188 Bet - Online
Sbo Hoki Online
Senior Bola - Agen Bola
Live Score Online
Toto Alpha - Agen Bola   Togel Matrix
Fass Bet Online
Tahun QQ, Agen Bola   dinasti poker online
negara qq online   serba qq online
pemain kasino online   hobi casino online
serba casino online   dewan cash online
Premier 189 online   Indo Live Poker online
Poker Dewa online   Bonanza88 online
FifaQQ online   Bandar 855 online
Sport 855 online   Bandar 855 online
Sport 855 online
Pasang iklan, hanya lewat Contact Us, bukan lewat WA / BBM / Line / Wechat / dll.
Waspada penipuan iklan. Klik di sini untuk melihat daftar penipu.

agama asli

Sibrewok

Semprot Baru
Daftar
25 Sep 2014
Post
30
Like diterima
1
Mengapa agama asli tidak di akui? pertama-tama kita harus tau dulu apa saja agama aseli tersebut, dimana nubi lihat dari postingan sebelum nubi tidak ada yang memahami apa saja agama aseli tersebut dan men-down-grade agama-agama tersebut pada masuk kepada adat dan budaya yang ini adalah salah satu kesalahan mendasar mengapa agama-agama tersebut tidak di akui.

Agama aseli Indonesia setidaknya secara garis besar adalah sebagai berikut:
1. Sunda Wiwitan (banyak di anut oleh masyarakat Sunda Kenekes di Lebak) varian dari Sunda Wiwitan adalah aliran Madrais atau di kenal luas sebagai agama Cigugur yang banyak di anut di wilayah Cigugur, Kuningan, Jawa Barat
2. Buhun (Jawa Barat)
3. Kejawen Jawa bagian tengah dan Timur
4. Parmalim, agama asli Batak
5. Kaharingan di anut suku dayak Kalimantan
6. Tonaas Walian di Minahasa, Sulawesi Utara
7. Tolottang di Sulawesi Selatan
8. Aluk Todolo agama asli orang Toraja (Tana Toraja, Toraja Utara, dan Mamasa)
9. Wetu Telu di Lombok
10. Naurus di Pulau Seram, Provinsi Maluku

Nah mengapa tidak di akui? Sesungguhnya istilah ini tak dikenal, namun dalam Penjelasan atas UU tentang Pencegahan Penodaan Agama (PPA) yang berasal dari Penetapan Presiden pada tahun 1965. Masalah muncul ketika sampai pada bagaimana mendefinisikan agama? dimana pemerintah Indonesia, dan sebagaian besar masyarakat Indonesia menggunakan definisi agama yang sangat mekanis warisan Belanda yang nggak pernah diutak-atik hingga kini (Definisi ini menariknya di buat oleh Snouke Hourgonje untuk menjalankan strategy perang divide at impera untuk melokaliris perlawanan di nusantara). Definisi agama harus memenuhi syarat berikut:
1. Harus ada tuhannya,
2. Harus ada nabi/rasulnya,
3. Harus ada kitab sucinya,
4. Harus ada ritualnya

Sementara dalam kepercayaan/agama asli Indonesia: pada sistem religinya memiliki kecendrungan:
1. Tidak menyebut secara eksplisit siapa tuhannya,
2. Tidak memiliki nabi/rasul karena memang bukan agama yang harus dipasarkan/disebarkan,
3. Umumnya berupa tradisi lisan dan tidak memiliki kitab suci,
4. Ritual umumnya ada
Jadi dalam konteks definisi agama-agama aseli Indonesia hanya memenuhi satu syarat definisi tersebut.

Dengan demikian, bila membaca bagian Penjelasan dari UU tentang Pencegahan Penodaan Agama (PPA) kita hanya mendapatkan dua kategori (atau kelas?) agama. Kategori pertama adalah “agama-agama yang dipeluk oleh penduduk di Indonesia”, yaitu Islam, Kristen, Katolik, Hindu, Budha dan Khong Hu Cu (Confusius). Kategori kedua muncul di kalimat berikutnya, yang menyebut bahwa agama-agama lain di luar keenam agama itu (contoh yang diberikan adalah Yahudi, Zoroastrianisme, Shinto, Taoisme) “mendapat jaminan penuh seperti yang diberikan oleh Pasal 29 ayat 2 dan mereka dibiarkan adanya, asal tidak melanggar ketentuan-ketentuan yang terdapat dalam peraturan ini atau peraturan perundangan lain.” ini lah kemudian mengapa Pemerintah dan sebagian besar masyarakat men-down-grade agama-agama tersebut pada masuk kepada adat dan budaya.

lengkap bangett...
Tp slain agama yg di akui pemerintah,bukanya pemerintah menyebutnya sebagai kepercayaan masyarakat daerah/lokal....

Di indonesia kejawen di anggap kepercayaan orang jawa,tp di suriname dah di resmikan sbagai agama yang diakui pemerintah suriname...
 
Indo Sniper

Charliedelta

Calon Suhu Semprot
Daftar
5 Jul 2017
Post
2.706
Like diterima
566
Lokasi
Yk.
Mengapa agama asli tidak di akui? pertama-tama kita harus tau dulu apa saja agama aseli tersebut, dimana nubi lihat dari postingan sebelum nubi tidak ada yang memahami apa saja agama aseli tersebut dan men-down-grade agama-agama tersebut pada masuk kepada adat dan budaya yang ini adalah salah satu kesalahan mendasar mengapa agama-agama tersebut tidak di akui.

Agama aseli Indonesia setidaknya secara garis besar adalah sebagai berikut:
1. Sunda Wiwitan (banyak di anut oleh masyarakat Sunda Kenekes di Lebak) varian dari Sunda Wiwitan adalah aliran Madrais atau di kenal luas sebagai agama Cigugur yang banyak di anut di wilayah Cigugur, Kuningan, Jawa Barat
2. Buhun (Jawa Barat)
3. Kejawen Jawa bagian tengah dan Timur
4. Parmalim, agama asli Batak
5. Kaharingan di anut suku dayak Kalimantan
6. Tonaas Walian di Minahasa, Sulawesi Utara
7. Tolottang di Sulawesi Selatan
8. Aluk Todolo agama asli orang Toraja (Tana Toraja, Toraja Utara, dan Mamasa)
9. Wetu Telu di Lombok
10. Naurus di Pulau Seram, Provinsi Maluku

Nah mengapa tidak di akui? Sesungguhnya istilah ini tak dikenal, namun dalam Penjelasan atas UU tentang Pencegahan Penodaan Agama (PPA) yang berasal dari Penetapan Presiden pada tahun 1965. Masalah muncul ketika sampai pada bagaimana mendefinisikan agama? dimana pemerintah Indonesia, dan sebagaian besar masyarakat Indonesia menggunakan definisi agama yang sangat mekanis warisan Belanda yang nggak pernah diutak-atik hingga kini (Definisi ini menariknya di buat oleh Snouke Hourgonje untuk menjalankan strategy perang divide at impera untuk melokaliris perlawanan di nusantara). Definisi agama harus memenuhi syarat berikut:
1. Harus ada tuhannya,
2. Harus ada nabi/rasulnya,
3. Harus ada kitab sucinya,
4. Harus ada ritualnya

Sementara dalam kepercayaan/agama asli Indonesia: pada sistem religinya memiliki kecendrungan:
1. Tidak menyebut secara eksplisit siapa tuhannya,
2. Tidak memiliki nabi/rasul karena memang bukan agama yang harus dipasarkan/disebarkan,
3. Umumnya berupa tradisi lisan dan tidak memiliki kitab suci,
4. Ritual umumnya ada
Jadi dalam konteks definisi agama-agama aseli Indonesia hanya memenuhi satu syarat definisi tersebut.

Dengan demikian, bila membaca bagian Penjelasan dari UU tentang Pencegahan Penodaan Agama (PPA) kita hanya mendapatkan dua kategori (atau kelas?) agama. Kategori pertama adalah "agama-agama yang dipeluk oleh penduduk di Indonesia", yaitu Islam, Kristen, Katolik, Hindu, Budha dan Khong Hu Cu (Confusius). Kategori kedua muncul di kalimat berikutnya, yang menyebut bahwa agama-agama lain di luar keenam agama itu (contoh yang diberikan adalah Yahudi, Zoroastrianisme, Shinto, Taoisme) "mendapat jaminan penuh seperti yang diberikan oleh Pasal 29 ayat 2 dan mereka dibiarkan adanya, asal tidak melanggar ketentuan-ketentuan yang terdapat dalam peraturan ini atau peraturan perundangan lain." ini lah kemudian mengapa Pemerintah dan sebagian besar masyarakat men-down-grade agama-agama tersebut pada masuk kepada adat dan budaya.
nice info hu.. thanks
 

toence

Adik Semprot
UG-FR
Daftar
30 Apr 2013
Post
130
Like diterima
47
Suhu2 dimari, nubie ada pertanyaan nih yg ane masih bingung n jadi pemikiran liar nubie. Sekarang ini banyak tuh yang ngaku2 seorang "nabi" dan ngasi banyak ajaran2. Nah respon orang sekarang ini kan menganggap yg diomongin oleh "nabi" ini sesat. Padahal mungkin jaman dulu yang diajarkan dan diomongkan sama Sidharta, Yesus, dan Muhammad sama kaya sekarang, orang2 jaman dulu menganggap yang diajarkan oleh mereka itu sesat. Pemikiran nubie, mungkin saja orang2 yang mereka anggap sesat sekarang ini memang benar2 dapet "wahyu"..
 

alcatras23

Semprot Baru
Daftar
6 Mar 2015
Post
28
Like diterima
8
Mengapa agama asli tidak di akui? pertama-tama kita harus tau dulu apa saja agama aseli tersebut, dimana nubi lihat dari postingan sebelum nubi tidak ada yang memahami apa saja agama aseli tersebut dan men-down-grade agama-agama tersebut pada masuk kepada adat dan budaya yang ini adalah salah satu kesalahan mendasar mengapa agama-agama tersebut tidak di akui.

Agama aseli Indonesia setidaknya secara garis besar adalah sebagai berikut:
1. Sunda Wiwitan (banyak di anut oleh masyarakat Sunda Kenekes di Lebak) varian dari Sunda Wiwitan adalah aliran Madrais atau di kenal luas sebagai agama Cigugur yang banyak di anut di wilayah Cigugur, Kuningan, Jawa Barat
2. Buhun (Jawa Barat)
3. Kejawen Jawa bagian tengah dan Timur
4. Parmalim, agama asli Batak
5. Kaharingan di anut suku dayak Kalimantan
6. Tonaas Walian di Minahasa, Sulawesi Utara
7. Tolottang di Sulawesi Selatan
8. Aluk Todolo agama asli orang Toraja (Tana Toraja, Toraja Utara, dan Mamasa)
9. Wetu Telu di Lombok
10. Naurus di Pulau Seram, Provinsi Maluku

Nah mengapa tidak di akui? Sesungguhnya istilah ini tak dikenal, namun dalam Penjelasan atas UU tentang Pencegahan Penodaan Agama (PPA) yang berasal dari Penetapan Presiden pada tahun 1965. Masalah muncul ketika sampai pada bagaimana mendefinisikan agama? dimana pemerintah Indonesia, dan sebagaian besar masyarakat Indonesia menggunakan definisi agama yang sangat mekanis warisan Belanda yang nggak pernah diutak-atik hingga kini (Definisi ini menariknya di buat oleh Snouke Hourgonje untuk menjalankan strategy perang divide at impera untuk melokaliris perlawanan di nusantara). Definisi agama harus memenuhi syarat berikut:
1. Harus ada tuhannya,
2. Harus ada nabi/rasulnya,
3. Harus ada kitab sucinya,
4. Harus ada ritualnya

Sementara dalam kepercayaan/agama asli Indonesia: pada sistem religinya memiliki kecendrungan:
1. Tidak menyebut secara eksplisit siapa tuhannya,
2. Tidak memiliki nabi/rasul karena memang bukan agama yang harus dipasarkan/disebarkan,
3. Umumnya berupa tradisi lisan dan tidak memiliki kitab suci,
4. Ritual umumnya ada
Jadi dalam konteks definisi agama-agama aseli Indonesia hanya memenuhi satu syarat definisi tersebut.

Dengan demikian, bila membaca bagian Penjelasan dari UU tentang Pencegahan Penodaan Agama (PPA) kita hanya mendapatkan dua kategori (atau kelas?) agama. Kategori pertama adalah "agama-agama yang dipeluk oleh penduduk di Indonesia", yaitu Islam, Kristen, Katolik, Hindu, Budha dan Khong Hu Cu (Confusius). Kategori kedua muncul di kalimat berikutnya, yang menyebut bahwa agama-agama lain di luar keenam agama itu (contoh yang diberikan adalah Yahudi, Zoroastrianisme, Shinto, Taoisme) "mendapat jaminan penuh seperti yang diberikan oleh Pasal 29 ayat 2 dan mereka dibiarkan adanya, asal tidak melanggar ketentuan-ketentuan yang terdapat dalam peraturan ini atau peraturan perundangan lain." ini lah kemudian mengapa Pemerintah dan sebagian besar masyarakat men-down-grade agama-agama tersebut pada masuk kepada adat dan budaya.
Om rasta masih wara wiri aja di sub forum ini, dan seperti biasa tanggapanny masih berbobot :)
Gmna thesis ttg G30S nya udh beres om?
 

dragonsense

Semprot Lover
UG-FR
Daftar
5 May 2012
Post
252
Like diterima
22
Suhu2 dimari, nubie ada pertanyaan nih yg ane masih bingung n jadi pemikiran liar nubie. Sekarang ini banyak tuh yang ngaku2 seorang "nabi" dan ngasi banyak ajaran2. Nah respon orang sekarang ini kan menganggap yg diomongin oleh "nabi" ini sesat. Padahal mungkin jaman dulu yang diajarkan dan diomongkan sama Sidharta, Yesus, dan Muhammad sama kaya sekarang, orang2 jaman dulu menganggap yang diajarkan oleh mereka itu sesat. Pemikiran nubie, mungkin saja orang2 yang mereka anggap sesat sekarang ini memang benar2 dapet "wahyu"..
beda zaman aja cuma bedanya nabi zaman dolo atau sidarta mungkin punya yang namanya mukjizat yang bisa ngebedain mereka dnegan nabi2 zaman skerg yang cuma ngeclaim doang wkwk
 

toence

Adik Semprot
UG-FR
Daftar
30 Apr 2013
Post
130
Like diterima
47
beda zaman aja cuma bedanya nabi zaman dolo atau sidarta mungkin punya yang namanya mukjizat yang bisa ngebedain mereka dnegan nabi2 zaman skerg yang cuma ngeclaim doang wkwk
Mungkin aja ada 1 atau 2 orang yg benar2 bisa bikin "mujizat" diantara orang2 yang ngaku2 hu.. just my wild imagination :p
 

Frank21

Tukang Semprot
UG-FR+
Daftar
7 Jan 2015
Post
1.188
Like diterima
796
Lokasi
Land of Oz
beda zaman aja cuma bedanya nabi zaman dolo atau sidarta mungkin punya yang namanya mukjizat yang bisa ngebedain mereka dnegan nabi2 zaman skerg yang cuma ngeclaim doang wkwk
ada beberapa yang mengklaim diri nya adalah nabi, melanjutkan misi ketuhanan di dunia ini dan memperlihatkan beberapa mukjizat sehingga dipercaya dan memperoleh pengakuan dari orang orang sekitar nya dan telah menyebar ke seluruh dunia dengan pengikut yang mencapai jutaan orang, contoh :
1. Dari agama keturunan abraham/ semitic timur tengah :
A. Joseph Smith Jr dan Brigtham Young , pendiri dan nabi dari Mormonisme, merupakan salah satu aliran dari agama kristen protestan.
B. Ahmad Mirza Hikam, pendiri dan nabi dari Ahmadiyah, yang merupakan salah satu aliran dari agama islam;

2. Dari agama asal india/china :
A. Shen yen-lu, pendiri dan nabi dari buddha mahayana, merupakan salah satu aliran dari agama buddha.
B. Lu zhong-yi, nabi dari i guan dai, agama baru gabungan dari taoisme, konghucu, zoroastroisme dan jurnalisme, yang di indonesia di kenal dengan nama agama buddha maitrya ;
C. Sadhu sundar selvadaj, nabi dari india.

3. Agama baru yang dikenal dengan nama sciencetology, yang didirikan oleh L.Ron Hubbart, di dirikan tahun 1952 di amerika serikat.

Demikian beberapa contoh nabi nabi yang baru setelah nabi yang telah ada, yang melakukan perubahan dan atau membangun suatu cabang baru dari agama yang telah ada.

Jika ada kesalahan atau tambahan, silakan di koreksi.
 

dragonsense

Semprot Lover
UG-FR
Daftar
5 May 2012
Post
252
Like diterima
22
ada beberapa yang mengklaim diri nya adalah nabi, melanjutkan misi ketuhanan di dunia ini dan memperlihatkan beberapa mukjizat sehingga dipercaya dan memperoleh pengakuan dari orang orang sekitar nya dan telah menyebar ke seluruh dunia dengan pengikut yang mencapai jutaan orang, contoh :
1. Dari agama keturunan abraham/ semitic timur tengah :
A. Joseph Smith Jr dan Brigtham Young , pendiri dan nabi dari Mormonisme, merupakan salah satu aliran dari agama kristen protestan.
B. Ahmad Mirza Hikam, pendiri dan nabi dari Ahmadiyah, yang merupakan salah satu aliran dari agama islam;

2. Dari agama asal india/china :
A. Shen yen-lu, pendiri dan nabi dari buddha mahayana, merupakan salah satu aliran dari agama buddha.
B. Lu zhong-yi, nabi dari i guan dai, agama baru gabungan dari taoisme, konghucu, zoroastroisme dan jurnalisme, yang di indonesia di kenal dengan nama agama buddha maitrya ;
C. Sadhu sundar selvadaj, nabi dari india.

3. Agama baru yang dikenal dengan nama sciencetology, yang didirikan oleh L.Ron Hubbart, di dirikan tahun 1952 di amerika serikat.

Demikian beberapa contoh nabi nabi yang baru setelah nabi yang telah ada, yang melakukan perubahan dan atau membangun suatu cabang baru dari agama yang telah ada.

Jika ada kesalahan atau tambahan, silakan di koreksi.
tapi mukjizat terbaik itu kebaikan yang bisa dirasakan smeua makhluk di alam semesta...... atau mengalahkan kematian semacamnya lah... kalo cuma kebal sih banyak jagoan2 zaman dolo atrau skerg yang sukses wkwk
 

Garahgarah

Semprot Awal
Daftar
1 Sep 2018
Post
5
Like diterima
0
Suhu2 dimari, nubie ada pertanyaan nih yg ane masih bingung n jadi pemikiran liar nubie. Sekarang ini banyak tuh yang ngaku2 seorang "nabi" dan ngasi banyak ajaran2. Nah respon orang sekarang ini kan menganggap yg diomongin oleh "nabi" ini sesat. Padahal mungkin jaman dulu yang diajarkan dan diomongkan sama Sidharta, Yesus, dan Muhammad sama kaya sekarang, orang2 jaman dulu menganggap yang diajarkan oleh mereka itu sesat. Pemikiran nubie, mungkin saja orang2 yang mereka anggap sesat sekarang ini memang benar2 dapet "wahyu"..
Maap nih suhu mau berpendapat sedikit dari sejarah abad 1 M dan 7 M, saya simpulkan ketika dua orang pada zaman berbeda tersebut berorasi dan dianggap gila dan sesat sebenarnya yang menjadi akar permasalahan itu mengancan posisi politikus penguasa pada masa itu sebut saja romawi pada 1 M dan Bani Hasyim pada 7 M (koreksi jika salah suhu-suhu ane ga punya ingatan yang begitu cemerlang seperti suhu-suhu yang ada disini) dan mengancan perekonomian bagi penguasa juga, dan pada akhirnya setelah melewati beberapa tahun ataupun dekade kedua tokoh ini telah memiliki pendukung yang banyak yang notabene para golongan kasta kelas bawah pada masa itu(budak, orang yang berpenghasilan rendah, perempuan dll), pemegang kekuasaan tentu saja risih dengan satu orang yang dapat menggerakkan sebagian besar penduduk, singkat kata pada akhirnya kedua tokoh ini diagungkan dengan cara yang berbeda, perlu diingat bahwa juga ada orang-orang sebelum mereka berdua yang telah berorasi mengenai kesalahan-kesalahan peradaban di masa mereka berdua, yang saya yakin suhu-suhu pasti sudah tahu apa yang terjadi di masa mereka berdua.

Dan untuk dimasa sekarang kasus politik dan ekonomi masih sama dengan kedua abad tersebut, namun ketika saudara saudara kita tersebut meyebarkan ajaran mereka yang mereka anggap benar ternyata tidak sesuai dengan keresahan hati dan keinginan yang hendak dicapai para pendengarnya dan cenderung dirasa kearah keburukan daripada kebaikan, saya yakin para suhu-suhu yang berwawasan disini jika ada satu manusia berkata sesuatu dan mengajak kearah kebaikan pasti akan tersentuh dan tergerak untuk mengikutinya.

NB
Maaf suhu-suhu ane bukan menyebar paham bahwa ada rasul baru untuk agama baru kelak, hanya mencoba meninjau dari sejarah dan masa kini
 

lendirsperma

Guru Semprot
UG-FR
Daftar
8 Dec 2014
Post
664
Like diterima
30.563
Kriteria agama asli itu ky gmn???
Masalahnya klo ngomongin agama bisa panjang, apalagi histori dr sebelum masehi, bisa berabe..

Mungkin yg dimaksud agama sebelum islam, kristen, budha, hindu, dll masuk ke indonesia kali hu.
 

biro iklan

Semprot Awal
Daftar
15 Feb 2013
Post
3
Like diterima
0
sebenarnya bukan asli dan tidak asli tapi kan agama dipecah jadi agama langit dan agama bumi, lalu aliran kebatinan/kepercayaan
agama langit = islam, nasrani, yahudi, masing-masing pecah jadi 70-an sekte/aliran
agama bumi = selain dari agama langit, jumlahnya gw nggak tahu, banyak kali ya
aliran kebatinan/kepercayaan = iluminati, freemason, komunis, dll

agama adalah hak asasi paling asasi
tapi semua terserah manusia karena memang manusia sebagai organisme otonom
yang jelas manusia sekarang hidup di bumi, planet kecil yang indah

islam, sebagai agama juga sebagai ideologi, dan gerakan politik, dikenal:
- sistem ekonomi - syariah;
- sistem pemerintahan - kekhalifahan;
- sistem pendidikan - pesantren/madrasah;
- dll;
sebagai agama terakhir yang diturunkan dan sempurna.
 

mancrit

Semprot Holic
UG-FR
Daftar
19 Feb 2012
Post
301
Like diterima
71
Mengapa agama asli tidak di akui? pertama-tama kita harus tau dulu apa saja agama aseli tersebut, dimana nubi lihat dari postingan sebelum nubi tidak ada yang memahami apa saja agama aseli tersebut dan men-down-grade agama-agama tersebut pada masuk kepada adat dan budaya yang ini adalah salah satu kesalahan mendasar mengapa agama-agama tersebut tidak di akui.

Agama aseli Indonesia setidaknya secara garis besar adalah sebagai berikut:
1. Sunda Wiwitan (banyak di anut oleh masyarakat Sunda Kenekes di Lebak) varian dari Sunda Wiwitan adalah aliran Madrais atau di kenal luas sebagai agama Cigugur yang banyak di anut di wilayah Cigugur, Kuningan, Jawa Barat
2. Buhun (Jawa Barat)
3. Kejawen Jawa bagian tengah dan Timur
4. Parmalim, agama asli Batak
5. Kaharingan di anut suku dayak Kalimantan
6. Tonaas Walian di Minahasa, Sulawesi Utara
7. Tolottang di Sulawesi Selatan
8. Aluk Todolo agama asli orang Toraja (Tana Toraja, Toraja Utara, dan Mamasa)
9. Wetu Telu di Lombok
10. Naurus di Pulau Seram, Provinsi Maluku

Nah mengapa tidak di akui? Sesungguhnya istilah ini tak dikenal, namun dalam Penjelasan atas UU tentang Pencegahan Penodaan Agama (PPA) yang berasal dari Penetapan Presiden pada tahun 1965. Masalah muncul ketika sampai pada bagaimana mendefinisikan agama? dimana pemerintah Indonesia, dan sebagaian besar masyarakat Indonesia menggunakan definisi agama yang sangat mekanis warisan Belanda yang nggak pernah diutak-atik hingga kini (Definisi ini menariknya di buat oleh Snouke Hourgonje untuk menjalankan strategy perang divide at impera untuk melokaliris perlawanan di nusantara). Definisi agama harus memenuhi syarat berikut:
1. Harus ada tuhannya,
2. Harus ada nabi/rasulnya,
3. Harus ada kitab sucinya,
4. Harus ada ritualnya

Sementara dalam kepercayaan/agama asli Indonesia: pada sistem religinya memiliki kecendrungan:
1. Tidak menyebut secara eksplisit siapa tuhannya,
2. Tidak memiliki nabi/rasul karena memang bukan agama yang harus dipasarkan/disebarkan,
3. Umumnya berupa tradisi lisan dan tidak memiliki kitab suci,
4. Ritual umumnya ada
Jadi dalam konteks definisi agama-agama aseli Indonesia hanya memenuhi satu syarat definisi tersebut.

Dengan demikian, bila membaca bagian Penjelasan dari UU tentang Pencegahan Penodaan Agama (PPA) kita hanya mendapatkan dua kategori (atau kelas?) agama. Kategori pertama adalah "agama-agama yang dipeluk oleh penduduk di Indonesia", yaitu Islam, Kristen, Katolik, Hindu, Budha dan Khong Hu Cu (Confusius). Kategori kedua muncul di kalimat berikutnya, yang menyebut bahwa agama-agama lain di luar keenam agama itu (contoh yang diberikan adalah Yahudi, Zoroastrianisme, Shinto, Taoisme) "mendapat jaminan penuh seperti yang diberikan oleh Pasal 29 ayat 2 dan mereka dibiarkan adanya, asal tidak melanggar ketentuan-ketentuan yang terdapat dalam peraturan ini atau peraturan perundangan lain." ini lah kemudian mengapa Pemerintah dan sebagian besar masyarakat men-down-grade agama-agama tersebut pada masuk kepada adat dan budaya.
mantap pencerahannya...
trims suhu
 

balmons

Semprot Awal
Daftar
26 Oct 2018
Post
8
Like diterima
0
sebenarnya bukan asli dan tidak asli tapi kan agama dipecah jadi agama langit dan agama bumi, lalu aliran kebatinan/kepercayaan
agama langit = islam, nasrani, yahudi, masing-masing pecah jadi 70-an sekte/aliran
agama bumi = selain dari agama langit, jumlahnya gw nggak tahu, banyak kali ya
aliran kebatinan/kepercayaan = iluminati, freemason, komunis, dll

agama adalah hak asasi paling asasi
tapi semua terserah manusia karena memang manusia sebagai organisme otonom
yang jelas manusia sekarang hidup di bumi, planet kecil yang indah

komunis bukan agama gan, itu salah satu teori dari sistem pemerintahan seperti demokrasi, kapitalisme, dll
 

bayu_sudiro

Semprot Lover
UG-FR
Thread Starter
Daftar
22 Nov 2013
Post
294
Like diterima
56
Semakin ke sini sebenar nya banyak yg pragmatis dan apatis bahkan fanatik buta dengan agama
Tp saya senang sekali baca semua argumen kawan2 di mari
Karena banyak sekali yg peduli dengan indonesia
 

jongos_nafsu

Semprot Kecil
Daftar
10 Dec 2014
Post
54
Like diterima
9
Nubi yg polos ini mau koment...mudah mudahan gak dibuli...
Yg jelas mau ada atau tidak ada agama kita pun ada didunia

Karena Sang Maha Pencipta yang membuatnya...

Agama ada untuk mengatur biar gak kacau....

Agama adalah baju buat identitas....

Maap lagi ngaco....jangan di buli yak
 

askawira

Semprot Awal
Daftar
6 Dec 2017
Post
9
Like diterima
2
Lokasi
malang
Mengapa agama asli tidak di akui? pertama-tama kita harus tau dulu apa saja agama aseli tersebut, dimana nubi lihat dari postingan sebelum nubi tidak ada yang memahami apa saja agama aseli tersebut dan men-down-grade agama-agama tersebut pada masuk kepada adat dan budaya yang ini adalah salah satu kesalahan mendasar mengapa agama-agama tersebut tidak di akui.

Agama aseli Indonesia setidaknya secara garis besar adalah sebagai berikut:
1. Sunda Wiwitan (banyak di anut oleh masyarakat Sunda Kenekes di Lebak) varian dari Sunda Wiwitan adalah aliran Madrais atau di kenal luas sebagai agama Cigugur yang banyak di anut di wilayah Cigugur, Kuningan, Jawa Barat
2. Buhun (Jawa Barat)
3. Kejawen Jawa bagian tengah dan Timur
4. Parmalim, agama asli Batak
5. Kaharingan di anut suku dayak Kalimantan
6. Tonaas Walian di Minahasa, Sulawesi Utara
7. Tolottang di Sulawesi Selatan
8. Aluk Todolo agama asli orang Toraja (Tana Toraja, Toraja Utara, dan Mamasa)
9. Wetu Telu di Lombok
10. Naurus di Pulau Seram, Provinsi Maluku

Nah mengapa tidak di akui? Sesungguhnya istilah ini tak dikenal, namun dalam Penjelasan atas UU tentang Pencegahan Penodaan Agama (PPA) yang berasal dari Penetapan Presiden pada tahun 1965. Masalah muncul ketika sampai pada bagaimana mendefinisikan agama? dimana pemerintah Indonesia, dan sebagaian besar masyarakat Indonesia menggunakan definisi agama yang sangat mekanis warisan Belanda yang nggak pernah diutak-atik hingga kini (Definisi ini menariknya di buat oleh Snouke Hourgonje untuk menjalankan strategy perang divide at impera untuk melokaliris perlawanan di nusantara). Definisi agama harus memenuhi syarat berikut:
1. Harus ada tuhannya,
2. Harus ada nabi/rasulnya,
3. Harus ada kitab sucinya,
4. Harus ada ritualnya

Sementara dalam kepercayaan/agama asli Indonesia: pada sistem religinya memiliki kecendrungan:
1. Tidak menyebut secara eksplisit siapa tuhannya,
2. Tidak memiliki nabi/rasul karena memang bukan agama yang harus dipasarkan/disebarkan,
3. Umumnya berupa tradisi lisan dan tidak memiliki kitab suci,
4. Ritual umumnya ada
Jadi dalam konteks definisi agama-agama aseli Indonesia hanya memenuhi satu syarat definisi tersebut.

Dengan demikian, bila membaca bagian Penjelasan dari UU tentang Pencegahan Penodaan Agama (PPA) kita hanya mendapatkan dua kategori (atau kelas?) agama. Kategori pertama adalah "agama-agama yang dipeluk oleh penduduk di Indonesia", yaitu Islam, Kristen, Katolik, Hindu, Budha dan Khong Hu Cu (Confusius). Kategori kedua muncul di kalimat berikutnya, yang menyebut bahwa agama-agama lain di luar keenam agama itu (contoh yang diberikan adalah Yahudi, Zoroastrianisme, Shinto, Taoisme) "mendapat jaminan penuh seperti yang diberikan oleh Pasal 29 ayat 2 dan mereka dibiarkan adanya, asal tidak melanggar ketentuan-ketentuan yang terdapat dalam peraturan ini atau peraturan perundangan lain." ini lah kemudian mengapa Pemerintah dan sebagian besar masyarakat men-down-grade agama-agama tersebut pada masuk kepada adat dan budaya.
Wah lengkap narasinya suhu saia jadi paham
 
Sbo Hoki Online   Senior Bola Online
Jav Toys Domino168 - Agen Bola
Asia Bet
Asia Win Online
Waspada, pin ini BUKAN pin Forum Semprot :
D005 0B6C

Pasang iklan hanya lewat CONTACT US
Top
Current URL :