengannya. Jam 9.30 aku selesai kuliah online, aku memakai kaos basket yang sudah disiapkan lalu menyapa Sheryn dan teman-temannya. Mereka terkejut melihatku, yang ternyata Sheryn juga melepas 1 kancing atas, berpose menunduk, menempel sesuatu di karton yang membuat susunya terlihat. Aku ikut nimbrung dengan menunduk juga memperlihatkan susuku setelah itu aku kembali masuk ke dalam. 2 jam kemudian mereka selesai mengerjakan dan berpamitan pulang. Sheryn bercerita kedua temen cowoknya terus melihat ke arah susunya tanpa berkedip, dan kayaknya burungnya pada berdiri semua. Kita tertawa cekikikan.

Karena besok jadwal kuliah kita sama-sama kosong, aku kembali mengajak Sheryn ke kota sebelah, ke tempat Ko Henry dan cece-cece lainnya, Sheryn pun excited, terlebih kemarin orang tuanya juga telah memberikan ijin. Sebelum berangkat, kita mampir di kedai kopi, mengisi tenaga terlebih dahulu.

Waktu itu temen-temen sedang ada di apartemen Ko Henry, aku dan Sheryn meluncur kesana, kurang lebih 2 jam kita tiba di apartemen tersebut bertemu dengan cece-cece yang lain, mereka menyambut kita dengan full bugil, aku dan Sheryn pun kembali bugil. Kita ngobrol-ngobrol dengan santai sekaligus Sheryn bisa belajar kita seperti apa. Sorenya Ko Henry datang dengan membawa makanan untuk kita, setelah berkenalan, Sheryn terlihat agak canggung, tapi hanya sebentar saja suasana jadi kembali renyah, dengan mata kepala Sheryn sendiri, melihat Ce Felicia dan Almira melucuti pakaian Ko Henry, lalu mereka mandi bersama-sama dengan pintu yang tidak ditutup. Sesudah mereka mandi, kita makan bersama, posisi waktu itu, Ko Henry juga bugil, burungnya menggantung bebas dan sesekali dibelai-belai sama Ce Fenty yang ada di sebelahnya. Nafas Sheryn jadi berat melihat Almira mengulum burung Ko Henry sesudah makan, lalu dengan sengaja membelakangi Ko Henry dan memasukkan burungnya kedalam vaginanya, Live ML di depan Sheryn sampai Almira orgasme. Di saat tersebut, kita masturb bersama-sama, hanya Sheryn yang tidak, katanya sungkan.

Sekitar jam 9 malam, Ce Viona mengajak kita keluar, gatal dan bosan seharian di apartemen, ditinggal Ko Henry ngantor. Kita pun setuju saja, karena akhir-akhirnya juga akan eksib juga. Ce Viona, Almira dan Ce Diana membawa outfitnya di pundak. Ce Viona dan Almira membawa kain pantai, Ce Diana membawa terusan tank top longgar. Ce Fenty memakai terusan hem tanpa lengan tapi semuanya tidak dikancing, Ce Felicia memakai half tank top dan rok mini, aku memakai kaos singlet yang kedodoran, sedangkan Sheryn memilih terusan tank top. Kita keluar mengendap-endap lewat tangga menuju ke tempat parkir mobil, pas di mobil Ko Henry, ada mobil lewat membuat Ce Viona, Almira dan Ce Diana sembunyi di bagian belakang.

Kita pergi ke salah satu resto cepat saji, model bangunannya seperti hurf L dimana pada bagian belakang, ada pintu juga menuju parkiran belakang. Yang memesan waktu itu adalah aku, Ce Diana dan Ce Felicia, pandangan kasir terus mencuri-curi ke arah susu kita. Temen-temen mengumpulkan meja kursi di bagian belakang. Ketika duduk, Ce Viona dan Almira mengikat kain pantainya di leher yang membuat tubuh depannya terbuka, sewaktu ada orang lewat, Ce Viona dan Almira menaikkan kedua kakinya ke atas kursi sehingga lututnya hampir mengena dagu untuk menutupi tubuhnya, ada 2-3 kali kejadian seperti itu, dan mereka melakukannya dengan santai. Kebetulan lokasi tempat duduk kita dekat dengan pintu masuk toilet. Sewaktu orang ketiga keluar toilet lalu mencuci tangan, Ce Felicia yang duduk diantara aku dan Sheryn, menurunkan kaos singlet yang aku pakai dan tali terusan tank top Sheryn, sehingga sewaktu orang tersebut melewati kita, dia agak surprise melihat susuku dan susu Sheryn yang membuat kita semakin basah.

Sewaktu mau mencuci tangan, Almira meninggalkan kain pantainya di kursi, lalu berjalan bugil ke wastafel yang jaraknya sekitar 10 meter an. Almira terlihat santai dan tenang, yang membuat Sheryn kembali menarik nafas berat. Ketika Almira mencuci tangan, ada orang yang berjalan mengarah ke kita, Almira yang aware, langsung masuk ke toilet. Ketika orang tersebut mencuci tangan, Ce Felicia berdiri dan menuju ke wastafel di samping orang tersebut yang langsung membuat kikuk, karena susu Ce Felicia terlihat dengan jelas dari pantulan kaca. Setelah orang tersebut meninggalkan areal wastafel, Ce Felicia mengetuk pintu kamar mandi, lalu Almira keluar dan berjalan dengan tenang kembali ke meja kita. Kita pun semakin horny, terlebih Ce Felicia menurunkan kedua tali outfitku dan outfit Sheryn yang membuat kita topless. Sewaktu ada orang lain yang menuju wastafel, setelah melewati kita, aku dan Sheryn langsung menaikkan kedua tali outfit kita. Jantung ini dibuat naik dan turun seiring rasa horny yang meningkat drastis.

Sesudah semua selesai, kita meninggalkan resto cepat saji tersebut dari pintu belakang padahal mobil kita ada di depan. Di parkiran belakang kondisi sepi, ada 2-3 mobil saja yang terparkir, lalu Ce Fenty menarik kain pantai Ce Viona dan Almira sehingga mereka full bugil, lalu mereka disuruh menunggu disitu sementara mereka berjalan ke depan mengambil mobil. Aku berniat menemani mereka di belakang, lalu kata Ko Henry, kalo mau nemenin, aku disuruh lepas outfit dan ikut bugil. Aku pun menurut dengan melepas kaos singletku, ternyata ketika berjalan, Ce Fenty membuang seluruh outfit itu di tong sampah sambil tertawa. Aku jadi dag dig dug bugil di parkiran, Ce Viona dan Almira begitu santai dan tenang. Tak lama, mobil datang dan kita pun masuk mobil di bagian tengah.

Dalam perjalan pulang, arah tujuan kita berpindah dari apartemen Ko Henry ke apartemen Ce Felicia, nah sebelumnya mampir ke mini market kecil yang searah dengan perjalanan kita, karena kondisi mini market yang kecil, yang turun hanya Almira dengan memakai outfit Ce Fenty, lalu Ce Felicia, dan Ce Diana. Mereka membeli beberapa cemilan dan minuman, lalu berinteraksi dengan kasir, waktu itu, Ce Felicia mengangkat tangannya lalu dengan pose agak kebelakang, membusungkan dadanya membuat susunya terlihat karena hanya memakai half tank top. Almira yang memakai outfit Ce Fenty tidak bisa mengancingkan terusan hem-nya dan bagian pantatnya sedikit terlihat, ketika di kasir, Almira membungkuk sehingga belahan susunya terlihat oleh kasir, sementara itu ada 1 pengunjung masuk yang secara jelas dapat melihat pantat Almira dengan leluasa.

Kita menuju ke apartemen Ce Felicia, lalu kita membagi dua kelompok, aku dengan Sheryn, Ce Diana, dan Ko Henry jadi satu lift sementara lift satunya ada Ce Viona, Ce Fenty, Almira dan Ce Felicia. Ce Viona dan Almira bugil, sementara aku ditemeni Ce Diana yang ikutan bugil, naik dari basement sampai lantai 28 apartemen Ce Felicia. Ini pengalaman yang menegangkan buatku dan Sheryn, sesampainya di dalam apartemen, aku melihat Ce Diana mengelus burungnya Ko Henry, menelanjangi, lalu mengulumnya dengan enaknya, sementara aku french kiss dengan Ko Henry sambil diremas-remas susuku, diplintir putingku dan vaginaku diobok-obok. Setelah Ce Diana orgasme, gantian aku dengan posisi missionary, disodok oleh Ko Henry, temen-temen pada masturb, termasuk Sheryn yang juga ndak tahan. Ketika aku bertukar posisi WOT, aku memanggil Sheryn, lalu sama Ko Henry susunya diremas-remas, Sheryn keenakan, sambil melanjutkan masturbnya. Setelah aku dan Ko Henry sama-sama orgasme, Ko Henry mengambil inisiatif menjilati vagina Sheryn sampai orgasme, ini kali pertama Sheryn dimainkan susu dan vaginanya, Sheryn masih virgin. Setelahnya kita tertidur pulas sampai pagi.

Demikian update singkat, semoga ada kesempatan update lagi. Kisah di pulau sebelah sedang digarap oleh Almira. Semoga para suhu cocok.
Terima kasih update nya suhu, ditunggu update selanjutnya hehe
 
Gaple Online Indonesia
Pasang iklan hanya lewat CONTACT US
Back
Top
We are now part of LS Media Ltd