Sbo Hoki Online
VGoal Live Score
Senior Bola - Agen Bola
Live Score Online
Toto Alpha - Agen Bola   Togel Matrix
9Club Situs Judi Online Terpercaya
96ace Situs Judi Online Terpercaya
Tahun QQ, Agen Bola   Premier 189 online
Agen Togel Online (indoDingDong)   Asus Togel online
Sarana Cash online   Kartu Demen online
Happistar online   Bandar 808 online
Jaya Gaming online   Nagawin Daftar Sbobet Online
Pasang iklan, hanya lewat Contact Us, bukan lewat WA / BBM / Line / Wechat / dll.
Waspada penipuan iklan. Klik di sini untuk melihat daftar penipu.

CERBUNG Kisahku, kisahnya, dan kisah kita (NO SARA)

Riyouka

Adik Semprot
Daftar
1 Apr 2018
Post
129
Like diterima
253
lanjut terus kek, eh suhu :semangat:. pasti bakal gatel ntuh suci yang tak suci, secara cewe baru kenal enaknya terong. sehat selalu hu. ditunggu updatenya
 

chandrabellaputri

Semprot Lover
Daftar
9 Sep 2017
Post
280
Like diterima
177
Mayoritas reader pada menantikan incestnya suci & kakeknya.

Tapi kalau di realitanya jarang ada cewek cantik masih muda pula yang ingin ml dengan kakek2 kecuali karena harta benda.

(my opinion )

tapi tetep semangat untuk melanjutkan dengan jalan cerita yang sudah ada di benak mas nya
 

Fadil69

Kakak Semprot
Daftar
2 Jun 2017
Post
169
Like diterima
59
Bagian 16

(Pov andi)


Hari ke-2 di kota T..

Aku mulai terbangun dari tidurku karena merasa ada yang membelai-belai rambutku. perlahan-lahan aku membuka mataku, badanku terasa lemas karena pertempuran ku semalam dengan suci. saat aku sudah membuka mataku, aku melihat suci sudah duduk disamping tubuhku. Kulihat dia sudah memakai kaos putih, rok hitam dan cardigan hitam kesayangannya. Namun suci belum memakai jilbabnya, saat mengetahui aku sudah bangun dia langsung berkata “selamat pagi sayang”.

Aku: “mmhh selamat pagi yang hooaaammmm”

Suci: “mandi sana yang, kan akum au ke kampus”

Aku: “jam berapa emang sekarang?”

Suci: “udah jam 8 sayang, buruan mandi ih”

Aku: “cium dulu dong hehe”

(suci lalu mengecup keningku, “mmuuaachhh”)

Suci: “dah sana mandi”

Aku: “hehe iya sayang”

(Aku lalu bangkit dari Kasur dan langsung menuju kamar mandi untuk mandi dekalian setoran pagi hari hehe)

30 menit kemudian..

Aku telah selesai mandi dan langsung keluar dari kamar mandi. Ku lihat suci sedang merapikan jilbab hitamnya di depan kaca. Suci terlihat cantik sekali pagi ini, aku yang melihat hal itu berniat untuk mengganggu nya sebentar. Kuhampiri suci dan langsung kupeluk tubuhnya dari belakang.

Suci: “ih sayang”

Aku: “cantik banget sih pagi ini, wangi lagi” (aku mencium aroma parfum suci)

Suci: “iya dong, pacarnya andi ya harus cantik hehe”

Saat aku memeluk suci, aku mulai merasakan kontolku berdiri. Ditambah harum aroma suci menambah gairahku pagi itu. aku mulai menyodok2an kontolku di pantat suci yang terbalut cd dan rok.

Suci: “ahh sayang kok ada yang nonjol di pantatku” (merasakan kontolku di rok nya)

Aku: “hehe abisnya kamu sih pagi2 udah cantik aja. jadi pengen kan”

Suci: “ihh jangan ah yang, aku udah rapi nih” (berusaha melepaskan tubuhnya dari pelukanku”

Aku tak menghiraukan ucapannya, langsung kutarik roknya ke atas sampai perutnya. Ternyata suci memakai celana pendek ketat di balik roknya. Aku langsung meremas pantat suci.

Suci: “aww ih udah ah yang, aku udah rapi ini lho. Nanti aja ya, pas udah pulang dari kampus. Terserah kamu deh mau ngapain aku, yang penting jangan sekarang”

Aku: “bener ya? Yaudah deh nanti aja” (sambil ku melepaskan pelukanku)

Aku langsung memakai pakaianku dan bersiap mengantarkan suci ke kampus. Saat kami keluar dari hotel kurasakan pagi ini sangat cerah. Lalu kami menyebrang sambil menunggu taksi, tak lama kemudian ada taksi yang berhenti di depan kami. Kami langsung masuk ke dalam taksi dan menuju kampus suci. 15 menit kemudian kami sudah sampai di kampus suci. aku membayar ongkos taksi dan langsung keluar bersama suci. kami langsung menuju lobby kampus, Karen suci ingin menghubungi temannya dulu.

Suci: “duduk dulu disini yang, aku mau telfon ema dulu”

Aku: “oke yang”

(suci mulai menelfon temannya)

Suci: “yuk yang ikut aku ke fakultas, si ema udah disana”

Kami langsung menuju ruang fakultas suci. sesampainya disana suci mengajakku untuk bergabung dengan teman2nya dan aku di perkenalkan ke teman2nya.

Suci: “nah ini temen2 kelas ku yang, trus ini yang namanya ema”

Aku: “halo semua, hai ema aku andi”

Ema: “oh ini yang namanya andi, suci sering nyeritain lu ke gue lho haha”

Suci: “ih ema, jangan bilang2 ih”

Aku: “oh ya? Haha”

Ema: “lu kuliah dimana ndi? Ambil jurusan apa?”

Aku: “aku di kuliah di kota M, ambil manajemen informatika”

Ema: “wihhh mantep, oiya suci disini banyak yang deketin lho. Dari angkatan kita sampe kaka senior, kak tomi tuh senior yang paling berusaha deketin suci”

Suci: “ih ema jangan bilang gitu. Ema boong tuh yang”

Ema: “apanya yang boong sih, bener kan temen2? Haha” (bertanya ke temen2nya)

“iya bener tuh” (kata temen2nya)

Suci: “emaaaa, bisa diem gak?”

Aku: “oh tomi yang semalem ketemu kita itu?” (aku bertanya ke suci)

Suci: “i..ya yang”

Ema: “kak tomi ketemu sama kalian dimana?”

Suci: “kita ketemu pas makan di tempat biasa kita makan itu ma, trus sekalian aja dia aku kenalin ke andi hehe”

Ema: “wahh pasti langsung patah hati banget tuh haha, tapi lu tenang aja ndi, gue bakalan jagain suci disini”

Aku: “iya makasih ya ma, aku titip suci disini”

Ema: “iya ndi, santai aja. eh yuk ketemu dosen dulu, nanti dia keburu pulang lagi” (mengajak teman2nya termasuk suci)

Suci: “aku ketemu dosen dulu ya yang, kamu mau nunggu dimana?”

Aku: “aku tunggu di tempat semalem kita makan aja yang”

Suci: “kamu inget jalannya kan?”

Aku: “iya inget kok, kan gak jauh juga dari sini”

Suci: “yaudah aku nanti kalo udah selesai langsung nyusul kamu sama ema”

Aku: “oke yang”

Aku lalu berjalan menuju tempat itu dan suci menuju ruang dosen bersama teman2nya. Sesampainya di aku di warung itu, aku langsung memesan minuman sambil menunggu suci selesai. Aku mulai membakar rokokku dan tak lama minuman pesananku datang. Sudah hampir 30 menit aku menunggu suci di tempat ini, namun suci belum juga menyusulku. Tiba2 ada cowok yang duduk di depanku, ya itu adalah tomi aku ingat wajahnya saat kami bertemu semalam. ia lalu menegurku, “lu pacarnya suci kan?”

Aku: “iya mas”

Tomi: “ngapain lu disini?”

Aku: “nungguin suci mas, dia lagi ketemu dosennya”

Tomi: “oh iya tadi gue juga ketemu dia di deket ruang dosen. cantik ya cewek lu, trus badannya bagus apa lagi toketnya haha”

(aku terdiam dan sedikit jengkel dengan ucapannya)

Tomi: “kalo gue jadi cowoknya mah bakal gue pake mulu tiap hari bro haha”

(aku masih diam dan masih berusaha menahan amarahku)

Tomi: “lu udah ngapain aja pas pacaran sama dia, sayang bro kalo suci gak di apa2in haha”

aku sudah tidak bisa menahan amarahku dan “brakk” (aku memukul meja), orang2 di sekitarku mulai melihat ke arah mejaku.

Aku: “maksud mas apa ngomong kayak gitu, kalo punya mulut tuh dijaga!!”

Tomi: “kok lu nyolot? Berani lu sama gue?”

Aku: “loh aku gak takut sama mas”

Kulihat teman2nya si tomi mulai berdatangan ke mejaku, “tom udah tom, sabar. Yuk cabut aja dari sini” (kata salah satu temannya sambil menarik dirinya meninggalkan mejaku)

Tomi: “awas lu, liat aja nanti”

Dia lalu pergi dari mejaku bersama teman2nya. Aku langsung membakar rokokku lagi untuk menenangkan diirku sendiri. Aku masih tidak terima dengan ucapannya itu. 20 menit kemudian kulihat suci berjalan bersama ema menuju mejaku. Lalu mereka duduk2 di kursi mejaku.

Suci: “maaf yang, pasti bosen ya nunggu aku?”

Aku: “iya gpp kok sayang, oiya kalian mau minum apa? Biar aku pesenin”

Suci: “eh gausah yang, biar aku aja yang pesen. Mau pesen makanan juga, kamu aku pesenin sekalian ya. Kan kita belum sarapan tadi”

(aku hanya menganggukan kepalaku)

Suci: “ayo ema, temenin aku pesen makanan dan minuman”

Suci dan ema masuk kedalam untuk memesan makanan dan minuman dan tak lama mereka kembali.

Suci: “mukamu kok kusut gitu yang? Ada masalah?”

Aku: “ehh engga kok aku gpp”

Ema: “iya ndi, muka lu kecut banget haha”

Aku: “haha aku gpp kok”

(tak lama setelah itu pesenan kami pun datang, kami langsung memakan makanan kami sampai habis)

Suci: “o iya yang, si ema katanya mau ikut ke hotel”

Ema: “ya kalo lu bolehin sih ndi hehe”

Aku: “eh yaudah ikut aja gpp kok. Mau ke hotel sekarang?”

Suci: “kamu duluan aja yang, nanti aku naik motor sama emak sekalian mau mampir ke mini market beli jajan hehe. Makanan sama minumanmu aku aja yang bayar”

Aku; “yaudah aku balik ke hotel duluan ya, nanti ketok pintu kamar aja kalo udah sampe. Aku duluan ya, kalian hati2 nanti.”

Aku langsung menuju hotel dengan menggunakan ojek. Sesampainya di kamar, aku langsung menyalakan ac dan melepas sepatu beserta jaketku. Ku rebahkan tubuhku, aku kembali memikirkan ucapan si tomi tadi. Aku lalu ke kamar mandi untuk mencuci mukaku dan setelah itu kembali rebahan di Kasur. Aku mulai menyetel tv dan setengah jam kemudian aku mendengar pintu kamarku diketuk. Aku langsung bangkit dan segera membukakan pintu. Kulihat suci dan ema sudah berdiri di depan kamarku, terlihat juga suci menenteng plastik yang sudah pastinya berisi jajannya.

Aku: “ayo masuk” (kataku kepada mereka)

Mereka masuk lalu aku menutup pintu kamar. Aku langsung merebahkan kembali ke Kasur lalu suci dan ema duduk di sofa.

Ema: “eh kok ada ini? Kalian semalem ngapain?” (katanya sambil memegang kondomku yang masih ada di sofa)

(aku hanya diam sambil memeperhatikan kotak kondom yang dipegang ema)

Suci: “ehhh itu mmhhhh” (kata suci gugup)

Ema: “haha santai aja kali, aku juga paham”

Aku: “hehe iya ma”

Suci: “jangan bilang siapa2 ya ma” (katanya lirih)

Ema: “santai aja kali ci, apalagi kan kalian baru berjauhan. Pasti juga butuh buat berduaan kan hahaha”

Suci: “hehe iya ma, itu kamu tau”

Ema: “ya tau lah, gue juga pernah kayak kalian kok. Gue juga udah pernah gituan, makannya gue tau kalo ini kondom haha” (katanya dengan santai)

Suci: “serius ma?”

Ema: “iya ci, aku kelas 2 sma juga udah gak perawan kok hehe”

Suci: “yaampun, aku kelas 2 malah baru jadian sama andi hehe”

Ema: “lu balik kapan ndi?”

Aku: “aku berangkat besok sore”

Ema: “besok lu anter andi ke stasiun ci?”

Suci: “gak tau juga sih ma, kamu mau aku anter yang?”

Aku: “gak usah yang, aku naik taksi aja. lagian kan dari sini ke stasiun lumayan jauh. Kasian kamunya”

Suci: “bener nih?”

Aku: “iya bener yang.

Suci: “yaudah berarti besok kamu anter aku pulang ya ma, kan aku kemarin izin nginep tempat kamu hehe”

Ema: “iya ci, santai aja”

Kami akhirnya ngobrol bertiga sambil memakan jajan yang dibeli suci tadi. Dan tak terasa waktu sudah menunjukan jam 7 malam”

Ema: “ya ampun gak kerasa udah jam 7 aja” (sambil melihat jam tangannya)

Suci: “iya ya gak kerasa”

Ema: “yaudah gue pulang dulu ya, kan kalian pasti mau ehem2 apalagi besok andi pulang haha”

(aku hanya tertawa mendengar ucapan ema)

Suci: “ih ema apaan sih” (mukanya mulai memerah)

Ema: “haha yaudah gue pulang ya, Besok kabarin aja ci” (sambil bangkit dari duduknya)

Suci: “yaudah yuk gue anter sampe parkiran”

Ema: “eh gak usah ci, gue sendiri aja gpp. Ndi gue balik ya”

Aku: “iya ma, hati2 ya”

Suci akhirnya mengantar ema sampai pintu kamarku, setelah ema pergi suci langsung menutup pintu dan menghampiri ku di Kasur.

Suci: “kamu gak mandi yang?”

Aku: “mandi bareng yuk hehe”

Suci: “ayok haha”

Aku: “bukain pakaianku dong” (sambil berdiri di dekat Kasur)

Suci: “nanti gentian ya yang”

Aku: “dengan senang hati… cupphh” (kataku dan mengecup bibir suci)

Suci lalu melepaskan pakaianku hingga aku telanjang lalu gentian aku yang menelanjangi suci. setelah kami telanjang, kami langsung menuju ke kamar mandi. Sesampainya di kamar mandi, kami langsung menggosok gigi dan aku mulai memasukan sabun ke dalam bathup dan mengaduknya. Mulai terlihat busa sabun di bathup lalu aku mengajak suci berendam di dalam bathup.

Aku: “yang masuk ke bathup yuk”

Suci: “ayuk hehe”

Aku mulai merendam dan menyenderkan tubuhku di bathup hingga bagian bawah tubuhku terendam air sabun lalu suci menyusul merendam tubuhnya. Kami saling berhadapan dan kedua kaki kami bersentuhan. Kami mulai membasuh tubuh kami masing, aku melihat payudara suci yang mengkilat karena terkena air sabun. Aku diam2 mulai mengocok kontolku di dalam air. Suci nampaknya tidak sadar dengan apa yang sedang aku lakukan. Dia masih asik membasuh tubuhnya, aku yang sudah tidak tahan menyuruh suci untuk mendekat.

Aku: “sini aku sabunin yang”

Setelah suci mendengar perintahku, dia langsung merubah posisinya. Dia sekarang berada di depanku dan memunggungiku. Kedua kaki ku lebarkan agar tubuh suci berada di antara kedua kakiku. “munduran dong yang, senderan sama aku hehe” (kataku), “ih kamu banyak maunya deh” (kata suci). kini suci sudah menyenderkan tubuhnya di dadaku dan kontolku yang sudah berdiri menyentuh punggungnya. Aku mulai memeluk suci dan langsung memegang kedua payudara suci.

Suci: “haha geli ih yang”

Aku: “tapi enak kan?” (aku mulai meremas kedua payudara suci)

Suci: “mmhhh aahhh enak kok yang hhhmmppp”

Aku: “kalo sambil diginiin enak gak?”

Suci: “enak aahh tapi gelihhh yangghhh” (desah suci saat tangan kiriku mulai memainkan putting kirinya dan tangan kananku meremasi payudara kanannya)

Suci: “mmhhh aahhh enak yang” (aku masih memainkan payudaranya)

aku yang sudah tidak tahan langsung melepas tangan kanan ku dari payudara nya dan langsung menarik kepala suci agar menoleh ke kanan. Aku langsung mencium bibir suci “mmhhhhh” (suara suci saat aku cium). Kami mulai berciuman dan tangan kananku mulai meremas payudara kana suci. “mmmhhhh mmhhhh” (suara kami berdua) tangan kananku mulai membelai2 tubuhnya. Kubelai bagian perut suci dan suci mulai bergoyang Ke kanan ke kiri. Ciuman kami bertambah panas akibat nafsu yang sudah menyelimuti kami. Saat tanganku mulai menyentuh memeknya, suci melepas bibirnya dan berkata lirih “lanjut di Kasur aja yang”.



Segitu dulu ya suhu2, sampai jumpa di update selanjutnya
Kayanya bakalan maen licik ni tomy
 
Sbo Hoki Online   Senior Bola Online
Jav Toys   Asia 303
Domino168 - Agen Bola   Bandar 808 online
Jaya Gaming online   Nagawinqq Situs Judi Online terpercaya
Waspada, pin ini BUKAN pin Forum Semprot :
D005 0B6C

Pasang iklan hanya lewat CONTACT US
Top
Current URL :